Menu

Dark Mode
Kota Asal Shin-chan Resmikan Tutup Gorong-Gorong Bertema Crayon Shin-chan Pemerintah Jepang Pertimbangkan Gandakan Anggaran Industri Konten Jadi 100 Miliar Yen, Fokus Anime, Game, dan Musik Anime Digimon BEATBREAK Masuki Arc Baru “Kyō Arc”, Karakter Baru Disuarakan Shinichirō Miki Film Anime Solo Leveling: Beyond the System Resmi Diumumkan, Lanjutkan Cerita Setelah Season 2 Gaji Pekerja di Jepang Naik Rata-rata 5,01 Persen pada 2026, Tembus Kenaikan di Atas 5 Persen Selama Tiga Tahun Beruntun Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama, Target Atasi Kekurangan Sopir

News

Kasus Campak di Bandara Kansai: Warga Diminta Waspada, Pasien Memiliki Riwayat Perjalanan ke Vietnam

badge-check


					Kasus Campak di Bandara Kansai: Warga Diminta Waspada, Pasien Memiliki Riwayat Perjalanan ke Vietnam Perbesar

Pemerintah Prefektur Osaka mengumumkan bahwa pada 21 Februari, mereka menerima laporan kasus campak (measles) kedua yang terjadi di wilayah tersebut tahun ini.

Menurut pihak berwenang, pasien yang terinfeksi adalah seorang wanita berusia 20-an yang tinggal di Prefektur Aichi. Sejak 14 Februari, ia mengalami gejala seperti demam, ruam, batuk, dan radang usus, dan saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Wanita tersebut telah menerima dua dosis vaksin campak, tetapi memiliki riwayat perjalanan ke Vietnam sebelum mengalami gejala.

Berikut adalah daftar lokasi dan waktu di mana pasien mungkin telah melakukan kontak dengan banyak orang sebelum diagnosisnya dikonfirmasi:

  • 14 Februari, pukul 12.00–15.30
    → Bus ekspres yang disediakan oleh maskapai penerbangan, rute Stasiun Nagoya ke Bandara Kansai
  • 14 Februari, pukul 15.30–18.00
    → Terminal 1 Bandara Kansai
  • 21 Februari, pukul 16.00–18.00
    → Terminal 1 Bandara Kansai
  • 21 Februari, pukul 22.30 – 22 Februari, pukul 12.00
    Hatago Inn Kansai Airport, penginapan di Izumisano City

Pemerintah Osaka menjelaskan bahwa masa inkubasi campak berkisar antara 10 hingga 12 hari (maksimal 21 hari). Orang yang telah melakukan kontak dengan pasien perlu memantau kondisinya selama tiga minggu setelah kontak terakhir.

Mereka yang mengunjungi lokasi-lokasi tersebut pada waktu yang disebutkan dan mengalami gejala seperti demam atau ruam sebelum 15 Maret diminta untuk:
Menghubungi fasilitas medis terlebih dahulu sebelum berkunjung.
Memakai masker saat pergi ke fasilitas kesehatan.
Menghindari transportasi umum saat menuju rumah sakit.

Pemerintah meminta masyarakat untuk tetap waspada dan segera mencari bantuan medis jika mengalami gejala yang mencurigakan.

Sc : MBS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kota Asal Shin-chan Resmikan Tutup Gorong-Gorong Bertema Crayon Shin-chan

6 July 2026 - 12:10 WIB

Pemerintah Jepang Pertimbangkan Gandakan Anggaran Industri Konten Jadi 100 Miliar Yen, Fokus Anime, Game, dan Musik

6 July 2026 - 10:10 WIB

Gaji Pekerja di Jepang Naik Rata-rata 5,01 Persen pada 2026, Tembus Kenaikan di Atas 5 Persen Selama Tiga Tahun Beruntun

4 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Siapkan Kereta Ekspres Langsung Narita–Haneda, Waktu Tempuh Bakal Lebih Singkat

4 July 2026 - 07:03 WIB

Mulai 2028, Sony Hentikan Produksi Game Fisik Baru untuk PlayStation

3 July 2026 - 15:10 WIB

Trending on News