Menu

Dark Mode
Teaser Perdana Remake Anime One Piece Dirilis, Mayumi Tanaka Kembali Isi Suara Luffy Monyet Viral “Punch” di Jepang Jadi Sasaran Sinar Laser, Kebun Binatang Beri Peringatan Keras Pria di Jepang Dihukum Bayar Rp500 Juta karena Bohongi Pacar soal Status Pernikahan hingga Hamil dan Melahirkan Jepang Siapkan Investasi Rp25.000 Triliun hingga 2040, Industri Semikonduktor dan Anime Jadi Prioritas Anime Remake One Piece Versi Netflix Tayang Februari 2027, Musim Pertama Hanya 7 Episode Sega Rilis Sonic Frontiers: Definitive Edition untuk Nintendo Switch 2

News

ChatGPT Dapat Nilai Tertinggi Ujian Masuk University of Tokyo & Kyoto University

badge-check


					ChatGPT Dapat Nilai Tertinggi Ujian Masuk University of Tokyo & Kyoto University Perbesar

Sebuah perusahaan AI mengungkapkan bahwa ChatGPT berhasil meraih nilai tertinggi dalam ujian masuk tahun ini di University of Tokyo dan Kyoto University dua universitas top di Jepang—bahkan melampaui nilai peserta terbaik manusia.

Menurut perusahaan LifePrompt Inc., model terbaru ChatGPT mencetak skor 50 poin lebih tinggi dibandingkan peserta terbaik pada jalur paling kompetitif Natural Sciences III (kedokteran) di University of Tokyo, serta meraih nilai sempurna di matematika. Ini menjadi peningkatan besar setelah pada 2024 AI ini gagal lolos semua ujian masuk universitas tersebut.

Dalam pengujian, perusahaan menggunakan model terbaru OpenAI, ChatGPT 5.2 Thinking, dengan soal ujian yang diubah menjadi data gambar. Untuk jawaban esai, penilaian dilakukan oleh pengajar dari lembaga bimbingan belajar besar Kawai Juku.

Hasilnya, ChatGPT meraih 452 dari 550 poin untuk ujian Humaniora dan Ilmu Sosial, serta 503 dari 550 poin untuk jurusan Sains di University of Tokyo—keduanya melampaui skor tertinggi peserta yang lolos.

Untuk ujian Kyoto University, AI ini juga mencetak skor tinggi, yakni 771 poin di Fakultas Hukum (melampaui skor tertinggi 734) dan 1.176 poin di Fakultas Kedokteran (melewati skor tertinggi 1.098).

Meski begitu, performanya tidak merata. ChatGPT meraih sekitar 90% di bahasa Inggris, tetapi hanya 25% untuk soal esai seperti sejarah dunia.

Seorang profesor dari Keio University menyatakan bahwa manusia dan AI sebaiknya tidak dibandingkan secara langsung, karena AI unggul dalam menyerap data dalam jumlah besar. Ia menambahkan bahwa sudah saatnya sistem ujian masuk ditinjau ulang, karena saat ini masih terlalu fokus pada hafalan dan kemampuan menghitung, sementara manusia tetap unggul dalam menciptakan nilai baru.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Monyet Viral “Punch” di Jepang Jadi Sasaran Sinar Laser, Kebun Binatang Beri Peringatan Keras

25 June 2026 - 14:30 WIB

Pria di Jepang Dihukum Bayar Rp500 Juta karena Bohongi Pacar soal Status Pernikahan hingga Hamil dan Melahirkan

25 June 2026 - 11:10 WIB

Jepang Siapkan Investasi Rp25.000 Triliun hingga 2040, Industri Semikonduktor dan Anime Jadi Prioritas

25 June 2026 - 10:10 WIB

Pemerintah Prefektur Mie Lanjutkan Warga Negara Asing Tetap Dapat Mengikuti Ujian Rekrutmen PNS

24 June 2026 - 12:10 WIB

Waspada! Hujan Ekstrem Ancam Kyushu, Jepang Juga Dipantau Dua Topan Sekaligus

24 June 2026 - 10:10 WIB

Trending on News