Menu

Dark Mode
Meru Nukumi Gabung Serial Live-Action Baru GTO, Jadi Guru Pendamping Kelas Onizuka Miyazaki Perkuat Kerja Sama dengan Indonesia untuk Perekrutan Tenaga Kerja Jepang Pertimbangkan Kirim Pejabat ke Rusia Demi Lindungi Bisnis Perusahaan Jepang Universitas di Tokyo Buka Laboratorium Tanpa Peneliti Manusia, Semua Eksperimen Dilakukan Robot Anime Witch Hat Atelier Tambah 1 Ending Lagi, Lagu “Hikari” Dibawakan Nakamura Hak Jepang Uji Coba Rudal Anti-Kapal di Filipina, China Langsung Kritik Keras

News

Penumpang Asal Jepang Ikut Terdampak Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar

badge-check


					Penumpang Asal Jepang Ikut Terdampak Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Perbesar

Satu warga Jepang termasuk di antara penumpang kapal pesiar MV Hondius yang mengalami wabah hantavirus selama pelayaran di Samudra Atlantik, menurut operator kapal pada hari Senin. Sekitar 150 penumpang dan awak berada di atas kapal tersebut.

Sebanyak tiga penumpang dilaporkan meninggal dunia. Selain itu, dua awak kapal mengeluhkan sakit, namun sejauh ini tidak ada penumpang lain yang menunjukkan gejala infeksi.

Dua orang, termasuk salah satu korban meninggal, telah dikonfirmasi terinfeksi hantavirus, yaitu virus yang ditularkan melalui hewan pengerat. Sementara itu, empat orang lainnya masih diduga terinfeksi.

Direktur regional Eropa dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Hans Kluge, menyatakan bahwa risiko bagi masyarakat luas tetap rendah. Ia juga menegaskan tidak perlu ada kepanikan atau pembatasan perjalanan.

Menurut operator kapal dan laporan media, seorang pria Belanda berusia 70 tahun meninggal pada 11 April. Istrinya yang berusia 69 tahun, yang turun dari kapal bersama jenazah suaminya pada 24 April, juga jatuh sakit dan kemudian meninggal dunia.

Seorang penumpang asal Jerman juga meninggal di atas kapal pada hari Sabtu. Sementara itu, seorang pria Inggris berusia 69 tahun saat ini dirawat intensif setelah dievakuasi ke Afrika Selatan.

Kapal MV Hondius yang berangkat dari Argentina awalnya menuju Tanjung Verde di lepas pantai Afrika Barat. Namun saat ini kapal tersebut tertahan di lepas pantai setelah otoritas Tanjung Verde menolak kapal untuk bersandar.

Kapal pesiar itu kemungkinan akan dialihkan ke Kepulauan Canary, wilayah milik Spanyol di Samudra Atlantik, di mana seluruh penumpang dan awak akan menjalani pemeriksaan terkait hantavirus.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Miyazaki Perkuat Kerja Sama dengan Indonesia untuk Perekrutan Tenaga Kerja

11 May 2026 - 12:10 WIB

Jepang Pertimbangkan Kirim Pejabat ke Rusia Demi Lindungi Bisnis Perusahaan Jepang

11 May 2026 - 10:10 WIB

Jepang Uji Coba Rudal Anti-Kapal di Filipina, China Langsung Kritik Keras

8 May 2026 - 13:10 WIB

Penumpang Shinkansen Tokaido Naik Selama Golden Week, Tembus 4,9 Juta Orang

8 May 2026 - 12:10 WIB

Jepang Mulai Impor Minyak Rusia Lagi Setelah Jalur Hormuz Tertutup

7 May 2026 - 14:10 WIB

Trending on News