Menu

Dark Mode
BYD Racco, Kei Car Listrik China yang Dibuat Khusus untuk Pasar Jepang, Tembus Penjualan 1000 Unit dalam 2 Minggu Akhirnya! Nintendo Akan Resmi Masuk Pasar Indonesia Festival Yosakoi Dimulai di Jepang, Ribuan Penari Tetap Semangat di Tengah Panas Bencana Tanah Longsor di Prefektur Nagano, Kemlu RI : Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban Pokémon dan YOSHIKI Donasikan Ratusan Juta Yen untuk Korban Gempa Kumamoto WNI Berusia 20 Tahun Dikabarkan Hilang dari Kapal di Perairan Jepang, Diduga Jatuh ke Laut

Teknologi

SoftBank Kembangkan Aplikasi SureTalk, Ubah Bahasa Isyarat Jadi Teks

badge-check


					SoftBank Kembangkan Aplikasi SureTalk, Ubah Bahasa Isyarat Jadi Teks Perbesar

Raksasa telekomunikasi SoftBank Corp. bekerja sama dengan Universitas Elektro-Komunikasi di Tokyo untuk menyempurnakan aplikasi SureTalk, yang mampu mengonversi gerakan bahasa isyarat menjadi teks.

Ketika seseorang menggunakan bahasa isyarat di depan kamera, aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) ini mengenali gerakan rangka tubuh untuk memilih kata-kata dari basis datanya.

Aplikasi ini juga menambahkan partikel dan elemen lain yang diperlukan agar teks yang ditampilkan lebih alami. Sementara itu, kata-kata yang diucapkan oleh orang tanpa gangguan pendengaran akan muncul sebagai teks.

“Gerakan bahasa isyarat bisa besar atau kecil tergantung pembicaranya. Oleh karena itu, penting untuk memasukkan banyak pola ke dalam AI,” ujar Shusei Komatsu, 33 tahun, karyawan SoftBank yang mengembangkan aplikasi ini.

Komatsu sendiri mengalami gangguan pendengaran sejak lahir. Menurutnya, setiap kata dalam database memerlukan data dari sekitar 100 orang untuk diregistrasikan.

Pengguna umum juga dapat mendaftarkan video bahasa isyarat melalui situs web dan aplikasi iPhone.

Penelitian awal untuk SureTalk dimulai pada Oktober 2017, dan sejak November 2020, aplikasi ini telah tersedia untuk pemerintah daerah dalam tahap uji coba. Saat ini, SureTalk memiliki sekitar 5.000 kata dalam basis datanya dan digunakan oleh sekitar 20 pemerintah daerah, termasuk Prefektur Tottori dan Fukuoka.

Aplikasi ini juga digunakan dalam acara Tokyo Deaflympics, kompetisi olahraga internasional bagi atlet dengan gangguan pendengaran, yang untuk pertama kalinya akan diadakan di Jepang pada November mendatang.

“Bahasa isyarat adalah bahasa pertama bagi penyandang tunarungu. Mereka mengubah teks bahasa Jepang ke dalam bahasa isyarat untuk memahaminya,” kata Komatsu. “Saya berharap suatu hari nanti, ucapan orang tanpa gangguan pendengaran bisa langsung dikonversi menjadi bahasa isyarat.”

Ia juga berharap SureTalk dapat digunakan di meja layanan bandara, hotel, rumah sakit, dan fasilitas lainnya.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Honda Kembangkan Tangan Robot Canggih, Siap Gantikan Pekerjaan di Pabrik?

6 August 2026 - 12:30 WIB

Jepang Kembangkan Kembang Api Ramah Lingkungan, Sisa Ledakannya Bisa Larut dalam Sehari

3 August 2026 - 15:10 WIB

KDDI Luncurkan Aplikasi AI dengan Jawaban Bersumber dari Media Resmi Jepang

29 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama

3 July 2026 - 07:11 WIB

AI di Jepang Kini Bisa “Menerjemahkan” Tangisan Bayi, Bantu Orang Tua Tahu Penyebabnya

26 June 2026 - 16:10 WIB

Trending on Teknologi