Menu

Dark Mode
Komposer Game Jepang Shigeru Ikeda Meninggal Dunia di Usia 57 Tahun WN Jepang Ditahan di Teheran Sejak Januari, Pemerintah Jepang Desak Iran Segera Bebaskan Shinchan Ketemu Maruko! Dua Manga Legendaris Jepang Resmi Crossover Setelah Puluhan Tahun Pemerintah Daerah Ibaraki Siap Kasih Imbalan Tunai Bagi yang Melapor Pekerja Asing Ilegal Jepang Murka: China Masukkan 20 Perusahaan Pertahanan Jepang ke Daftar Larangan Ekspor Tokyo Skytree Dibuka Kembali Kamis Usai Insiden Lift Terjebak

News

Perusahaan Jepang Responsif Terhadap Keresahan Lulusan Baru Mengenai Penempatan Kerja

badge-check


					Perusahaan Jepang Responsif Terhadap Keresahan Lulusan Baru Mengenai Penempatan Kerja Perbesar

Sejumlah perusahaan besar di Jepang mulai merespons kebutuhan lulusan baru yang khawatir tentang penempatan kerja mereka, untuk menghindari kehilangan talenta.

Tren yang muncul ini merupakan reaksi terhadap praktik di Jepang yang seringkali membuat lulusan baru tidak tahu apa-apa mengenai tempat kerja, tanggung jawab pekerjaan, dan rincian lainnya hingga mereka bergabung dengan perusahaan.

Istilah “Haizoku gacha” telah menjadi kata kunci di Jepang, menggambarkan ketidakpastian seputar penempatan pekerjaan, yang disamakan dengan mesin penjual mainan kapsul, atau “gacha-pon,” di mana orang tidak tahu apa yang ada di dalam kapsul hingga mereka mendapatkannya.

Pasar kerja Jepang tetap ketat, dengan kekurangan tenaga kerja yang cukup parah terutama di sektor layanan, yang menyebabkan persaingan ketat untuk mendapatkan talenta dan memberikan lebih banyak opsi bagi pencari kerja.

Sekitar 85 persen lulusan universitas baru yang akan memulai pekerjaan tahun depan ingin mengetahui di mana mereka akan ditempatkan sebelum menerima tawaran pekerjaan, menurut survei terbaru oleh Recruit Co., sebuah perusahaan penyedia tenaga kerja.

Persentase tinggi ini mencerminkan kekhawatiran yang kuat dari para mahasiswa tentang perkembangan karier mereka dan ketidaknyamanan terhadap ketidakpastian masa depan.

Dalam sistem rekrutmen barunya, Sompo Japan Insurance Inc. telah menanyakan kepada calon karyawan baru mereka tentang preferensi pekerjaan, memungkinkan mereka memilih dari sekitar 30 jenis pekerjaan. Setelah proses penyaringan dan wawancara yang akan dimulai pada bulan November, sekitar 300 karyawan baru akan diberitahu di mana mereka akan memulai karier mereka sebelum mulai bekerja pada bulan April, yang merupakan awal tahun fiskal di Jepang.

“Saya akan memiliki kesempatan untuk mengembangkan karier saya sesuai keinginan,” kata Reo Adachi, seorang mahasiswa senior di Universitas Waseda, Tokyo, dalam sebuah pertemuan yang diadakan oleh Sompo untuk karyawan barunya.

Perusahaan pembuat elektronik Panasonic Holdings Corp. memberikan kesempatan kepada mahasiswa yang sedang mencari kerja untuk memilih dari sekitar 150 posisi di dalam grup, sementara perusahaan minuman Kirin Holdings Co. menawarkan 10 jalur karier utama.

Sc : kyodo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

WN Jepang Ditahan di Teheran Sejak Januari, Pemerintah Jepang Desak Iran Segera Bebaskan

26 February 2026 - 15:10 WIB

Pemerintah Daerah Ibaraki Siap Kasih Imbalan Tunai Bagi yang Melapor Pekerja Asing Ilegal

26 February 2026 - 12:10 WIB

Jepang Murka: China Masukkan 20 Perusahaan Pertahanan Jepang ke Daftar Larangan Ekspor

26 February 2026 - 11:10 WIB

Tokyo Skytree Dibuka Kembali Kamis Usai Insiden Lift Terjebak

26 February 2026 - 10:10 WIB

Bayi Monyet dengan Boneka di Jepang Viral, Aktivis Soroti Kekejaman Kebun Binatang

25 February 2026 - 11:10 WIB

Trending on News