Menu

Dark Mode
Kastel Jepang Mulai Rapuh Dimakan Usia, Biaya Bangun Ulang Bisa Tembus Rp2 Triliun! Persona 4 Revival Resmi Diumumkan, Rilis Februari 2027 WNI di Yamanashi Jepang Ditangkap atas Dugaan Penusukan ke Rekan Kerja Sesama WNI Good Smile Company Umumkan Nendoroid Hideo Kojima Hiro Mashima Umumkan Manga Mini Seri Baru Fairy Tail Re:Fantasia Tokyo Pride 2026 Diikuti Ratusan Ribu Orang, Aktivis Desak Kesetaraan Pernikahan di Jepang

News

Kastel Jepang Mulai Rapuh Dimakan Usia, Biaya Bangun Ulang Bisa Tembus Rp2 Triliun!

badge-check


					Kastel Jepang Mulai Rapuh Dimakan Usia, Biaya Bangun Ulang Bisa Tembus Rp2 Triliun! Perbesar

Sejumlah kastel ikonik di Jepang kini menghadapi dilema besar. Banyak bangunan utama kastel yang dibangun ulang menggunakan beton setelah hancur akibat Perang Dunia II kini mulai menua dan dinilai rentan terhadap gempa bumi.

Salah satunya adalah Kastel Hiroshima yang ditutup sejak Maret lalu karena masalah ketahanan gempa. Kastel yang menjadi simbol kota tersebut awalnya dibangun pada akhir abad ke-16 oleh Mori Terumoto, namun hancur akibat bom atom tahun 1945 dan dibangun kembali dengan struktur beton pada 1958.

Pemerintah Kota Hiroshima kini mempertimbangkan dua pilihan: memperbaiki bangunan beton yang ada atau membangun kembali kastel kayu seperti bentuk aslinya. Namun, rekonstruksi kayu diperkirakan baru bisa selesai paling cepat pada tahun fiskal 2049 dengan biaya mencapai sekitar 19,5 miliar yen (sekitar Rp2 triliun).

Masalah serupa juga terjadi di Kastel Nagoya dan Kastel Wakayama. Sementara itu, Kota Okayama memilih merenovasi kastelnya yang berbahan beton dan berhasil meningkatkan jumlah pengunjung setelah perbaikan selesai.

Para ahli menilai rekonstruksi kayu memang jauh lebih mahal, tetapi mampu memberikan pengalaman yang lebih autentik dan mendekati bentuk kastel asli pada masa lalu. Di sisi lain, renovasi bangunan beton dianggap lebih cepat dan lebih terjangkau.

Perdebatan mengenai masa depan kastel-kastel bersejarah ini pun terus berlanjut, antara menjaga keaslian sejarah atau memilih solusi yang lebih realistis dari sisi biaya dan waktu.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

WNI di Yamanashi Jepang Ditangkap atas Dugaan Penusukan ke Rekan Kerja Sesama WNI

9 June 2026 - 10:10 WIB

Jepang Mulai Bahas Kemungkinan Ekspor Kapal Perusak Kelas Asagiri ke Indonesia

8 June 2026 - 10:10 WIB

Jepang Pertimbangkan Aturan Lebih Ketat untuk Media Sosial Anak dan Remaja

3 June 2026 - 16:10 WIB

WNI Pemegang Visa Tokutei Ginou Ditangkap di Jepang karena Diduga Menyimpan Jenazah Bayi di Apartemen

3 June 2026 - 15:10 WIB

Calbee Jual Kemasan Hitam Putih untuk Hemat Bahan Baku di Tengah Kekhawatiran Pasokan dari Timur Tengah

3 June 2026 - 12:10 WIB

Trending on News