Sony mengumumkan bahwa pengiriman konsol PlayStation 5 (PS5) telah mencapai 97,9 juta unit di seluruh dunia. Angka tersebut tercatat dalam laporan keuangan konsolidasi perusahaan untuk kuartal kedua tahun fiskal 2026 yang berakhir pada 30 September.
Sepanjang tahun fiskal ini, Sony telah mengirimkan 4,2 juta unit PS5. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2,6 juta unit dikirim selama periode Juli hingga September.
Pencapaian ini menunjukkan pertumbuhan penjualan PS5 yang terus berlanjut. Pada Februari 2026, jumlah pengiriman konsol tersebut telah melampaui 90 juta unit. Sebelumnya, PS5 mencapai 80 juta unit pada Agustus 2025 dan menembus angka 50 juta unit pada Desember 2023.
Sejak pertama kali diluncurkan, PS5 menjadi konsol dengan penjualan tercepat dalam sejarah Sony. Konsol ini telah terjual lebih dari 10 juta unit pada Juli 2021, kemudian mencapai 20 juta unit pada Juni 2022, 30 juta unit pada Januari 2023, dan 40 juta unit pada Juli 2023.
Di sisi lain, Sony juga telah menaikkan harga sejumlah produk PlayStation. Mulai 2 April 2026, harga PS5, PS5 Digital Edition, PS5 Pro, dan perangkat PlayStation Portal mengalami kenaikan akibat tekanan ekonomi global. Harga layanan berlangganan PlayStation Plus untuk pelanggan baru di sejumlah wilayah juga naik mulai 20 Mei 2026.
Sony sebelumnya juga mengumumkan bahwa produksi cakram fisik untuk seluruh game baru PlayStation akan dihentikan mulai Januari 2028. Artinya, game baru yang dirilis sejak bulan tersebut hanya akan tersedia dalam format digital. Kebijakan ini tidak berlaku untuk game yang sudah dirilis atau dijadwalkan hadir dalam bentuk cakram sebelum Januari 2028.
PS5 pertama kali diluncurkan pada 12 November 2020 di Amerika Serikat, Jepang, Kanada, Meksiko, Australia, Selandia Baru, dan Korea Selatan. Konsol ini kemudian hadir di sebagian besar wilayah dunia lainnya pada 19 November 2020.
Pada 2023, Sony juga memperkenalkan model PS5 dengan ukuran lebih kecil yang secara bertahap menggantikan model sebelumnya di berbagai wilayah.










