Menu ✖

Dark Mode
Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027 Universal Studios Japan Umumkan Kolaborasi Sailor Moon untuk Universal Cool Japan 2027 Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

News

Kastel Jepang Mulai Rapuh Dimakan Usia, Biaya Bangun Ulang Bisa Tembus Rp2 Triliun!

badge-check


					Kastel Jepang Mulai Rapuh Dimakan Usia, Biaya Bangun Ulang Bisa Tembus Rp2 Triliun! Perbesar

Sejumlah kastel ikonik di Jepang kini menghadapi dilema besar. Banyak bangunan utama kastel yang dibangun ulang menggunakan beton setelah hancur akibat Perang Dunia II kini mulai menua dan dinilai rentan terhadap gempa bumi.

Salah satunya adalah Kastel Hiroshima yang ditutup sejak Maret lalu karena masalah ketahanan gempa. Kastel yang menjadi simbol kota tersebut awalnya dibangun pada akhir abad ke-16 oleh Mori Terumoto, namun hancur akibat bom atom tahun 1945 dan dibangun kembali dengan struktur beton pada 1958.

Pemerintah Kota Hiroshima kini mempertimbangkan dua pilihan: memperbaiki bangunan beton yang ada atau membangun kembali kastel kayu seperti bentuk aslinya. Namun, rekonstruksi kayu diperkirakan baru bisa selesai paling cepat pada tahun fiskal 2049 dengan biaya mencapai sekitar 19,5 miliar yen (sekitar Rp2 triliun).

Masalah serupa juga terjadi di Kastel Nagoya dan Kastel Wakayama. Sementara itu, Kota Okayama memilih merenovasi kastelnya yang berbahan beton dan berhasil meningkatkan jumlah pengunjung setelah perbaikan selesai.

Para ahli menilai rekonstruksi kayu memang jauh lebih mahal, tetapi mampu memberikan pengalaman yang lebih autentik dan mendekati bentuk kastel asli pada masa lalu. Di sisi lain, renovasi bangunan beton dianggap lebih cepat dan lebih terjangkau.

Perdebatan mengenai masa depan kastel-kastel bersejarah ini pun terus berlanjut, antara menjaga keaslian sejarah atau memilih solusi yang lebih realistis dari sisi biaya dan waktu.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality

2 October 2026 - 15:10 WIB

Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral

2 October 2026 - 12:10 WIB

Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027

2 October 2026 - 10:10 WIB

Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober

1 October 2026 - 15:10 WIB

Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

1 October 2026 - 12:10 WIB

Trending on News