Menu

Dark Mode
Patlabor Akhirnya Punya Game 3D Baru, Rilis September 2026 untuk PS5 dan PC Trailer Baru Kingdom Hearts IV Tampilkan Dunia Coco, Dipastikan Rilis Akhir 2027 Ekspor Persik Fukushima ke Taiwan Kembali Setelah Terhenti Sejak Krisis Nuklir 2011 Hujan Ekstrem Terjang Jepang Timur, 10 Orang Tewas dan Lebih dari 1.000 Rumah Terendam WIT Studio Siapkan Pengumuman Baru Attack on Titan pada 20 Agustus, Proyek Anime Baru? Pokémon Bank Resmi Ditutup Februari 2027, Pokémon Lama Terancam Tak Bisa Dipindahkan Lagi

News

Jepang Uji Coba Rudal Anti-Kapal di Filipina, China Langsung Kritik Keras

badge-check


					Jepang Uji Coba Rudal Anti-Kapal di Filipina, China Langsung Kritik Keras Perbesar

Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) menembakkan rudal anti-kapal tipe 88 dalam latihan militer gabungan bersama Amerika Serikat, Australia, dan Filipina pada Rabu. Rudal tersebut berhasil menghantam kapal bekas Angkatan Laut Filipina di perairan yang menghadap Laut China Selatan.

Latihan ini menjadi momen penting karena Jepang dan Filipina juga tengah membahas kemungkinan kerja sama transfer peralatan militer, setelah Jepang mulai melonggarkan aturan ekspor militernya. Dalam pembicaraan tersebut, Jepang mempertimbangkan pengiriman kapal perusak kelas Abukuma dan pesawat TC-90 ke Filipina.

Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi dan Menteri Pertahanan Filipina Gilberto Teodoro menyaksikan langsung uji coba rudal tersebut, sementara Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. memantau dari Manila melalui siaran langsung.

Militer Filipina menyebut dua rudal Type 88 ditembakkan dan berhasil mengenai target kapal BRP Quezon dalam waktu enam menit, sekitar 75 km dari lepas pantai Paoay di Filipina utara.

Latihan ini merupakan bagian dari latihan tahunan “Balikatan” antara Filipina dan Amerika Serikat, yang tahun ini melibatkan lebih dari 17.000 personel, termasuk sekitar 1.400 dari Jepang dan 10.000 dari AS.

Selain Jepang, negara seperti Kanada, Prancis, dan Selandia Baru juga ikut serta sebagai peserta aktif untuk pertama kalinya, menunjukkan semakin luasnya kerja sama keamanan Filipina dengan negara mitra.

Namun, latihan ini menuai kritik dari China. Melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri, China menilai latihan militer gabungan tersebut berpotensi meningkatkan ketegangan di kawasan dan menuduh Jepang melakukan aktivitas militer ofensif di luar negeri dengan dalih kerja sama keamanan. China juga menegaskan bahwa langkah seperti ini dapat memperkeruh situasi di sekitar Laut China Selatan yang sudah sensitif.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ekspor Persik Fukushima ke Taiwan Kembali Setelah Terhenti Sejak Krisis Nuklir 2011

18 August 2026 - 10:10 WIB

Hujan Ekstrem Terjang Jepang Timur, 10 Orang Tewas dan Lebih dari 1.000 Rumah Terendam

18 August 2026 - 10:10 WIB

Jumlah Akiya di Jepang Terus Bertambah, Keluarga Mulai Pusing Mengurus Rumah Warisan

15 August 2026 - 12:10 WIB

WNI 27 Tahun Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai di Aichi, Jepang

15 August 2026 - 11:10 WIB

Hujan Deras di Daerah Chiba Jepang Tewaskan 8 Orang, Ribuan Orang Terjebak di Bandara

15 August 2026 - 10:10 WIB

Trending on News