Menu

Dark Mode
Teaser Perdana Remake Anime One Piece Dirilis, Mayumi Tanaka Kembali Isi Suara Luffy Monyet Viral “Punch” di Jepang Jadi Sasaran Sinar Laser, Kebun Binatang Beri Peringatan Keras Pria di Jepang Dihukum Bayar Rp500 Juta karena Bohongi Pacar soal Status Pernikahan hingga Hamil dan Melahirkan Jepang Siapkan Investasi Rp25.000 Triliun hingga 2040, Industri Semikonduktor dan Anime Jadi Prioritas Anime Remake One Piece Versi Netflix Tayang Februari 2027, Musim Pertama Hanya 7 Episode Sega Rilis Sonic Frontiers: Definitive Edition untuk Nintendo Switch 2

News

Startup Jepang Ajukan Obat Baru untuk Penyakit Ginjal Kronis pada Kucing

badge-check


					The Institute for AIM Medicine filed for approval a treatment for chronic kidney disease in cats with the agriculture ministry. | GETTY IMAGES Perbesar

The Institute for AIM Medicine filed for approval a treatment for chronic kidney disease in cats with the agriculture ministry. | GETTY IMAGES

Sebuah startup asal Jepang mengajukan persetujuan untuk obat baru yang ditujukan mengobati chronic kidney disease pada kucing—penyakit umum yang hingga kini belum memiliki obat yang benar-benar menyembuhkan.

Perusahaan berbasis Tokyo, Institute for AIM Medicine, mengajukan permohonan tersebut ke kementerian pertanian pada hari Jumat. Peneliti Toru Miyazaki menyebutkan bahwa uji coba menunjukkan obat ini mampu memperpanjang umur kucing yang terkena penyakit tersebut secara signifikan.

“Sebagian besar kucing menderita penyakit ginjal kronis, dan banyak yang meninggal akibat gagal ginjal tahap akhir atau uremia,” ujar Miyazaki. Ia menambahkan bahwa pengembangan obat ini bertujuan mengurangi beban fisik dan finansial bagi kucing maupun pemiliknya.

Penelitian ini sempat terhenti sekitar lima tahun lalu akibat kekurangan dana selama pandemi COVID-19. Namun setelah mendapat sorotan media, Miyazaki menerima donasi besar dari para pecinta kucing, mencapai hampir 300 juta yen antara 2021 hingga 2022.

Menurut data dari Cornell Feline Health Center, penyakit ini umum terjadi pada kucing tua—menyerang sekitar 40% kucing berusia di atas 10 tahun dan hingga 80% pada usia di atas 15 tahun.

Dalam studi yang dipublikasikan di The Veterinary Journal pada Februari, sebanyak 11 kucing yang menerima pengobatan dibandingkan dengan 15 kucing tanpa pengobatan selama satu tahun.

Hasilnya, tingkat kelangsungan hidup kucing yang diobati mencapai 80–83%, sementara yang tidak diobati hanya sekitar 20%.

Temuan ini menjadi harapan besar bagi pengobatan penyakit ginjal kronis pada kucing di masa depan.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Monyet Viral “Punch” di Jepang Jadi Sasaran Sinar Laser, Kebun Binatang Beri Peringatan Keras

25 June 2026 - 14:30 WIB

Pria di Jepang Dihukum Bayar Rp500 Juta karena Bohongi Pacar soal Status Pernikahan hingga Hamil dan Melahirkan

25 June 2026 - 11:10 WIB

Jepang Siapkan Investasi Rp25.000 Triliun hingga 2040, Industri Semikonduktor dan Anime Jadi Prioritas

25 June 2026 - 10:10 WIB

Pemerintah Prefektur Mie Lanjutkan Warga Negara Asing Tetap Dapat Mengikuti Ujian Rekrutmen PNS

24 June 2026 - 12:10 WIB

Waspada! Hujan Ekstrem Ancam Kyushu, Jepang Juga Dipantau Dua Topan Sekaligus

24 June 2026 - 10:10 WIB

Trending on News