Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan belum ada laporan WNI yang menjadi korban dalam peristiwa longsor yang terjadi di Prefektur Nagano, Jepang, pada Sabtu (8/8) malam.
Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, mengatakan KBRI Tokyo terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak.
Berdasarkan informasi dari media setempat, sekitar 390 orang terisolasi setelah material longsor menutup satu-satunya akses jalan menuju kawasan wisata Nakabusa Onsen di Kota Azumino.
Mereka terdiri dari tamu sejumlah penginapan serta pendaki yang berada di pondok-pondok gunung di kawasan tersebut.
Hingga informasi terakhir, belum ada laporan korban luka akibat longsor. Pemerintah Jepang masih melakukan asesmen untuk mengetahui kondisi di lokasi dan menentukan kapan akses menuju kawasan tersebut dapat kembali dibuka.
Kemlu melalui KBRI Tokyo juga akan terus memantau kondisi WNI di wilayah terdampak dan menyampaikan informasi terbaru apabila telah diperoleh.








