Menu

Dark Mode
Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka Gangguan Sistem, Pembayaran Kartu Kredit Sempat Lumpuh di Berbagai Toko di Jepang Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂ Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun Wisatawan China ke Jepang Anjlok 56%, Kunjungan Turis Asing Ikut Turun di Paruh Pertama 2026 Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun

News

Jepang Kembangkan AI untuk Deteksi Pohon Berisiko Tumbang, Cegah Kecelakaan di Ruang Publik

badge-check


					Jepang Kembangkan AI untuk Deteksi Pohon Berisiko Tumbang, Cegah Kecelakaan di Ruang Publik Perbesar

Insinyur di Jepang tengah mengembangkan sistem berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mengidentifikasi pohon yang berisiko tumbang atau menjatuhkan dahan. Teknologi ini dikembangkan sebagai upaya meningkatkan keselamatan masyarakat di tengah semakin banyaknya pohon tua di taman dan tepi jalan.

Saat ini, sistem AI tersebut mampu menganalisis pohon zelkova dan sakura, sementara jenis lain seperti ginkgo akan ditambahkan pada tahap berikutnya.

Menurut Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang, antara April 2021 hingga November 2024 terjadi 1.732 kecelakaan yang melibatkan pohon di taman maupun pinggir jalan. Dari jumlah tersebut, 110 kasus menyebabkan korban luka atau meninggal dunia.

Salah satu insiden terjadi pada September 2024 di Kota Hino, Tokyo bagian barat, ketika seorang pria tewas setelah tertimpa dahan pohon ginkgo yang patah.

Pemerintah daerah yang bertanggung jawab mengelola pohon-pohon tersebut selama ini menghadapi kendala karena kekurangan tenaga ahli, seperti arboris dan dokter pohon, sehingga inspeksi rutin sulit dilakukan.

Untuk mengatasi masalah tersebut, perusahaan teknologi Optim Corp. bersama operator drone Kyuden Droneservice Co. mengembangkan sistem AI yang memanfaatkan drone untuk mendeteksi pohon yang telah mati.

Sementara itu, Sumitomo Mitsui Construction Co. mengembangkan sistem AI lain yang dapat menganalisis foto batang atau cabang pohon yang mengalami pembusukan menggunakan ponsel atau tablet.

AI tersebut membandingkan foto dengan puluhan ribu gambar pohon dalam basis data, lalu menggabungkannya dengan penilaian para dokter pohon untuk menentukan tingkat risiko pohon tumbang dalam empat kategori.

Hasil analisis dapat diperoleh hanya dalam hitungan menit, kemudian disimpan bersama informasi lokasi pohon dan hasil pemeriksaannya dalam sebuah database.

“Risiko pohon tumbang meningkat jika terdapat rongga di dalam batang atau jamur yang tumbuh pada batangnya. Namun, orang awam sulit menilai kondisi tersebut,” ujar Hidemi Kataoka, dokter pohon yang terlibat dalam pengembangan sistem ini.

Sejumlah pemerintah daerah, termasuk Kota Kizugawa di Prefektur Kyoto, Kota Miyakonojo di Prefektur Miyazaki, serta Pemerintah Metropolitan Tokyo telah menguji teknologi tersebut.

Kota Kizugawa, yang mengelola sekitar 20.000 pohon, mengaku selama ini kesulitan melakukan inspeksi rutin karena keterbatasan jumlah petugas.

“Dengan AI, pemeriksaan dapat dilakukan secara lebih efisien dan konsisten,” kata seorang pejabat Kota Kizugawa.

Menurut Sumitomo Mitsui Construction, sekitar 20 pemerintah daerah sedang mempertimbangkan penggunaan sistem ini. Perusahaan menargetkan layanan tersebut mulai tersedia secara komersial pada tahun fiskal 2027.

“Kebanyakan pohon di taman dan tepi jalan ditanam pada masa pertumbuhan ekonomi pesat Jepang untuk membantu menyerap emisi kendaraan. Kini banyak di antaranya telah memasuki akhir masa hidup,” ujar Sho Tago, Kepala Divisi Green Infrastructure Sumitomo Mitsui Construction.

Ia berharap teknologi AI ini dapat membantu pemerintah daerah mengelola pohon secara lebih efektif meski jumlah tenaga ahli terbatas.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka

16 July 2026 - 17:10 WIB

Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂

16 July 2026 - 13:10 WIB

Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun

16 July 2026 - 12:10 WIB

Wisatawan China ke Jepang Anjlok 56%, Kunjungan Turis Asing Ikut Turun di Paruh Pertama 2026

16 July 2026 - 10:10 WIB

Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun

15 July 2026 - 17:10 WIB

Trending on News