Menu

Dark Mode
Manga Balas Dendam Smiling Nemesis Resmi Tamat Maret Ini, Tinggal Satu Chapter Lagi Drummer LUNA SEA, Shinya, Meninggal Dunia di Usia 56 Tahun Setelah Berjuang Melawan Kanker 23 Remaja Ditangkap Terkait Tawuran Besar Geng Motor di Tokyo, Libatkan 60 Orang Prefektur Mie Siapkan Denda hingga Rp50 Juta bagi Pelanggan yang Melecehkan Pegawai Toko dan Restoran Jepang Perluas Barang Bekas: Targetkan Pasar Rp460 Triliun demi Bumi Lebih Sehat Pokémon FireRed & LeafGreen Resmi Hadir di Nintendo Switch pada Pokémon Day 2026

News

Sekolah di Nara Dilaporkan ke Kejaksaan atas Dugaan Tidak Membayar Upah Lembur Lebih dari 36 Guru

badge-check


					紙幣を差し出すビジネスマンの手 Perbesar

紙幣を差し出すビジネスマンの手

Otoritas ketenagakerjaan setempat telah mengirim dokumen penyelidikan terhadap sebuah yayasan sekolah dan tiga individu, termasuk kepala sekolah, ke kejaksaan pada 17 Maret atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Standar Ketenagakerjaan karena tidak membayar penuh upah lembur kepada 36 guru di Todaijigakuen Junior & Senior High School, Nara.

Tiga individu yang juga dirujuk ke Kejaksaan Distrik Nara adalah direktur administrasi (56) dan manajer kantor sekolah (60). Kantor Inspeksi Standar Ketenagakerjaan Nara tidak mengungkapkan bagaimana kepala sekolah (64 tahun) dan dua lainnya menanggapi tuduhan tersebut.

Mereka diduga gagal membayar total sekitar 1,3 juta yen (sekitar Rp134 juta) kepada 36 guru sebagai bagian dari upah lembur dan kerja di hari libur untuk Oktober 2024, yang seharusnya dibayarkan pada November 2024.

Menurut kantor inspeksi tenaga kerja, sekolah telah menerima peringatan korektif pada Desember 2023 terkait upah lembur yang belum dibayarkan. Namun, penyelidikan lebih lanjut pada November 2024 menemukan pelanggaran yang sama, sehingga kasus ini diteruskan ke kejaksaan.

Pihak sekolah menyatakan bahwa upah lembur yang tidak dibayarkan terkait dengan kegiatan klub dan aktivitas lainnya. Mereka juga mengklaim telah melunasi upah lembur yang tertunggak selama tiga tahun terakhir setelah menerima peringatan korektif. Sekolah berjanji akan menjalankan manajemen ketenagakerjaan sesuai hukum ke depannya.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

23 Remaja Ditangkap Terkait Tawuran Besar Geng Motor di Tokyo, Libatkan 60 Orang

23 February 2026 - 14:10 WIB

Prefektur Mie Siapkan Denda hingga Rp50 Juta bagi Pelanggan yang Melecehkan Pegawai Toko dan Restoran

23 February 2026 - 11:10 WIB

Jepang Perluas Barang Bekas: Targetkan Pasar Rp460 Triliun demi Bumi Lebih Sehat

23 February 2026 - 10:10 WIB

Mulai 2026, Turis Resmi Dilarang Ikut JLPT di Jepang

21 February 2026 - 10:10 WIB

Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang

20 February 2026 - 18:10 WIB

Trending on News