Menu ✖

Dark Mode
Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027 Universal Studios Japan Umumkan Kolaborasi Sailor Moon untuk Universal Cool Japan 2027 Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

News

Dua Warga Vietnam Jadi Sopir Bus Asing Pertama di Shikoku, Jepang

badge-check


					Dua Warga Vietnam Jadi Sopir Bus Asing Pertama di Shikoku, Jepang Perbesar

Dua pria asal Vietnam resmi menjadi sopir bus asing pertama di wilayah Shikoku, Jepang, setelah mulai mengoperasikan rute reguler milik perusahaan Iyotetsu Bus di Prefektur Ehime pada akhir Juni.

Keduanya adalah Vo Van Hieu (43) dan Ho Van Quy (33). Mereka bergabung dengan perusahaan pada September 2025 melalui program visa Specified Skilled Worker (SSW) dan telah menyelesaikan berbagai pelatihan mengemudi serta layanan pelanggan sebelum mulai bertugas pada 25 Juni.

Pada 3 Juli, keduanya mengunjungi kantor Pemerintah Prefektur Ehime bersama jajaran Iyotetsu Group. Gubernur Ehime, Tokihiro Nakamura, memberikan semangat kepada mereka dan menyebut profesi sopir transportasi umum sebagai pekerjaan yang sangat penting bagi masyarakat.

Hieu mengaku merasa memiliki tanggung jawab besar sebagai pengemudi bus.

“Saya ingin memberikan layanan yang aman dan nyaman bagi warga Ehime maupun wisatawan, serta menjadi sopir yang bisa dipercaya.”

Sementara itu, Quy mengatakan dirinya terus mempelajari aturan lalu lintas Jepang agar dapat menjaga keselamatan penumpang dengan baik.

Jepang Kekurangan Sopir Bus

Perekrutan sopir asing ini dilakukan karena Jepang sedang menghadapi krisis kekurangan pengemudi transportasi umum.

Menurut perkiraan Nihon Bus Association, Jepang diperkirakan akan kekurangan sekitar 36.000 sopir bus pada tahun 2030.

Iyotetsu Bus sendiri dalam beberapa tahun terakhir terpaksa mengurangi rute dan frekuensi perjalanan akibat berkurangnya jumlah sopir. Perusahaan bahkan telah menaikkan gaji pengemudi lebih dari 7 persen selama tiga tahun berturut-turut, namun jumlah pelamar masih belum mencukupi.

Presiden Iyotetsu Group, Ichiro Shimizu, mengatakan kehadiran dua sopir asal Vietnam tersebut sangat membantu perusahaan dalam mempertahankan layanan transportasi bagi masyarakat.

Dari Magang ke Sopir Bus

Sebelum menjadi sopir bus, Hieu dan Quy pernah datang ke Jepang sebagai peserta program magang teknis.

Keduanya kini sudah mampu berkomunikasi dalam bahasa Jepang sehari-hari dan terus belajar sambil bekerja bersama rekan-rekan mereka di depot bus.

Quy mengaku sempat gugup saat pertama kali membawa bus penumpang.

“Tapi sekarang saya mulai terbiasa. Saya selalu berusaha berhenti di posisi yang memudahkan penumpang naik dan turun.”

Sementara Hieu berharap suatu hari nanti bisa dipercaya untuk mengemudikan bus antarkota dan bus pariwisata di Jepang.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality

2 October 2026 - 15:10 WIB

Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral

2 October 2026 - 12:10 WIB

Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027

2 October 2026 - 10:10 WIB

Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober

1 October 2026 - 15:10 WIB

Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

1 October 2026 - 12:10 WIB

Trending on News