Menu ✖

Dark Mode
Universal Studios Japan Umumkan Kolaborasi Sailor Moon untuk Universal Cool Japan 2027 Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana Dua Insiden Penembakan di Kobe: Satu Tewas, Tersangka Punya Riwayat Keterkaitan dengan Yakuza Naruto Akan Punya Anime TV Limited Series Baru, Detail Diumumkan Oktober Yuko Fujigaki Jadi Perempuan Pertama yang Pimpin Universitas Tokyo

Teknologi

Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama

badge-check


					Photo shows a minivehicle taxi in Kitakyushu, southwestern Japan, on June 26, 2026. (Kyodo) Perbesar

Photo shows a minivehicle taxi in Kitakyushu, southwestern Japan, on June 26, 2026. (Kyodo)

Perusahaan taksi besar Jepang, Daiichi Koutsu Sangyo Co., mulai mengoperasikan taksi mini berbahan bakar gas pertama di negara itu setelah pemerintah mencabut seluruh pembatasan terhadap penggunaan kendaraan tersebut sebagai taksi pada bulan lalu.

Dua unit taksi mini mulai beroperasi pada Jumat di Kota Kitakyushu, Prefektur Fukuoka. Perusahaan menargetkan layanan ini akan diperluas ke 16 prefektur lainnya sekitar musim panas tahun ini.

Daiichi Koutsu berharap kendaraan berukuran kecil yang lebih mudah dikendarai ini dapat menarik lebih banyak pengemudi sekaligus mempermudah layanan transportasi bagi masyarakat, terutama untuk keperluan berbelanja dan pergi ke rumah sakit di daerah yang memiliki akses transportasi terbatas.

“Kami bisa menjemput pelanggan tepat di depan rumah mereka, bahkan di jalan-jalan sempit,” kata pengemudi taksi, Saori Yamamoto (42). Menurutnya, ukuran kendaraan yang ringkas membuat taksi lebih mudah bermanuver di jalan sempit.

Sebelumnya, taksi mini di Jepang hanya diizinkan untuk layanan kesejahteraan sosial atau menggunakan kendaraan listrik. Namun, Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang mengeluarkan aturan baru pada 1 Juni yang mencabut pembatasan tersebut setelah adanya permintaan dari industri taksi yang tengah menghadapi kekurangan pengemudi.

Taksi mini ini pada dasarnya dapat mengangkut hingga tiga penumpang, dengan tarif yang sama seperti taksi reguler. Selain itu, kendaraan mini juga dinilai lebih menguntungkan bagi operator karena biaya pembelian dan perawatannya lebih rendah.

Presiden Daiichi Koutsu Sangyo, Ryoichiro Tanaka, mengatakan misi perusahaannya adalah menghilangkan daerah-daerah yang minim akses transportasi.

“Mobil mini kini sudah jauh lebih berkembang. Pelanggan dapat menggunakannya dengan nyaman tanpa merasa berbeda dengan taksi biasa,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bar di Kyoto Punya Bartender Robot yang Dikendalikan Manusia dari Jarak Jauh

29 September 2026 - 12:10 WIB

Kota Utsunomiya Luncurkan Aplikasi “CHIKUWA!” untuk Ringankan Beban Pengurus Asosiasi Lingkungan

28 September 2026 - 10:10 WIB

Jepang Targetkan 10 Juta Robot AI pada 2040 di Tengah Krisis Tenaga Kerja

25 September 2026 - 14:00 WIB

Fujitsu Mulai Jual Global Chip AI Buatan Jepang “Monaka” Mulai November

15 September 2026 - 15:10 WIB

ANA Mulai Gunakan Robot Telepresence untuk Bantu Penumpang di Bandara Regional Jepang

7 September 2026 - 13:36 WIB

Trending on Teknologi