Menu ✖

Dark Mode
Beredar Info Jepang Keluarkan Imbauan Mitigasi Bencana, Warga Diimbau Siapkan Kebutuhan Dasar untuk 3–7 Hari Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda Meninggal Dunia pada Usia 90 Tahun Anime Patlabor EZY Bakal Diadaptasi Menjadi Novel pada 2027 Jepang Targetkan Investasi ¥1 Triliun di Bangladesh dalam 5 Tahun JR East Jepang Gunakan Robot Humanoid Bersenjatakan Gergaji Mesin untuk Pangkas Pohon di Jalur Kereta Film Spesial 2 Jam Detective Conan Tayang di Indonesia 11 November 2026

News

Beredar Info Jepang Keluarkan Imbauan Mitigasi Bencana, Warga Diimbau Siapkan Kebutuhan Dasar untuk 3–7 Hari

badge-check


					Beredar Info Jepang Keluarkan Imbauan Mitigasi Bencana, Warga Diimbau Siapkan Kebutuhan Dasar untuk 3–7 Hari Perbesar

Menteri Penanggulangan Bencana Jepang, Takeshi Hosono, menyatakan pemerintah akan mengeluarkan imbauan darurat kepada seluruh masyarakat agar mempersiapkan diri menghadapi bencana. Imbauan tersebut dijadwalkan disampaikan pada 2 November 2026, bertepatan dengan dimulainya operasional Badan Penanggulangan Bencana Jepang (Disaster Management Agency).

Hosono menyampaikan hal tersebut saat tampil dalam program daring Fuji TV bertajuk News Enchōsen Hajimemasu. Ia menekankan pentingnya setiap keluarga memiliki persediaan kebutuhan pokok yang cukup untuk bertahan ketika bantuan pemerintah belum dapat menjangkau mereka.

“Persiapkan kebutuhan minimum untuk tiga hari. Namun, jika memungkinkan, saya ingin menyarankan persediaan untuk satu minggu, termasuk makanan, air, dan kebutuhan toilet yang memadai,” ujar Hosono.

Dalam imbauan tersebut, pemerintah juga akan mendorong kementerian dan lembaga pusat serta seluruh pemerintah daerah di Jepang untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Hosono menyoroti sejumlah ancaman bencana berskala besar yang perlu diantisipasi, termasuk gempa megathrust Nankai Trough, gempa besar yang berpusat di bawah wilayah metropolitan Tokyo, gempa besar di sepanjang Palung Kuril dan Palung Jepang, serta kemungkinan letusan Gunung Fuji.

Selain persiapan kebutuhan rumah tangga, pemerintah juga ingin memperbaiki kondisi tempat pengungsian. Hosono menempatkan peningkatan fasilitas pengungsian sebagai salah satu prioritas utama.

Ia menjelaskan konsep TKB, yang mencakup toilet, dapur atau makanan hangat, dan tempat tidur. Pemerintah ingin mengembangkannya menjadi TKBB dengan menambahkan fasilitas mandi atau pemandian (bath).

Menurut Hosono, peningkatan fasilitas tersebut akan dilakukan melalui kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta. Tujuannya adalah memastikan para pengungsi mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar dan lingkungan yang lebih layak ketika bencana terjadi.

Melalui imbauan yang direncanakan pada 2 November tersebut, pemerintah Jepang ingin mendorong kesiapsiagaan bencana tidak hanya di tingkat pemerintah, tetapi juga menjadi bagian dari persiapan setiap rumah tangga.

Sc : FNN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda Meninggal Dunia pada Usia 90 Tahun

28 October 2026 - 12:10 WIB

Jepang Targetkan Investasi ¥1 Triliun di Bangladesh dalam 5 Tahun

28 October 2026 - 10:10 WIB

Pria Asal Indonesia Jadi Sopir Bus Asing Pertama di Yamanashi Lewat Program Tokutei Ginou

27 October 2026 - 10:10 WIB

Jepang Kembangkan Mesin Kapal Berbahan Bakar Hidrogen, Diklaim Pangkas Emisi CO₂ Lebih dari 95 Persen

26 October 2026 - 10:10 WIB

Jepang Kekurangan Guru Bahasa Jepang untuk Pekerja Asing, Jelang Penerapan Sistem Baru 2027

26 October 2026 - 07:25 WIB

Trending on News