Menu ✖

Dark Mode
Kenshi Yonezu Gelar Konser Tur Dunia 2026-2027, Singapura Masuk Daftar Tujuan Survei: 30,2 Persen Perusahaan Besar di Jepang Pernah Mengalami Kebocoran Data Asian Para Games 2026 Resmi Dibuka di Jepang, Diikuti 45 Negara dan Wilayah Jepang Berencana Buka Kembali Visa Pekerja Asing untuk Layanan Katering Rumah Sakit dan Panti Lansia ANA Luncurkan Pesawat Bertema Chiikawa, Terbang Perdana ke Nagasaki Pemerintah Jepang Akan Izinkan Sopir Taksi dan Bus Mengusir Penumpang yang Bersikap Kasar

News

Serangan Bom Molotov di Kantor Partai di Jepang Menjelang Pemilu, Pelaku Telah Berhasil Ditangkap

badge-check


					Serangan Bom Molotov di Kantor Partai di Jepang Menjelang Pemilu, Pelaku Telah Berhasil Ditangkap Perbesar

Seorang pria di Tokyo ditangkap pada Sabtu pagi (19/10) setelah melemparkan beberapa benda yang diduga bom molotov ke kantor pusat Partai Demokrat Liberal (LDP), hanya seminggu sebelum pemilihan umum. Menurut laporan dari AFP yang mengutip NHK, lima atau enam bom molotov menghantam kendaraan polisi antihuru-hara. Beruntung, api cepat dipadamkan dan tidak ada korban luka dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 6 pagi tersebut.

Pelaku, pria berusia sekitar 40-an, juga berusaha menabrakkan mobilnya ke halaman kantor perdana menteri, namun terhalang oleh pagar. Ia kemudian mencoba melemparkan benda yang diduga bom asap, tetapi berhasil dihentikan oleh polisi di tempat kejadian. Pria itu segera ditangkap dengan tuduhan mengganggu ketertiban umum.

Sekretaris Jenderal LDP, Hiroshi Moriyama, mengungkapkan kemarahannya terhadap insiden ini. “Motif pelaku belum diketahui, tetapi kekerasan tidak boleh membungkam kebebasan berbicara, terutama saat pemilihan umum, fondasi demokrasi, sedang berlangsung,” ujarnya.

Di mobil putih kecil milik pelaku, polisi menemukan beberapa tangki plastik, menurut laporan harian Asahi Shimbun. Foto-foto pasca-kejadian memperlihatkan kendaraan polisi antihuru-hara yang terbakar di bagian depannya, sementara petugas pemadam kebakaran dan polisi sibuk mengamankan lokasi.

Pemilu Jepang dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober dan akan menjadi ujian penting bagi Perdana Menteri baru, Shigeru Ishiba, yang baru saja memenangkan pemilihan kepemimpinan LDP.

Meski Jepang dikenal memiliki tingkat kejahatan kekerasan yang rendah berkat aturan ketat tentang pengendalian senjata, insiden ini kembali mengingatkan publik pada peristiwa mengejutkan pada 2022, ketika mantan Perdana Menteri Shinzo Abe dibunuh di tengah kampanye. Perdana Menteri sebelumnya, Fumio Kishida, juga pernah menjadi target serangan bom pada tahun 2023, meskipun ia selamat tanpa cedera.

Sc : kyodo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Survei: 30,2 Persen Perusahaan Besar di Jepang Pernah Mengalami Kebocoran Data

20 October 2026 - 13:10 WIB

Asian Para Games 2026 Resmi Dibuka di Jepang, Diikuti 45 Negara dan Wilayah

20 October 2026 - 12:10 WIB

Jepang Berencana Buka Kembali Visa Pekerja Asing untuk Layanan Katering Rumah Sakit dan Panti Lansia

20 October 2026 - 10:10 WIB

ANA Luncurkan Pesawat Bertema Chiikawa, Terbang Perdana ke Nagasaki

19 October 2026 - 16:10 WIB

Pemerintah Jepang Akan Izinkan Sopir Taksi dan Bus Mengusir Penumpang yang Bersikap Kasar

19 October 2026 - 12:10 WIB

Trending on News