Menu

Dark Mode
Kosakata Jepang untuk Tagihan & Pembayaran Imigrasi Bogor Tangkap 13 WN Jepang Diduga Terlibat Penipuan Daring di Sentul Warga Jepang Mulai Dievakuasi dari Teheran di Tengah Meningkatnya Serangan AS-Israel ke Iran Survei: 40% Keluarga Berpenghasilan Rendah di Jepang Berutang Demi Biaya Masuk Sekolah Anak Presiden Prabowo Berencana Akan Kunjungi Jepang Temui PM Takaichi Akhir Maret Rekor 4,5 Miliar Yen Uang Tunai Diserahkan ke Polisi Tokyo sebagai Barang Hilang pada 2025

TRAVEL

Bisa Rasakan Sensasi Jadi Samurai! Toei Uzumasa Kyoto Village Hampir Rampung Renovasi, Siap Hadir Maret 2026

badge-check


					Bisa Rasakan Sensasi Jadi Samurai! Toei Uzumasa Kyoto Village Hampir Rampung Renovasi, Siap Hadir Maret 2026 Perbesar

Proses renovasi hampir selesai untuk Uzumasa Kyoto Village milik Toei.

Toei merupakan salah satu produsen film samurai dan serial TV terbesar di Jepang. Sekitar 50 tahun lalu, perusahaan ini memadukan sebagian set lokasi syuting filmnya dengan taman hiburan, yang kemudian menjadi Toei Kyoto Studio Park (dalam bahasa Jepang disebut Toei Uzumasa Eigamura). Berlokasi sekitar 30 menit dari Stasiun Kyoto, area ini kini sedang mengalami renovasi besar-besaran dan akan hadir kembali dengan nama Uzumasa Kyoto Village, sebuah pengalaman hiburan imersif yang berfokus pada keseruan bagi pengunjung dewasa.

Seniman dan desainer dari departemen produksi film Toei turut berkontribusi membangun ulang suasana kota Jepang yang hidup dari periode Edo, yang dimulai pada awal abad ke-17 setelah berakhirnya perang panjang era Sengoku. Para pengunjung diundang mengenakan kimono khas zaman tersebut dan “merasakan suasana Kyoto pada periode Edo,” dengan menjelajahi jalanan dan bangunan yang menjadi panggung berbagai pertunjukan serta aktivitas, termasuk petualangan ninja, pertunjukan Noh yang dramatis, kyogen yang bernuansa komedi, serta kelas pemula upacara minum teh dan ikebana (seni merangkai bunga).

Meski kisah tentang samurai penuh aksi dan intrik digemari berbagai kalangan, Toei mempromosikan Uzumasa Kyoto Village sebagai destinasi yang akan sangat dinikmati oleh pengunjung berusia 20–30-an tahun. Mengikuti konsep yang lebih berorientasi dewasa ini, jam operasional yang sebelumnya berakhir pukul 17.00 akan diperpanjang hingga pukul 21.00 agar pengalaman kembali ke masa lampau semakin terasa, terutama setelah hari mulai gelap.

Dalam gambar pratinjau, terlihat pula area yang menyerupai arena permainan cho-han, permainan dadu populer di periode Edo di mana penjudi bertaruh pada hasil genap atau ganjil. Karena perjudian dengan uang kini ilegal di Jepang, kemungkinan taruhan dilakukan dengan sistem hadiah non-uang.

Uzumasa Kyoto Village juga akan memiliki 10 kios makanan dan minuman yang menawarkan hidangan, camilan, serta minuman termasuk craft beer khas Kyoto. Selain itu, terdapat toko suvenir yang menjual berbagai produk seperti keramik Minoyaki (Mino ware).

Pembukaan besar pasca-renovasi dijadwalkan berlangsung pada 28 Maret 2026, dan beberapa area tambahan yang turut direnovasi akan dibuka pada musim semi 2027 dan 2028.

Sc : PRtimes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kyoto Naikkan Pajak Penginapan hingga 10.000 Yen, Himeji Castle Juga Naikkan Harga Tiket untuk Turis Nonresiden

3 March 2026 - 10:10 WIB

Cara Memilih Lokasi Hotel Jepang yang Benar-benar Strategis

19 February 2026 - 19:10 WIB

Berani Dateng? Jepang Buka “Zombie Ship” di Laut Lepas, Horor 2 Jam Tanpa Jalan Kabur

18 February 2026 - 16:10 WIB

Cara Menentukan Jumlah Baju Ideal untuk Trip Jepang

3 February 2026 - 11:30 WIB

Cara Menyesuaikan Pace Jalan Kaki di Jepang Biar Nggak Cepat Tumbang

2 February 2026 - 08:00 WIB

Trending on TRAVEL