Menu

Dark Mode
Film Anime Solo Leveling: Beyond the System Resmi Diumumkan, Lanjutkan Cerita Setelah Season 2 Gaji Pekerja di Jepang Naik Rata-rata 5,01 Persen pada 2026, Tembus Kenaikan di Atas 5 Persen Selama Tiga Tahun Beruntun Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama, Target Atasi Kekurangan Sopir Jepang Siapkan Kereta Ekspres Langsung Narita–Haneda, Waktu Tempuh Bakal Lebih Singkat Mulai 2028, Sony Hentikan Produksi Game Fisik Baru untuk PlayStation Survei: Sekitar 350 Ribu Orang di Jepang Pernah Gunakan Kokain, Angka Tertinggi Sejak 2007

News

Jaringan Bento Jepang Minta Maaf atas Lelucon April Mop tentang Penghentian Penjualan Nasi

badge-check


					Jaringan Bento Jepang Minta Maaf atas Lelucon April Mop tentang Penghentian Penjualan Nasi Perbesar

Sebuah waralaba bento terkenal di Jepang, Hokka Hokka Tei, telah meminta maaf setelah memposting lelucon April Mop yang mengklaim bahwa mereka akan berhenti menjual nasi di seluruh gerainya di Jepang.

Hokka Hokka Tei segera menghadapi reaksi balik karena menyebabkan kebingungan mengenai apakah pernyataan mereka di platform X (sebelumnya Twitter) adalah lelucon atau pernyataan serius. Hal ini terjadi di tengah lonjakan harga beras yang mencapai rekor tertinggi akibat gangguan rantai pasokan di Jepang.

Pada dini hari Selasa (2 April), akun resmi waralaba ini memposting pernyataan:
“Kami akan berhenti menjual nasi di semua gerai Hokka Hokka Tei di seluruh negeri mengingat harga beras yang melonjak.”

Unggahan tersebut menyertakan tagar yang menunjukkan bahwa itu adalah lelucon April Mop. Namun, banyak orang tetap merasa bingung dan bertanya-tanya apakah pernyataan itu benar atau hanya candaan.

Akibat kritik yang muncul, Hokka Hokka Tei terpaksa mengklarifikasi pada siang hari di hari yang sama bahwa gerai-gerai mereka akan tetap menjual nasi seperti biasa.

“Lelucon ini terlalu gelap. Kami menyesal telah menyebabkan kesalahpahaman,” ujar seorang perwakilan dari jaringan bento tersebut.

Kenaikan harga beras di Jepang dipicu oleh gagal panen pada musim panas 2023, yang mengurangi jumlah beras yang tersedia untuk distribusi di tahun berikutnya. Selain itu, meningkatnya jumlah wisatawan asing juga turut berkontribusi terhadap peningkatan konsumsi beras di restoran, semakin menekan pasokan dalam negeri.

Sc ; JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gaji Pekerja di Jepang Naik Rata-rata 5,01 Persen pada 2026, Tembus Kenaikan di Atas 5 Persen Selama Tiga Tahun Beruntun

4 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Siapkan Kereta Ekspres Langsung Narita–Haneda, Waktu Tempuh Bakal Lebih Singkat

4 July 2026 - 07:03 WIB

Mulai 2028, Sony Hentikan Produksi Game Fisik Baru untuk PlayStation

3 July 2026 - 15:10 WIB

Survei: Sekitar 350 Ribu Orang di Jepang Pernah Gunakan Kokain, Angka Tertinggi Sejak 2007

3 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Kembangkan AI untuk Deteksi Pohon Berisiko Tumbang, Cegah Kecelakaan di Ruang Publik

2 July 2026 - 14:10 WIB

Trending on News