Seorang pria asal Nepal berusia 20-an sempat salah ditangkap dan ditahan selama sekitar satu jam oleh polisi di Tokyo pada Kamis, setelah petugas mengira kartu izin tinggal (zairyu card) miliknya adalah kartu palsu.
Menurut kepolisian, insiden terjadi pada Kamis pagi di Distrik Shibuya, Tokyo. Saat melakukan pemeriksaan di jalan, petugas meminta pria tersebut menunjukkan identitasnya.
Pria itu kemudian memperlihatkan kartu izin tinggal yang dimilikinya. Namun, karena petugas tidak mengenali desain baru kartu tersebut, mereka langsung menganggapnya sebagai kartu palsu dan menangkapnya di tempat.
Pria asal Nepal itu kemudian dibawa ke kantor polisi. Di sana, petugas lain menyadari bahwa kartu yang dibawanya merupakan model baru kartu izin tinggal yang mulai diterbitkan sejak 14 Juni.
Setelah kesalahan tersebut diketahui, pria itu segera dibebaskan. Total ia ditahan sekitar satu jam.
Insiden ini terjadi meskipun Kepolisian Metropolitan Tokyo sebelumnya telah beberapa kali memberikan sosialisasi internal mengenai penggunaan kartu izin tinggal model baru kepada para anggotanya.
Menanggapi kejadian tersebut, pihak kepolisian menyampaikan permintaan maaf.
“Kami sungguh menyesal dan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Kami akan memastikan kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ujar pihak kepolisian.
Sc : mainichi








