Menu

Dark Mode
Pria WNI Asal Indonesia Ditangkap usai Bobol Home Center di Jepang, Ngaku Incar Kunci Koper Jepang Naikkan Pajak Keluar Negara Jadi 3.000 Yen, Biayai Penanganan Lonjakan Wisatawan Asing Aturan Visa Baru Jepang Bikin Pengusaha Asing Cemas, Restoran Terancam Tutup dan Dideportasi Pokémon Unite Bakal Diadaptasi Jadi Drama Live-Action untuk Rayakan Ulang Tahun ke-5 Musim Pendakian Gunung Fuji Resmi Dibuka, Ribuan Pendaki Sambut Matahari Terbit Pertama Hideo Yamamoto, Kreator Homunculus dan Ichi the Killer, Siap Luncurkan Manga Baru

News

Jepang Naikkan Pajak Keluar Negara Jadi 3.000 Yen, Biayai Penanganan Lonjakan Wisatawan Asing

badge-check


					Jepang Naikkan Pajak Keluar Negara Jadi 3.000 Yen, Biayai Penanganan Lonjakan Wisatawan Asing Perbesar

Pemerintah Jepang mulai Rabu resmi menaikkan pajak keberangkatan internasional dari 1.000 yen menjadi 3.000 yen per orang. Kebijakan ini diterapkan untuk membiayai berbagai langkah dalam mengatasi dampak meningkatnya jumlah wisatawan asing yang datang ke Jepang.

Pajak tersebut dikenakan kepada semua penumpang, baik warga Jepang maupun warga negara asing, saat membeli tiket pesawat atau kapal yang berangkat dari Jepang.

Dana yang terkumpul akan digunakan untuk mengurangi kepadatan di destinasi wisata populer, seperti pembangunan area khusus di lokasi-lokasi foto yang sering dipenuhi wisatawan. Pemerintah juga akan mendukung pengembangan pariwisata daerah, termasuk menjadikan jalur kereta lokal sebagai daya tarik wisata dan merenovasi bangunan stasiun agar wisatawan tidak hanya terkonsentrasi di kota-kota besar.

Meski demikian, penumpang yang hanya transit di Jepang selama kurang dari 24 jam serta anak-anak berusia di bawah dua tahun tetap dibebaskan dari pajak ini. Sementara itu, penumpang yang membeli tiket hingga Selasa masih dikenakan tarif lama sebesar 1.000 yen.

Pajak yang secara resmi disebut International Tourist Tax tersebut menghasilkan sekitar 49 miliar yen pada tahun fiskal 2025 dan diperkirakan meningkat menjadi sekitar 130 miliar yen pada tahun fiskal 2026 setelah tarif baru diberlakukan.

Selain itu, mulai hari yang sama, pemerintah Jepang juga menaikkan biaya pengajuan visa bagi warga negara asing yang memerlukan visa untuk masuk ke Jepang. Biaya visa sekali masuk naik lima kali lipat menjadi 15.000 yen, sedangkan visa multiple entry menjadi 30.000 yen. Ini merupakan kenaikan pertama sejak 1978.

Menteri Luar Negeri Jepang, Toshimitsu Motegi, mengatakan kenaikan biaya visa dilakukan untuk menyesuaikan inflasi dan pelemahan nilai tukar yen, serta diperkirakan tidak akan berdampak besar terhadap kunjungan wisatawan asing. Sebelumnya, biaya visa Jepang memang tergolong lebih murah dibandingkan negara-negara anggota G7 lainnya.

Di sisi lain, pemerintah juga menurunkan biaya pembuatan paspor bagi warga Jepang untuk mengimbangi tambahan beban akibat kenaikan pajak keberangkatan.

Biaya pembuatan paspor 10 tahun yang diajukan melalui loket resmi turun dari 16.300 yen menjadi 9.300 yen bagi pemohon berusia 18 tahun ke atas. Sementara biaya paspor lima tahun untuk pemohon di bawah 18 tahun kini diseragamkan menjadi 4.800 yen.

Bagi warga yang mengajukan permohonan secara online, tarifnya lebih murah lagi, yakni 8.900 yen untuk paspor 10 tahun dan 4.400 yen untuk paspor lima tahun.

Pemerintah berharap penurunan biaya tersebut dapat meningkatkan kepemilikan paspor di kalangan masyarakat Jepang, yang hingga kini masih tergolong rendah dibandingkan negara-negara maju lainnya.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pria WNI Asal Indonesia Ditangkap usai Bobol Home Center di Jepang, Ngaku Incar Kunci Koper

2 July 2026 - 11:10 WIB

Aturan Visa Baru Jepang Bikin Pengusaha Asing Cemas, Restoran Terancam Tutup dan Dideportasi

2 July 2026 - 07:52 WIB

Musim Pendakian Gunung Fuji Resmi Dibuka, Ribuan Pendaki Sambut Matahari Terbit Pertama

1 July 2026 - 13:32 WIB

Jepang Catat Rekor Terendah Sampah Makanan Selama Tiga Tahun Berturut-turut

1 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Siapkan Uji Coba Transplantasi Ginjal Babi ke Manusia Mulai 2028

30 June 2026 - 11:10 WIB

Trending on News