Menu

Dark Mode
Restoran Tradisional di Kyoto Raih 3 Bintang Michelin Pertama dalam 6 Tahun Kepanikan di Kereta JR Jepang, 3 Orang Sekeluarga Dilarikan ke Rumah Sakit Timnas Indonesia Masuk Grup F di Piala Asia 2027, Hadapi Jepang hingga Qatar Prefektur Ibaraki Jepang Mulai Kasih Imbalan Uang untuk Pelapor Pekerja Asing Ilegal Meru Nukumi Gabung Serial Live-Action Baru GTO, Jadi Guru Pendamping Kelas Onizuka Miyazaki Perkuat Kerja Sama dengan Indonesia untuk Perekrutan Tenaga Kerja

Teknologi

Softbank Akan Uji “Base Station di Langit” untuk Jangkauan Komunikasi Lebih Luas dan Cepat Tanggap Bencana

badge-check


					Softbank Akan Uji “Base Station di Langit” untuk Jangkauan Komunikasi Lebih Luas dan Cepat Tanggap Bencana Perbesar

Raksasa telekomunikasi SoftBank Corp. mengumumkan bahwa mereka akan memulai uji coba sistem komunikasi yang beroperasi lebih dekat ke Bumi dibanding satelit.

Sistem ini bernama High Altitude Platform Station (HAPS), yang memancarkan gelombang radio ke permukaan bumi dari ketinggian 20 kilometer.

Uji coba “base station di langit” ini akan dimulai di Jepang pada tahun 2026, dengan target layanan telekomunikasi skala penuh pada tahun 2027 atau setelahnya.

Setiap kendaraan HAPS berukuran 65 meter dan mengandalkan gas helium untuk tetap mengapung di udara. Balon udara ini akan diproduksi oleh Sceye Inc., sebuah perusahaan suku cadang kedirgantaraan asal Amerika Serikat.

Sistem HAPS mampu menjangkau area seluas 200 km di permukaan tanah, menjadikannya solusi ideal untuk memulihkan komunikasi saat bencana serta menyediakan akses jaringan ke daerah-daerah terpencil seperti pegunungan. Sistem ini juga bisa digunakan untuk berkomunikasi dengan drone.

HAPS beroperasi lebih dekat ke bumi dibanding satelit, seperti konstelasi Starlink milik SpaceX dari Amerika Serikat.

Layanan HAPS dapat menyediakan panggilan suara, akses internet, dan layanan lainnya dengan cara yang mirip dengan jaringan darat.

Pejabat SoftBank menyatakan bahwa HAPS dapat mengirimkan gelombang radio hanya dalam hitungan jam setelah bencana terjadi.

“Kami ingin memulihkan komunikasi dalam tiga tahap: respons langsung dengan satelit, layanan HAPS yang tersedia dalam beberapa jam, dan terakhir layanan stasiun darat,” ujar pejabat SoftBank.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Universitas di Tokyo Buka Laboratorium Tanpa Peneliti Manusia, Semua Eksperimen Dilakukan Robot

11 May 2026 - 10:10 WIB

Lexus Luncurkan SUV Listrik 3 Baris Pertama, Siap Rilis di Jepang Musim Dingin

8 May 2026 - 10:10 WIB

Robot Haro dari Anime Mobile Suit Gundam Akan Dikirim ke Luar Angkasa oleh Startup Jepang

7 May 2026 - 10:10 WIB

Denso Kembangkan Teknologi Cas Mobil Listrik Saat Jalan, Target 2029

5 May 2026 - 10:10 WIB

Robot Legendaris Honda P2 Raih Penghargaan Dunia, Pelopor Gerakan Robot Mirip Manusia

29 April 2026 - 10:10 WIB

Trending on Teknologi