Menu

Dark Mode
Polisi Jepang Salah Tangkap Warga Nepal karena Tak Mengenali Kartu Izin Tinggal Model Baru Aturan Visa Bisnis Jepang yang Lebih Ketat Bikin Warga China Khawatir Harus Tinggalkan Jepang AI di Jepang Kini Bisa “Menerjemahkan” Tangisan Bayi, Bantu Orang Tua Tahu Penyebabnya Hasil Jepang vs Swedia: Daizen Maeda Cetak Gol, Laga Berakhir Imbang 1-1 Jepang Akan Perluas Pengawasan Pembelian Apartemen oleh Warga Asing yang Tinggal di Jepang Dua Topan Dekati Jepang, Hujan Lebat Ancam Sejumlah Wilayah dan Ganggu Transportasi

Teknologi

Universitas di Tokyo Buka Laboratorium Tanpa Peneliti Manusia, Semua Eksperimen Dilakukan Robot

badge-check


					Universitas di Tokyo Buka Laboratorium Tanpa Peneliti Manusia, Semua Eksperimen Dilakukan Robot Perbesar

Sebuah universitas di Tokyo membuka laboratorium futuristik yang seluruh eksperimen medisnya dijalankan oleh robot tanpa staf manusia di dalam ruangan. Fasilitas tersebut berada di kampus Yushima milik Institute of Science Tokyo dan diberi nama Robotics Innovation Center.

Di laboratorium ini terdapat 10 robot, termasuk robot humanoid bernama Maholo LabDroid, yang mampu melakukan berbagai pekerjaan penelitian yang biasanya dilakukan manusia.

Robot-robot tersebut dapat menjalankan tugas rumit menggunakan dua lengan mekanis, seperti memindahkan cairan reagen dalam jumlah presisi, membuka alat penyimpanan bersuhu khusus, hingga melakukan kultur sel secara otomatis.

Universitas tersebut bahkan menargetkan jumlah robot di laboratorium akan meningkat menjadi sekitar 2.000 unit pada tahun 2040. Nantinya, hampir seluruh proses penelitian — mulai dari membuat hipotesis hingga verifikasi eksperimen — ditargetkan bisa berjalan otomatis dengan bantuan AI dan robotika.

Kepala pusat riset tersebut, Keiichi Nakayama, mengatakan bahwa AI dan robot menjadi kunci untuk menjadikan sains Jepang sebagai yang terbaik di dunia.

Pengembangan laboratorium otomatis ini juga dilakukan karena dunia penelitian mulai menghadapi kekurangan tenaga kerja dan kebutuhan untuk mengurangi human error dalam eksperimen.

Robot Maholo sendiri sebelumnya sudah digunakan di sebuah rumah sakit mata di Kobe untuk penelitian sel punca iPS, termasuk tugas kultur sel otomatis.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

AI di Jepang Kini Bisa “Menerjemahkan” Tangisan Bayi, Bantu Orang Tua Tahu Penyebabnya

26 June 2026 - 16:10 WIB

Lembaga Anilis Audio Jepang Ciptakan Musik Pengantar Tidur Bayi, Ditonton Jutaan Kali

22 June 2026 - 10:10 WIB

Nissan Luncurkan Kicks Baru di Jepang, Andalkan Teknologi Hybrid Generasi Terbaru

18 June 2026 - 12:10 WIB

JR East Luncurkan Kereta Tidur Mewah “Luna Azul”, Bisa Tidur di Tokyo dan Bangun di Aomori

13 June 2026 - 18:10 WIB

Koji Mukai Kembali ke Film Mr. Osomatsu, Kini Jadi “Mantan Osomatsu”

13 June 2026 - 16:10 WIB

Trending on Teknologi