Jumlah korban jiwa akibat Topan Dujuan naik menjadi tujuh orang pada hari Selasa, dengan lima orang lainnya masih dinyatakan hilang. Hujan lebat sehari sebelumnya memicu longsor dan banjir di Tokyo serta wilayah sekitarnya, kata otoritas Jepang.
Saat topan melintas dekat pantai Pasifik, hujan deras membanjiri rumah-rumah dan sempat memutus listrik sekitar 58.000 rumah tangga di Prefektur Chiba pada Selasa dini hari.
Hujan yang terjadi di tengah masa libur Silver Week selama lima hari hingga Rabu menjadi masalah besar bagi Chiba, karena wilayah itu juga sempat dilanda hujan lebat pada Agustus dan awal September.
Longsor menewaskan lima orang di prefektur tersebut, termasuk seorang pria berusia 51 tahun yang sedang melakukan pekerjaan perbaikan jalan di Sodegaura. Korban lainnya berusia 70-an dan 80-an, termasuk dua orang di Kamogawa.
Di Sakura, juga di Prefektur Chiba, Sungai Takasaki yang meluap membanjiri kawasan perumahan di sekitarnya dan sementara memutus akses ke sekitar 300 rumah tangga. Petugas pemadam kebakaran menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi warga yang terisolasi.
Prefektur Kanagawa di dekat Tokyo mengalami serangkaian longsor di Yokosuka dan Miura, yang menyebabkan dua orang dikonfirmasi tewas.
Menurut Badan Meteorologi Jepang, Dujuan telah diturunkan statusnya dari topan di sebelah timur Jepang pada Selasa malam.
Sc : JT










