Menu

Dark Mode
Ekspor Persik Fukushima ke Taiwan Kembali Setelah Terhenti Sejak Krisis Nuklir 2011 Hujan Ekstrem Terjang Jepang Timur, 10 Orang Tewas dan Lebih dari 1.000 Rumah Terendam WIT Studio Siapkan Pengumuman Baru Attack on Titan pada 20 Agustus, Proyek Anime Baru? Pokémon Bank Resmi Ditutup Februari 2027, Pokémon Lama Terancam Tak Bisa Dipindahkan Lagi Jumlah Akiya di Jepang Terus Bertambah, Keluarga Mulai Pusing Mengurus Rumah Warisan WNI 27 Tahun Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai di Aichi, Jepang

News

Populasi Rusa di Taman Nara Pecahkan Rekor, Wisatawan Diminta Jangan Sembarangan Memberi Makan

badge-check


					Populasi Rusa di Taman Nara Pecahkan Rekor, Wisatawan Diminta Jangan Sembarangan Memberi Makan Perbesar

Populasi rusa di Taman Nara, salah satu destinasi wisata terkenal di Jepang, kembali mencetak rekor baru. Yayasan Pelestarian Rusa Nara mengumumkan jumlah rusa kini mencapai 1.687 ekor, tertinggi sejak pendataan dimulai pada 1953.

Jumlah tersebut naik 222 ekor dibanding tahun lalu yang juga sempat menjadi rekor.

Menurut yayasan, meningkatnya populasi rusa diduga berkaitan dengan semakin banyak wisatawan yang memberi makan rusa menggunakan sayuran, sisa makanan, atau makanan lain di luar shika senbei (biskuit khusus rusa) yang dijual di sekitar taman.

Padahal, pengunjung sebenarnya hanya diperbolehkan memberi makan rusa menggunakan shika senbei, yaitu biskuit khusus yang aman untuk pencernaan rusa dan tidak mengandung gula.

Akibat kebiasaan tersebut, rusa kini semakin sering keluar dari area taman dan masuk ke kebun milik warga untuk mencari makanan, sehingga merusak tanaman dan hasil panen.

Hasil survei terbaru mencatat populasi rusa terdiri dari:

  • 411 rusa jantan
  • 990 rusa betina
  • 286 anak rusa

Dalam periode satu tahun hingga akhir Juni, tercatat 198 rusa mati, termasuk 72 anak rusa, yang sebagian besar disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas.

Sekretaris Jenderal Yayasan Pelestarian Rusa Nara, Nobuyuki Yamazaki, juga mengimbau pengendara agar mengurangi kecepatan saat melintas di kawasan taman.

“Anak rusa sering tiba-tiba berlari mengikuti induknya, sehingga risiko kecelakaan cukup tinggi,” ujarnya.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ekspor Persik Fukushima ke Taiwan Kembali Setelah Terhenti Sejak Krisis Nuklir 2011

18 August 2026 - 10:10 WIB

Hujan Ekstrem Terjang Jepang Timur, 10 Orang Tewas dan Lebih dari 1.000 Rumah Terendam

18 August 2026 - 10:10 WIB

Jumlah Akiya di Jepang Terus Bertambah, Keluarga Mulai Pusing Mengurus Rumah Warisan

15 August 2026 - 12:10 WIB

WNI 27 Tahun Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai di Aichi, Jepang

15 August 2026 - 11:10 WIB

Hujan Deras di Daerah Chiba Jepang Tewaskan 8 Orang, Ribuan Orang Terjebak di Bandara

15 August 2026 - 10:10 WIB

Trending on News