Menu

Dark Mode
Bandara di Noto Jepang Resmi Berganti Nama Sementara Bertema Pokémon untuk Dongkrak Pariwisata Wanita di Jepang Ditangkap Usai Diduga Menjahit Bibir Teman Serumah Hingga Tak Bisa Bicara Nerobos Lampu Merah, Pemain Timnas Jepang Kaouru Mitoma Terlibat Kecelakaan Shizuoka Akhirnya Setujui Pembangunan Maglev Tokyo–Nagoya, Proyek Berlanjut Setelah Tertunda Bertahun-tahun Jepang Berencana Perketat Keringanan Biaya Izin Tinggal, Pencari Suaka Terancam Beban Lebih Berat Film Anime Baru Sword Art Online Resmi Diumumkan, Tayang di Bioskop pada 2028

News

Serangan Bom Molotov di Kantor Partai di Jepang Menjelang Pemilu, Pelaku Telah Berhasil Ditangkap

badge-check


					Serangan Bom Molotov di Kantor Partai di Jepang Menjelang Pemilu, Pelaku Telah Berhasil Ditangkap Perbesar

Seorang pria di Tokyo ditangkap pada Sabtu pagi (19/10) setelah melemparkan beberapa benda yang diduga bom molotov ke kantor pusat Partai Demokrat Liberal (LDP), hanya seminggu sebelum pemilihan umum. Menurut laporan dari AFP yang mengutip NHK, lima atau enam bom molotov menghantam kendaraan polisi antihuru-hara. Beruntung, api cepat dipadamkan dan tidak ada korban luka dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 6 pagi tersebut.

Pelaku, pria berusia sekitar 40-an, juga berusaha menabrakkan mobilnya ke halaman kantor perdana menteri, namun terhalang oleh pagar. Ia kemudian mencoba melemparkan benda yang diduga bom asap, tetapi berhasil dihentikan oleh polisi di tempat kejadian. Pria itu segera ditangkap dengan tuduhan mengganggu ketertiban umum.

Sekretaris Jenderal LDP, Hiroshi Moriyama, mengungkapkan kemarahannya terhadap insiden ini. “Motif pelaku belum diketahui, tetapi kekerasan tidak boleh membungkam kebebasan berbicara, terutama saat pemilihan umum, fondasi demokrasi, sedang berlangsung,” ujarnya.

Di mobil putih kecil milik pelaku, polisi menemukan beberapa tangki plastik, menurut laporan harian Asahi Shimbun. Foto-foto pasca-kejadian memperlihatkan kendaraan polisi antihuru-hara yang terbakar di bagian depannya, sementara petugas pemadam kebakaran dan polisi sibuk mengamankan lokasi.

Pemilu Jepang dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober dan akan menjadi ujian penting bagi Perdana Menteri baru, Shigeru Ishiba, yang baru saja memenangkan pemilihan kepemimpinan LDP.

Meski Jepang dikenal memiliki tingkat kejahatan kekerasan yang rendah berkat aturan ketat tentang pengendalian senjata, insiden ini kembali mengingatkan publik pada peristiwa mengejutkan pada 2022, ketika mantan Perdana Menteri Shinzo Abe dibunuh di tengah kampanye. Perdana Menteri sebelumnya, Fumio Kishida, juga pernah menjadi target serangan bom pada tahun 2023, meskipun ia selamat tanpa cedera.

Sc : kyodo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bandara di Noto Jepang Resmi Berganti Nama Sementara Bertema Pokémon untuk Dongkrak Pariwisata

9 July 2026 - 15:10 WIB

Wanita di Jepang Ditangkap Usai Diduga Menjahit Bibir Teman Serumah Hingga Tak Bisa Bicara

9 July 2026 - 15:10 WIB

Nerobos Lampu Merah, Pemain Timnas Jepang Kaouru Mitoma Terlibat Kecelakaan

9 July 2026 - 13:32 WIB

Shizuoka Akhirnya Setujui Pembangunan Maglev Tokyo–Nagoya, Proyek Berlanjut Setelah Tertunda Bertahun-tahun

9 July 2026 - 11:10 WIB

Jepang Berencana Perketat Keringanan Biaya Izin Tinggal, Pencari Suaka Terancam Beban Lebih Berat

9 July 2026 - 10:10 WIB

Trending on News