Menu

Dark Mode
Patlabor Akhirnya Punya Game 3D Baru, Rilis September 2026 untuk PS5 dan PC Trailer Baru Kingdom Hearts IV Tampilkan Dunia Coco, Dipastikan Rilis Akhir 2027 Ekspor Persik Fukushima ke Taiwan Kembali Setelah Terhenti Sejak Krisis Nuklir 2011 Hujan Ekstrem Terjang Jepang Timur, 10 Orang Tewas dan Lebih dari 1.000 Rumah Terendam WIT Studio Siapkan Pengumuman Baru Attack on Titan pada 20 Agustus, Proyek Anime Baru? Pokémon Bank Resmi Ditutup Februari 2027, Pokémon Lama Terancam Tak Bisa Dipindahkan Lagi

News

ChatGPT Dapat Nilai Tertinggi Ujian Masuk University of Tokyo & Kyoto University

badge-check


					ChatGPT Dapat Nilai Tertinggi Ujian Masuk University of Tokyo & Kyoto University Perbesar

Sebuah perusahaan AI mengungkapkan bahwa ChatGPT berhasil meraih nilai tertinggi dalam ujian masuk tahun ini di University of Tokyo dan Kyoto University dua universitas top di Jepang—bahkan melampaui nilai peserta terbaik manusia.

Menurut perusahaan LifePrompt Inc., model terbaru ChatGPT mencetak skor 50 poin lebih tinggi dibandingkan peserta terbaik pada jalur paling kompetitif Natural Sciences III (kedokteran) di University of Tokyo, serta meraih nilai sempurna di matematika. Ini menjadi peningkatan besar setelah pada 2024 AI ini gagal lolos semua ujian masuk universitas tersebut.

Dalam pengujian, perusahaan menggunakan model terbaru OpenAI, ChatGPT 5.2 Thinking, dengan soal ujian yang diubah menjadi data gambar. Untuk jawaban esai, penilaian dilakukan oleh pengajar dari lembaga bimbingan belajar besar Kawai Juku.

Hasilnya, ChatGPT meraih 452 dari 550 poin untuk ujian Humaniora dan Ilmu Sosial, serta 503 dari 550 poin untuk jurusan Sains di University of Tokyo—keduanya melampaui skor tertinggi peserta yang lolos.

Untuk ujian Kyoto University, AI ini juga mencetak skor tinggi, yakni 771 poin di Fakultas Hukum (melampaui skor tertinggi 734) dan 1.176 poin di Fakultas Kedokteran (melewati skor tertinggi 1.098).

Meski begitu, performanya tidak merata. ChatGPT meraih sekitar 90% di bahasa Inggris, tetapi hanya 25% untuk soal esai seperti sejarah dunia.

Seorang profesor dari Keio University menyatakan bahwa manusia dan AI sebaiknya tidak dibandingkan secara langsung, karena AI unggul dalam menyerap data dalam jumlah besar. Ia menambahkan bahwa sudah saatnya sistem ujian masuk ditinjau ulang, karena saat ini masih terlalu fokus pada hafalan dan kemampuan menghitung, sementara manusia tetap unggul dalam menciptakan nilai baru.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ekspor Persik Fukushima ke Taiwan Kembali Setelah Terhenti Sejak Krisis Nuklir 2011

18 August 2026 - 10:10 WIB

Hujan Ekstrem Terjang Jepang Timur, 10 Orang Tewas dan Lebih dari 1.000 Rumah Terendam

18 August 2026 - 10:10 WIB

Jumlah Akiya di Jepang Terus Bertambah, Keluarga Mulai Pusing Mengurus Rumah Warisan

15 August 2026 - 12:10 WIB

WNI 27 Tahun Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai di Aichi, Jepang

15 August 2026 - 11:10 WIB

Hujan Deras di Daerah Chiba Jepang Tewaskan 8 Orang, Ribuan Orang Terjebak di Bandara

15 August 2026 - 10:10 WIB

Trending on News