Menu ✖

Dark Mode
Pemerintah Jepang Akan Izinkan Sopir Taksi dan Bus Mengusir Penumpang yang Bersikap Kasar Pria WNI Asal Indonesia Ditangkap atas Dugaan Pelecehan Seksual di Festival Jepang Jepang Siapkan Bantuan 30.000 Yen bagi 20 Juta Pekerja Berpenghasilan Rendah Jumlah Warga Asing di Jepang Tembus Rekor 4,28 Juta Orang Hingga Akhir Juni 2026 Bandai Namco Umumkan Game Mobile Gundam Blitz Order, Hadir dengan Sistem Idle RPG Jepang Hentikan Sementara Ujian SIM Berbahasa Vietnam di Chiba, Diduga Soal Bocor

News

Gempa 6,7 Magnitudo Guncang Jepang, Peringatan Tsunami Dicabut Sebelum Tengah Malam

badge-check


					Gempa 6,7 Magnitudo Guncang Jepang, Peringatan Tsunami Dicabut Sebelum Tengah Malam Perbesar

Jepang mengeluarkan peringatan tsunami pada Senin malam setelah gempa bermagnitudo 6,7 mengguncang wilayah barat daya negara tersebut. Peringatan ini kemudian dicabut setelah beberapa jam.

Awalnya, Badan Meteorologi Jepang memperkirakan kekuatan gempa mencapai magnitudo 6,9, tetapi kemudian direvisi menjadi 6,7. Tidak ada laporan kerusakan besar yang diterima. Sebagai langkah pencegahan, warga di beberapa wilayah pesisir diminta untuk mengungsi.

Seorang pria di Kyushu dilaporkan mengalami cedera ringan akibat terjatuh dari tangga, menurut NHK TV. Layanan kereta api di Stasiun Miyazaki dihentikan sementara, menyebabkan beberapa penumpang tertahan.

NHK juga melaporkan bahwa tsunami setinggi 1 meter diperkirakan mencapai daratan dalam waktu 30 menit setelah gempa, tetapi gelombang yang terdeteksi di Pelabuhan Miyazaki hanya setinggi 20 cm. Peringatan tsunami yang sebelumnya dikeluarkan untuk Prefektur Miyazaki di Pulau Kyushu dan Prefektur Kochi di Pulau Shikoku dicabut menjelang tengah malam.

Warga diimbau untuk menjauhi perairan, termasuk sungai, serta tetap waspada terhadap tanah longsor dan benda yang mungkin jatuh di dalam rumah. “Gempa susulan dapat terjadi dalam dua hingga tiga hari ke depan,” kata Shigeki Aoki, pejabat Badan Meteorologi Jepang.

Gempa yang berpusat di kedalaman 30 kilometer ini terasa di sebagian besar wilayah Kyushu. Meskipun gempa mengguncang cukup kuat, pasokan listrik tetap stabil, dan tidak ada masalah yang dilaporkan di pos pemantauan pembangkit nuklir di area tersebut.

Sebagai negara yang berada di sepanjang “Ring of Fire,” Jepang sering dilanda gempa bumi. Para ahli Badan Meteorologi Jepang juga membahas kemungkinan kaitan gempa ini dengan aktivitas di Nankai Trough, sebuah wilayah yang rentan terhadap gempa besar berkala.

Gempa besar terakhir di Nankai Trough terjadi di Shikoku pada tahun 1946, yang menewaskan lebih dari 1.300 orang. Sementara itu, wilayah ini juga mengalami gempa bermagnitudo 7,1 pada Agustus tahun lalu.

Sc : kyodo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Jepang Akan Izinkan Sopir Taksi dan Bus Mengusir Penumpang yang Bersikap Kasar

19 October 2026 - 12:10 WIB

Pria WNI Asal Indonesia Ditangkap atas Dugaan Pelecehan Seksual di Festival Jepang

19 October 2026 - 11:10 WIB

Jepang Siapkan Bantuan 30.000 Yen bagi 20 Juta Pekerja Berpenghasilan Rendah

19 October 2026 - 10:10 WIB

Jumlah Warga Asing di Jepang Tembus Rekor 4,28 Juta Orang Hingga Akhir Juni 2026

17 October 2026 - 14:36 WIB

Jepang Hentikan Sementara Ujian SIM Berbahasa Vietnam di Chiba, Diduga Soal Bocor

16 October 2026 - 12:10 WIB

Trending on News