Menu

Dark Mode
Manga Balas Dendam Smiling Nemesis Resmi Tamat Maret Ini, Tinggal Satu Chapter Lagi Drummer LUNA SEA, Shinya, Meninggal Dunia di Usia 56 Tahun Setelah Berjuang Melawan Kanker 23 Remaja Ditangkap Terkait Tawuran Besar Geng Motor di Tokyo, Libatkan 60 Orang Prefektur Mie Siapkan Denda hingga Rp50 Juta bagi Pelanggan yang Melecehkan Pegawai Toko dan Restoran Jepang Perluas Barang Bekas: Targetkan Pasar Rp460 Triliun demi Bumi Lebih Sehat Pokémon FireRed & LeafGreen Resmi Hadir di Nintendo Switch pada Pokémon Day 2026

News

Wajah Wanita Jepang dari 1.800 Tahun Lalu Direkonstruksi Secara Realistis

badge-check


					Wajah Wanita Jepang dari 1.800 Tahun Lalu Direkonstruksi Secara Realistis Perbesar

Sebuah visualisasi menakjubkan telah menghidupkan kembali wajah seorang wanita Jepang yang hidup sekitar 1.800 tahun lalu. Rekonstruksi wajah ini didasarkan pada analisis DNA dari tengkoraknya dan diresmikan pada 20 Maret di Taman Sejarah Aoya Kamijichi, Prefektur Tottori.

Berdasarkan penelitian, wanita ini memiliki kulit terang, tanpa tahi lalat, rambut lurus, kelopak mata ganda, iris mata gelap, serta alis tebal. Analisis DNA juga mengungkap bahwa ia memiliki karakteristik genetik seperti kotoran telinga kering dan toleransi tinggi terhadap alkohol.

Gubernur Tottori, Shinji Hirai, yang hadir dalam acara peresmian, mengungkapkan kekagumannya. “Saya terkesan betapa realistisnya rekonstruksi ini. Dengan cara yang aneh tapi meyakinkan, saya merasa para leluhur kita memang terlihat seperti ini,” katanya.

Tengkorak wanita ini berasal dari akhir Periode Budaya Tembikar Yayoi (1000 SM–250 M) dan ditemukan di situs arkeologi Aoya Kamijichi pada tahun 2000. Proyek rekonstruksi ini dilakukan oleh Prefektur Tottori dengan dukungan dari Museum Nasional Alam dan Ilmu Pengetahuan Tokyo.

Rekonstruksi ini merupakan yang ketiga dari situs yang sama. Sebelumnya, rekonstruksi telah dilakukan pada seorang pria yang dijuluki “Kamijiro Aoya” dan seorang bocah laki-laki bernama “Raito Aoya.”

Untuk wanita yang baru diresmikan ini, prefektur berencana mengadakan sayembara bagi masyarakat untuk memberi nama yang cocok bagi wajah dari masa lalu ini.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

23 Remaja Ditangkap Terkait Tawuran Besar Geng Motor di Tokyo, Libatkan 60 Orang

23 February 2026 - 14:10 WIB

Prefektur Mie Siapkan Denda hingga Rp50 Juta bagi Pelanggan yang Melecehkan Pegawai Toko dan Restoran

23 February 2026 - 11:10 WIB

Jepang Perluas Barang Bekas: Targetkan Pasar Rp460 Triliun demi Bumi Lebih Sehat

23 February 2026 - 10:10 WIB

Mulai 2026, Turis Resmi Dilarang Ikut JLPT di Jepang

21 February 2026 - 10:10 WIB

Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang

20 February 2026 - 18:10 WIB

Trending on News