Menu

Dark Mode
Kereta Baru Enoden Hadirkan Pemandangan Laut dari Semua Kursi, Mulai Beroperasi Musim Semi Bandara Narita Uji Coba Mesin Pemadat Pakaian untuk Kurangi Koper Terbengkalai Kata Jepang yang Kedengarannya Sama Tapi Maknanya Beda Warga Negara Indonesia di Jepang Ditangkap Kembali atas Dugaan Akses Ilegal dan Pencurian Senilai Rp260 Juta Jepang Rilis Piktogram Baru untuk Peringatkan Wisatawan Soal Bahaya Beruang BanG Dream! Umumkan Game Mobile Baru BanG Dream! Our Notes, Rilis 2026 dengan Dua Band Baru

News

Serangan Bom Molotov di Kantor Partai di Jepang Menjelang Pemilu, Pelaku Telah Berhasil Ditangkap

badge-check


					Serangan Bom Molotov di Kantor Partai di Jepang Menjelang Pemilu, Pelaku Telah Berhasil Ditangkap Perbesar

Seorang pria di Tokyo ditangkap pada Sabtu pagi (19/10) setelah melemparkan beberapa benda yang diduga bom molotov ke kantor pusat Partai Demokrat Liberal (LDP), hanya seminggu sebelum pemilihan umum. Menurut laporan dari AFP yang mengutip NHK, lima atau enam bom molotov menghantam kendaraan polisi antihuru-hara. Beruntung, api cepat dipadamkan dan tidak ada korban luka dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 6 pagi tersebut.

Pelaku, pria berusia sekitar 40-an, juga berusaha menabrakkan mobilnya ke halaman kantor perdana menteri, namun terhalang oleh pagar. Ia kemudian mencoba melemparkan benda yang diduga bom asap, tetapi berhasil dihentikan oleh polisi di tempat kejadian. Pria itu segera ditangkap dengan tuduhan mengganggu ketertiban umum.

Sekretaris Jenderal LDP, Hiroshi Moriyama, mengungkapkan kemarahannya terhadap insiden ini. “Motif pelaku belum diketahui, tetapi kekerasan tidak boleh membungkam kebebasan berbicara, terutama saat pemilihan umum, fondasi demokrasi, sedang berlangsung,” ujarnya.

Di mobil putih kecil milik pelaku, polisi menemukan beberapa tangki plastik, menurut laporan harian Asahi Shimbun. Foto-foto pasca-kejadian memperlihatkan kendaraan polisi antihuru-hara yang terbakar di bagian depannya, sementara petugas pemadam kebakaran dan polisi sibuk mengamankan lokasi.

Pemilu Jepang dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober dan akan menjadi ujian penting bagi Perdana Menteri baru, Shigeru Ishiba, yang baru saja memenangkan pemilihan kepemimpinan LDP.

Meski Jepang dikenal memiliki tingkat kejahatan kekerasan yang rendah berkat aturan ketat tentang pengendalian senjata, insiden ini kembali mengingatkan publik pada peristiwa mengejutkan pada 2022, ketika mantan Perdana Menteri Shinzo Abe dibunuh di tengah kampanye. Perdana Menteri sebelumnya, Fumio Kishida, juga pernah menjadi target serangan bom pada tahun 2023, meskipun ia selamat tanpa cedera.

Sc : kyodo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kereta Baru Enoden Hadirkan Pemandangan Laut dari Semua Kursi, Mulai Beroperasi Musim Semi

17 January 2026 - 16:10 WIB

Bandara Narita Uji Coba Mesin Pemadat Pakaian untuk Kurangi Koper Terbengkalai

17 January 2026 - 16:10 WIB

Warga Negara Indonesia di Jepang Ditangkap Kembali atas Dugaan Akses Ilegal dan Pencurian Senilai Rp260 Juta

17 January 2026 - 15:10 WIB

Jepang Rilis Piktogram Baru untuk Peringatkan Wisatawan Soal Bahaya Beruang

17 January 2026 - 15:10 WIB

Lewat JICA, Jepang Sediakan Rumah Bergaya Jepang untuk Warga Ukraina yang Mengungsi Akibat Perang

17 January 2026 - 11:10 WIB

Trending on News