Menu

Dark Mode
Kereta Baru Enoden Hadirkan Pemandangan Laut dari Semua Kursi, Mulai Beroperasi Musim Semi Bandara Narita Uji Coba Mesin Pemadat Pakaian untuk Kurangi Koper Terbengkalai Kata Jepang yang Kedengarannya Sama Tapi Maknanya Beda Warga Negara Indonesia di Jepang Ditangkap Kembali atas Dugaan Akses Ilegal dan Pencurian Senilai Rp260 Juta Jepang Rilis Piktogram Baru untuk Peringatkan Wisatawan Soal Bahaya Beruang BanG Dream! Umumkan Game Mobile Baru BanG Dream! Our Notes, Rilis 2026 dengan Dua Band Baru

Teknologi

SoftBank Kembangkan Aplikasi SureTalk, Ubah Bahasa Isyarat Jadi Teks

badge-check


					SoftBank Kembangkan Aplikasi SureTalk, Ubah Bahasa Isyarat Jadi Teks Perbesar

Raksasa telekomunikasi SoftBank Corp. bekerja sama dengan Universitas Elektro-Komunikasi di Tokyo untuk menyempurnakan aplikasi SureTalk, yang mampu mengonversi gerakan bahasa isyarat menjadi teks.

Ketika seseorang menggunakan bahasa isyarat di depan kamera, aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) ini mengenali gerakan rangka tubuh untuk memilih kata-kata dari basis datanya.

Aplikasi ini juga menambahkan partikel dan elemen lain yang diperlukan agar teks yang ditampilkan lebih alami. Sementara itu, kata-kata yang diucapkan oleh orang tanpa gangguan pendengaran akan muncul sebagai teks.

“Gerakan bahasa isyarat bisa besar atau kecil tergantung pembicaranya. Oleh karena itu, penting untuk memasukkan banyak pola ke dalam AI,” ujar Shusei Komatsu, 33 tahun, karyawan SoftBank yang mengembangkan aplikasi ini.

Komatsu sendiri mengalami gangguan pendengaran sejak lahir. Menurutnya, setiap kata dalam database memerlukan data dari sekitar 100 orang untuk diregistrasikan.

Pengguna umum juga dapat mendaftarkan video bahasa isyarat melalui situs web dan aplikasi iPhone.

Penelitian awal untuk SureTalk dimulai pada Oktober 2017, dan sejak November 2020, aplikasi ini telah tersedia untuk pemerintah daerah dalam tahap uji coba. Saat ini, SureTalk memiliki sekitar 5.000 kata dalam basis datanya dan digunakan oleh sekitar 20 pemerintah daerah, termasuk Prefektur Tottori dan Fukuoka.

Aplikasi ini juga digunakan dalam acara Tokyo Deaflympics, kompetisi olahraga internasional bagi atlet dengan gangguan pendengaran, yang untuk pertama kalinya akan diadakan di Jepang pada November mendatang.

“Bahasa isyarat adalah bahasa pertama bagi penyandang tunarungu. Mereka mengubah teks bahasa Jepang ke dalam bahasa isyarat untuk memahaminya,” kata Komatsu. “Saya berharap suatu hari nanti, ucapan orang tanpa gangguan pendengaran bisa langsung dikonversi menjadi bahasa isyarat.”

Ia juga berharap SureTalk dapat digunakan di meja layanan bandara, hotel, rumah sakit, dan fasilitas lainnya.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

ANA Holdings Pertimbangkan Layanan Pengiriman Drone Otomatis Mulai 2029

10 January 2026 - 16:10 WIB

Jepang Akan Operasikan Kapal Feri Penumpang Pertama di Dunia dengan Teknologi Navigasi Otonom

12 December 2025 - 12:10 WIB

Jepang Siap Luncurkan Satelit Baru untuk Sempurnakan Sistem Navigasi Sendiri

11 December 2025 - 15:10 WIB

Isuzu Akan Uji Coba Truk Otonom untuk Angkut Suku Cadang di Jalan Umum

11 December 2025 - 11:10 WIB

Jepang Kembangkan Layanan Ride-Share Berbasis AI

8 December 2025 - 12:10 WIB

Trending on Teknologi