Menu ✖

Dark Mode
Warga Kumamoto Diundang Melihat Rudal Jarak Jauh Type-25 Jepang Ratusan Orang Tarik Pesawat Boeing 787 di Bandara Narita Jepang Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027 Universal Studios Japan Umumkan Kolaborasi Sailor Moon untuk Universal Cool Japan 2027

Teknologi

Batal Rilis Mobil Listrik, Kerja Sama Honda–Sony Terdampak Perubahan Kebijakan AS

badge-check


					Batal Rilis Mobil Listrik, Kerja Sama Honda–Sony Terdampak Perubahan Kebijakan AS Perbesar

Honda Motor Co. terpaksa meninjau ulang strategi kendaraan listrik (EV) mereka akibat perubahan kebijakan lingkungan di Amerika Serikat, yang berdampak langsung pada kerja sama dengan Sony Group Corp..

Kedua perusahaan mengumumkan pada 25 Maret bahwa mereka membatalkan pengembangan serta peluncuran dua model EV yang sebelumnya sedang dikerjakan.

Seorang pejabat senior Honda menyebut keputusan ini sebagai langkah yang “sangat mengecewakan” dan menyakitkan.

Honda dan Sony sebelumnya mendirikan perusahaan patungan bernama Sony Honda Mobility Inc. pada 2022. Perusahaan ini mengembangkan seri EV generasi baru bernama Afeela, yang menggabungkan teknologi otomotif Honda dengan keahlian hiburan Sony.

Model pertama, sedan Afeela 1 dengan teknologi mengemudi otonom, awalnya dijadwalkan mulai dikirim ke pasar Amerika Serikat pada akhir 2026 dan ke Jepang pada paruh pertama 2027. Namun, seluruh dana pemesanan dari pelanggan akan dikembalikan.

Sementara itu, pengembangan model kedua berupa SUV juga resmi dihentikan.

Honda menyatakan akan mengevaluasi kembali kelanjutan kerja sama dengan Sony, terutama dalam menghadapi masa depan adopsi kendaraan listrik secara luas.

Perubahan ini terjadi setelah Honda pada 12 Maret mengumumkan peninjauan strategi EV mereka, salah satunya karena melambatnya pasar mobil listrik di AS. Bahkan, Honda juga membatalkan tiga model EV baru yang sebelumnya direncanakan untuk pasar Amerika Utara.

Di AS, insentif untuk kendaraan listrik mulai dikurangi di bawah pemerintahan Donald Trump, termasuk penghentian subsidi pembelian EV sejak musim gugur lalu. Dampaknya, pasar EV melambat, sementara mobil hybrid justru menunjukkan performa yang kuat.

Akibat perubahan strategi ini, Honda memperkirakan akan mengalami kerugian besar, termasuk dari pembatalan proyek dan penurunan nilai aset fasilitas produksi.

Perusahaan memproyeksikan kerugian bersih hingga 690 miliar yen (sekitar Rp4,5 triliun) untuk tahun fiskal yang berakhir pada Maret.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bar di Kyoto Punya Bartender Robot yang Dikendalikan Manusia dari Jarak Jauh

29 September 2026 - 12:10 WIB

Kota Utsunomiya Luncurkan Aplikasi “CHIKUWA!” untuk Ringankan Beban Pengurus Asosiasi Lingkungan

28 September 2026 - 10:10 WIB

Jepang Targetkan 10 Juta Robot AI pada 2040 di Tengah Krisis Tenaga Kerja

25 September 2026 - 14:00 WIB

Fujitsu Mulai Jual Global Chip AI Buatan Jepang “Monaka” Mulai November

15 September 2026 - 15:10 WIB

ANA Mulai Gunakan Robot Telepresence untuk Bantu Penumpang di Bandara Regional Jepang

7 September 2026 - 13:36 WIB

Trending on Teknologi