Menu

Dark Mode
Film Anime Solo Leveling: Beyond the System Resmi Diumumkan, Lanjutkan Cerita Setelah Season 2 Gaji Pekerja di Jepang Naik Rata-rata 5,01 Persen pada 2026, Tembus Kenaikan di Atas 5 Persen Selama Tiga Tahun Beruntun Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama, Target Atasi Kekurangan Sopir Jepang Siapkan Kereta Ekspres Langsung Narita–Haneda, Waktu Tempuh Bakal Lebih Singkat Mulai 2028, Sony Hentikan Produksi Game Fisik Baru untuk PlayStation Survei: Sekitar 350 Ribu Orang di Jepang Pernah Gunakan Kokain, Angka Tertinggi Sejak 2007

News

Wajah Wanita Jepang dari 1.800 Tahun Lalu Direkonstruksi Secara Realistis

badge-check


					Wajah Wanita Jepang dari 1.800 Tahun Lalu Direkonstruksi Secara Realistis Perbesar

Sebuah visualisasi menakjubkan telah menghidupkan kembali wajah seorang wanita Jepang yang hidup sekitar 1.800 tahun lalu. Rekonstruksi wajah ini didasarkan pada analisis DNA dari tengkoraknya dan diresmikan pada 20 Maret di Taman Sejarah Aoya Kamijichi, Prefektur Tottori.

Berdasarkan penelitian, wanita ini memiliki kulit terang, tanpa tahi lalat, rambut lurus, kelopak mata ganda, iris mata gelap, serta alis tebal. Analisis DNA juga mengungkap bahwa ia memiliki karakteristik genetik seperti kotoran telinga kering dan toleransi tinggi terhadap alkohol.

Gubernur Tottori, Shinji Hirai, yang hadir dalam acara peresmian, mengungkapkan kekagumannya. “Saya terkesan betapa realistisnya rekonstruksi ini. Dengan cara yang aneh tapi meyakinkan, saya merasa para leluhur kita memang terlihat seperti ini,” katanya.

Tengkorak wanita ini berasal dari akhir Periode Budaya Tembikar Yayoi (1000 SM–250 M) dan ditemukan di situs arkeologi Aoya Kamijichi pada tahun 2000. Proyek rekonstruksi ini dilakukan oleh Prefektur Tottori dengan dukungan dari Museum Nasional Alam dan Ilmu Pengetahuan Tokyo.

Rekonstruksi ini merupakan yang ketiga dari situs yang sama. Sebelumnya, rekonstruksi telah dilakukan pada seorang pria yang dijuluki “Kamijiro Aoya” dan seorang bocah laki-laki bernama “Raito Aoya.”

Untuk wanita yang baru diresmikan ini, prefektur berencana mengadakan sayembara bagi masyarakat untuk memberi nama yang cocok bagi wajah dari masa lalu ini.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gaji Pekerja di Jepang Naik Rata-rata 5,01 Persen pada 2026, Tembus Kenaikan di Atas 5 Persen Selama Tiga Tahun Beruntun

4 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Siapkan Kereta Ekspres Langsung Narita–Haneda, Waktu Tempuh Bakal Lebih Singkat

4 July 2026 - 07:03 WIB

Mulai 2028, Sony Hentikan Produksi Game Fisik Baru untuk PlayStation

3 July 2026 - 15:10 WIB

Survei: Sekitar 350 Ribu Orang di Jepang Pernah Gunakan Kokain, Angka Tertinggi Sejak 2007

3 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Kembangkan AI untuk Deteksi Pohon Berisiko Tumbang, Cegah Kecelakaan di Ruang Publik

2 July 2026 - 14:10 WIB

Trending on News