Menu

Dark Mode
WN China Ditangkap karena Jalankan Taksi Ilegal di Jepang, Raup Ratusan Juta Yen WNI di Jepang Ditangkap Lagi, Diduga Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan karena Takut Kehilangan Pekerjaan Live-Action GTO Kembali! Onizuka Hadapi Sekolah Era Media Sosial, Kini Tayang di Netflix Proyek Kereta Maglev Jepang Maju, Tapi Baru Bisa Beroperasi Paling Cepat Tahun 2036 Kaiji Kembali! Film Live-Action Baru Resmi Tayang Januari 2027 Manga Sometimes Even Reality Is a Lie! Resmi Dapat Adaptasi Anime, Tayang Tahun Depan

News

Jepang Siapkan Aturan Verifikasi Usia Lebih Ketat di Media Sosial untuk Lindungi Anak

badge-check


					Jepang Siapkan Aturan Verifikasi Usia Lebih Ketat di Media Sosial untuk Lindungi Anak Perbesar

Pemerintah Jepang melalui Kementerian Komunikasi Jepang berencana memperketat aturan verifikasi usia di media sosial guna mengatasi masalah seperti kecanduan dan perundungan di kalangan anak muda.

Kebijakan ini masih berupa rancangan yang dipresentasikan dalam pertemuan para ahli. Nantinya, detail aturan serta kemungkinan revisi hukum akan diputuskan oleh Children and Families Agency, dengan laporan final ditargetkan selesai pada musim panas.

Berbeda dengan beberapa negara lain, Jepang tidak berencana menerapkan larangan total berdasarkan usia. Pemerintah menilai media sosial tetap memiliki peran penting sebagai sarana komunikasi.

Sebagai gantinya, platform seperti X dan Instagram akan diminta:

  • Memperketat sistem verifikasi usia pengguna
  • Mengungkap risiko penggunaan layanan mereka
  • Menjelaskan langkah perlindungan bagi pengguna muda

Saat ini, batas usia minimal untuk membuat akun adalah 13 tahun. Namun, verifikasi hanya berdasarkan data yang diisi sendiri oleh pengguna, sehingga mudah disalahgunakan oleh anak di bawah umur.

Langkah Jepang ini muncul di tengah tren global yang semakin ketat. Beberapa negara seperti Indonesia bahkan sudah melarang penggunaan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun sejak Maret lalu, sementara Australia juga telah menerapkan kebijakan serupa.

Pendekatan Jepang menunjukkan upaya mencari keseimbangan antara perlindungan anak dan tetap mempertahankan akses terhadap teknologi komunikasi modern.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

WN China Ditangkap karena Jalankan Taksi Ilegal di Jepang, Raup Ratusan Juta Yen

23 July 2026 - 16:10 WIB

WNI di Jepang Ditangkap Lagi, Diduga Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan karena Takut Kehilangan Pekerjaan

23 July 2026 - 13:17 WIB

Proyek Kereta Maglev Jepang Maju, Tapi Baru Bisa Beroperasi Paling Cepat Tahun 2036

23 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Catat Hari “Panas Ekstrem” Pertama, Suhu Tembus 40°C dan Tewaskan Tiga Orang

22 July 2026 - 13:10 WIB

Kanada Resmi Bergabung sebagai Pengamat Proyek Jet Tempur Generasi Baru Jepang

22 July 2026 - 10:00 WIB

Trending on News