Menu

Dark Mode
Tokyo Disney Resort Resmi Naikkan Harga Tiket Mulai Oktober Anime Shangri-La Frontier Season 3 Rilis Teaser Perdana Film Godzilla Baru Resmi Berjudul Godzilla Minus Zero, Tayang Global dengan Format IMAX Jepang Siapkan Aturan Baru, Suara Artis dan Seiyuu Bakal Dilindungi dari Penyalahgunaan AI Film Live-Action Naruto Resmi Buka Audisi Global untuk Naruto, Sasuke, dan Sakura Code Geass x Gundam Wing Resmi Crossover, Manga Baru Mulai Terbit

News

WN Prancis Jadi Orang Asing Pertama yang Jadi Penarik Jinrikisha di Jepang

badge-check


					WN Prancis Jadi Orang Asing Pertama yang Jadi Penarik Jinrikisha di Jepang Perbesar

Di distrik Higashi Chaya, Kanazawa, ada seorang warga Prancis yang menarik perhatian: Joris Dubiable (39), pria asal Prancis yang tengah menjalani pelatihan sebagai penarik becak tradisional Jepang (jinrikisha). Ia akan secara resmi debut sebagai rikisha shafu (penarik becak) asing pertama di Kanazawa pada bulan Juli.

Sejak kecil, Dubiable mengagumi Jepang. Dari seluruh kota yang pernah ia kunjungi, Kanazawa adalah favoritnya. “Saya ingin menyampaikan pesona Kanazawa dari sudut pandang orang asing,” ujarnya penuh semangat. Di tengah kekurangan pemandu wisata berbahasa asing di Jepang, kehadirannya pun diharapkan menjadi tenaga baru yang langsung bisa diandalkan.

Dubiable pindah dari Prancis ke Tokyo pada 2014 dan bekerja sebagai insinyur sistem. Di waktu luangnya, ia menjelajahi berbagai daerah di Jepang. Ketika ia pertama kali mengunjungi Kanazawa, ia jatuh cinta pada kota itu—dengan suasana tradisional dan alamnya yang kaya—hingga akhirnya pindah ke sana pada tahun 2022.

Pertemuannya dengan jinrikisha terjadi pada musim gugur tahun lalu. Melalui kenalan, ia diperkenalkan kepada Yoji Hayashi (43), pemilik Kanazawa Ichirikisha, yang mengajaknya mencoba bekerja sebagai penarik becak. Karena ia menyukai aktivitas fisik dan berinteraksi dengan orang lain, Dubiable pun menerima tantangan itu. Sambil tetap bekerja sebagai insinyur dari rumah, ia mulai menarik becak seminggu sekali sebagai magang.

Ia berlatih di jalur yang dimulai dari Kuil Enchōji (Higashiyama 1-chome) dan mengelilingi area Higashiyama serta Kannonmachi. Kini, ia sedang mempersiapkan “ujian akhir” mengangkut penarik becak senior sebagai penumpang sebelum debut secara resmi.

Pernah Jadi Pemandu Turis Jepang di Prancis

Dubiable fasih berbahasa Prancis, Jepang, dan Inggris. Ia juga memiliki pengalaman sebagai pemandu wisata bagi turis Jepang di negaranya. Menurut Hayashi, “Kami para penarik becak Jepang justru banyak belajar dari dia. Kehadirannya mungkin bisa meningkatkan kualitas layanan seluruh perusahaan.”

Di Kanazawa, jumlah wisatawan asing meningkat seiring melemahnya yen. Namun, kekurangan pemandu wisata berbahasa asing menjadi masalah kronis. Untuk mengatasinya, sebuah NPO yang terdiri dari pemandu lokal resmi pun dibentuk musim semi ini, dan mulai memperkenalkan sistem kompensasi bagi para pemandu.

Dalam situasi ini, Dubiable dipandang sebagai “pendatang baru berbakat” yang sangat dinanti. Ia berkata, “Saya ingin memberikan pelayanan yang membuat wisatawan ingin kembali lagi ke Kanazawa.”

Sc : hokoku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Siapkan Aturan Baru, Suara Artis dan Seiyuu Bakal Dilindungi dari Penyalahgunaan AI

14 July 2026 - 12:10 WIB

El Nino Muncul Lagi, Jepang Waspadai Gelombang Panas Ekstrem dan Dampaknya pada Produksi Beras

13 July 2026 - 10:10 WIB

Warga Indonesia Meninggal Tenggelam di Air Terjun Aichi, Diduga Usai Melompat ke Kolam Air Terjun

13 July 2026 - 07:41 WIB

Bandara Toyama Ganti Nama Jadi “Toyama Takayama Sushi Airport”, Bidik Wisatawan Asing

11 July 2026 - 14:10 WIB

Jepang Resmi Daftarkan “Teh Jepang” sebagai Produk Indikasi Geografis, Lindungi dari Produk Tiruan

11 July 2026 - 13:10 WIB

Trending on News