Menu

Dark Mode
Festival Yosakoi Dimulai di Jepang, Ribuan Penari Tetap Semangat di Tengah Panas Bencana Tanah Longsor di Prefektur Nagano, Kemlu RI : Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban Pokémon dan YOSHIKI Donasikan Ratusan Juta Yen untuk Korban Gempa Kumamoto WNI Berusia 20 Tahun Dikabarkan Hilang dari Kapal di Perairan Jepang, Diduga Jatuh ke Laut Nagasaki Peringati 81 Tahun Bom Atom, Wali Kota: Senjata Nuklir Adalah Kejahatan Mutlak Jepang Mulai Lindungi Suara Seiyuu dari Penyalahgunaan AI

Teknologi

Canggih Men! Toto Bikin Closet Pintar yang Bisa Analisis Kesehatan Lewat Tinja

badge-check


					Canggih Men! Toto Bikin Closet Pintar yang Bisa Analisis Kesehatan Lewat Tinja Perbesar

Toilet Jepang sudah lama menjadi kebanggaan nasional—dan juga iri dunia. Semua berkat inovasi dari Toto, produsen toilet ternama yang memperkenalkan washlet canggih dengan air pembersih, dudukan hangat saat musim dingin, hingga suara untuk menutupi suara-suara “pribadi”.

Namun Toto tidak berhenti sampai di situ. Mereka kini melangkah lebih jauh: dari sekadar kenyamanan menjadi alat pemantau kesehatan. Dan menurut mereka, tak ada jendela yang lebih akurat untuk melihat kondisi tubuh kita selain dari… bokong.

Seri toilet terbaru bernama Neorest akan dilengkapi sistem pemantauan feses yang secara otomatis merekam hasilnya ke dalam aplikasi ponsel. Pemindai dipasang di dekat nosel air dan bekerja seperti barcode scanner yang menganalisis kotoran saat keluar.

Konsistensi feses diklasifikasikan dalam 7 kategori:

  1. Menggumpal (Clumps)

  2. Berbintil-bintil (Lumpy)

  3. Retak-retak (Cracked)

  4. Normal

  5. Setengah padat (Semi-Solid)

  6. Lembek (Muddy)

  7. Cair (Liquid)

Warna coklatnya juga dinilai dan masuk dalam 3 tingkat kategori. Semua data ini dicatat setiap kali pengguna buang air besar dan bisa dilihat di aplikasi smartphone, lengkap dengan saran gaya hidup agar buang air menjadi lebih normal dan sehat.

Reaksi netizen cukup beragam—sebagian optimistis, sebagian ragu.

“Ini luar biasa. Teknologinya sih bisa disalin, tapi jadi yang pertama itu penting.”
“Aku nggak suka. Nggak mau bokongku dipindai.”
“Ide bagus sih, tapi nanti kalau ketemu darah, langsung dikira kanker usus dan saran aplikasinya bakal itu-itu aja.”
“Bayangin bisa cek urin dan feses setiap hari. Masa depan sudah datang.”
“Takutnya nanti dipindai terus dibilang aku bau.”
“Bagus ini. Kadang desain toilet bikin susah ngelihat hasil buang air.”
“Dulu toiletnya cuma lubang di tanah, sekarang sampai bisa cek kesehatan. Hebat banget.”
“Gimana kalau hacker tahu warna pup ku?”
“Punya aku mungkin bakal ngehang sistemnya.”
“Memang mahal, tapi kalau demi kesehatan, mungkin sepadan.”

Harga dua model Neorest ini memang tidak murah: sekitar 493.900 yen (Rp51 jutaan) dan 542.300 yen (Rp56 jutaan). Namun banyak orang melihatnya sebagai investasi jangka panjang demi kesehatan dan bisa jadi penghemat biaya medis di masa depan—atau bahkan menyelamatkan nyawa.

Masalahnya, agar hasil pemantauan akurat, kamu harus rutin menggunakan toilet jenis ini. Mungkin suatu hari Neorest akan jadi standar umum, tapi untuk sekarang, membayangkan harus tanya ke pelayan restoran, “Permisi, toiletnya sudah pakai pemindai feses belum?” terdengar cukup canggung. Mudah-mudahan saja nanti ada label khusus di toilet umum untuk memberi tahu fitur canggih ini.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Honda Kembangkan Tangan Robot Canggih, Siap Gantikan Pekerjaan di Pabrik?

6 August 2026 - 12:30 WIB

Jepang Kembangkan Kembang Api Ramah Lingkungan, Sisa Ledakannya Bisa Larut dalam Sehari

3 August 2026 - 15:10 WIB

KDDI Luncurkan Aplikasi AI dengan Jawaban Bersumber dari Media Resmi Jepang

29 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama

3 July 2026 - 07:11 WIB

AI di Jepang Kini Bisa “Menerjemahkan” Tangisan Bayi, Bantu Orang Tua Tahu Penyebabnya

26 June 2026 - 16:10 WIB

Trending on Teknologi