Menu

Dark Mode
Populasi Rusa di Taman Nara Pecahkan Rekor, Wisatawan Diminta Jangan Sembarangan Memberi Makan Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka Gangguan Sistem, Pembayaran Kartu Kredit Sempat Lumpuh di Berbagai Toko di Jepang Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂ Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun Wisatawan China ke Jepang Anjlok 56%, Kunjungan Turis Asing Ikut Turun di Paruh Pertama 2026

News

Populasi Rusa di Taman Nara Pecahkan Rekor, Wisatawan Diminta Jangan Sembarangan Memberi Makan

badge-check


					Populasi Rusa di Taman Nara Pecahkan Rekor, Wisatawan Diminta Jangan Sembarangan Memberi Makan Perbesar

Populasi rusa di Taman Nara, salah satu destinasi wisata terkenal di Jepang, kembali mencetak rekor baru. Yayasan Pelestarian Rusa Nara mengumumkan jumlah rusa kini mencapai 1.687 ekor, tertinggi sejak pendataan dimulai pada 1953.

Jumlah tersebut naik 222 ekor dibanding tahun lalu yang juga sempat menjadi rekor.

Menurut yayasan, meningkatnya populasi rusa diduga berkaitan dengan semakin banyak wisatawan yang memberi makan rusa menggunakan sayuran, sisa makanan, atau makanan lain di luar shika senbei (biskuit khusus rusa) yang dijual di sekitar taman.

Padahal, pengunjung sebenarnya hanya diperbolehkan memberi makan rusa menggunakan shika senbei, yaitu biskuit khusus yang aman untuk pencernaan rusa dan tidak mengandung gula.

Akibat kebiasaan tersebut, rusa kini semakin sering keluar dari area taman dan masuk ke kebun milik warga untuk mencari makanan, sehingga merusak tanaman dan hasil panen.

Hasil survei terbaru mencatat populasi rusa terdiri dari:

  • 411 rusa jantan
  • 990 rusa betina
  • 286 anak rusa

Dalam periode satu tahun hingga akhir Juni, tercatat 198 rusa mati, termasuk 72 anak rusa, yang sebagian besar disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas.

Sekretaris Jenderal Yayasan Pelestarian Rusa Nara, Nobuyuki Yamazaki, juga mengimbau pengendara agar mengurangi kecepatan saat melintas di kawasan taman.

“Anak rusa sering tiba-tiba berlari mengikuti induknya, sehingga risiko kecelakaan cukup tinggi,” ujarnya.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka

16 July 2026 - 17:10 WIB

Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂

16 July 2026 - 13:10 WIB

Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun

16 July 2026 - 12:10 WIB

Wisatawan China ke Jepang Anjlok 56%, Kunjungan Turis Asing Ikut Turun di Paruh Pertama 2026

16 July 2026 - 10:10 WIB

Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun

15 July 2026 - 17:10 WIB

Trending on News