Menu

Dark Mode
Jumlah Lansia Berusia 100 Tahun ke Atas di Jepang Capai Rekor 107.677 Orang Anime The Fable Musim Kedua akan Tayang Januari 2027, Teaser Trailer Dirilis Harga Tanah Rata-Rata di Jepang Naik untuk Tahun Kelima Berturut-Turut, Didukung Permintaan Perumahan dan Pariwisata Layanan Taksi Tanpa Sopir Pertama di Jepang Ditargetkan Berjalan di Tahun 2027 Anime Mobile Suit Gundam RG XARX-ZERO Akan Tayang di Jepang dan Amerika Utara pada April 2027 Viral! Ada Papan Peringatan yang Ditujukan Khusus ke Wisatawan Indonesia di Tateyama Kurobe

News

Jumlah Lansia Berusia 100 Tahun ke Atas di Jepang Capai Rekor 107.677 Orang

badge-check


					Jumlah Lansia Berusia 100 Tahun ke Atas di Jepang Capai Rekor 107.677 Orang Perbesar

Jumlah orang berusia 100 tahun atau lebih di Jepang mencapai rekor tertinggi 107.677 orang pada September, naik untuk tahun ke-56 berturut-turut, menurut data kementerian kesehatan yang dirilis Selasa.

Total jumlah centenarian meningkat 7.914 orang dari tahun sebelumnya, dan untuk pertama kalinya melampaui ambang batas 100.000 orang. Perempuan menyumbang 87,6 persen dari kelompok ini dengan 94.298 orang, kata Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan.

Angka tersebut, yang disusun berdasarkan daftar penduduk dasar per 1 September, menunjukkan jumlah pria dan wanita centenarian masing-masing bertambah 1.400 dan 6.514 orang. Selain itu, 54.294 orang akan berusia 100 tahun dalam tahun fiskal 2026, naik 1.984 orang dari tahun sebelumnya.

“Kami senang banyak orang hidup lebih lama dan tetap aktif berkat kemajuan teknologi medis,” kata Menteri Kesehatan Kenichiro Ueno dalam konferensi pers.

“Seiring populasi terus menua, sangat penting untuk membuat sistem jaminan sosial tetap berkelanjutan,” ujarnya.

Biaya jaminan sosial Jepang membengkak setiap tahun akibat menurunnya angka kelahiran dan penuaan penduduk, sehingga menekan keuangan publik, terutama karena kondisi fiskal negara ini sudah terburuk di antara ekonomi maju utama.

Fuyo Kishimoto, warga Kyoto berusia 114 tahun yang lahir pada 20 Desember 1911, adalah wanita tertua, sementara Hikaru Kato, pria berusia 112 tahun dari Kumamoto yang lahir pada 2 Mei 1914, adalah pria tertua di Jepang.

Rata-rata jumlah centenarian per 100.000 orang di Jepang mencapai 87,51.

Jumlah centenarian di Jepang hanya 153 orang pada 1963, saat pengumpulan data pertama kali dimulai. Sejak 1970, ketika jumlahnya 310 orang, angka ini terus meningkat setiap tahun, melampaui 1.000 pada 1981, 10.000 pada 1998, dan 50.000 pada 2012.

Rata-rata harapan hidup di Jepang pada 2025 adalah 87,33 tahun untuk perempuan dan 81,35 tahun untuk laki-laki.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Harga Tanah Rata-Rata di Jepang Naik untuk Tahun Kelima Berturut-Turut, Didukung Permintaan Perumahan dan Pariwisata

16 September 2026 - 10:10 WIB

Layanan Taksi Tanpa Sopir Pertama di Jepang Ditargetkan Berjalan di Tahun 2027

15 September 2026 - 17:10 WIB

Viral! Ada Papan Peringatan yang Ditujukan Khusus ke Wisatawan Indonesia di Tateyama Kurobe

15 September 2026 - 15:10 WIB

Prefektur Yamanashi akan Pungut Biaya Evakuasi Helikopter di Gunung Fuji di Luar Musim Pendakian

15 September 2026 - 15:10 WIB

6 Pendaki Tewas di Gunung Fuji Selama Musim Pendakian 2026

14 September 2026 - 14:10 WIB

Trending on News