Jalan raya, stasiun kereta, hingga bandara di Jepang dipenuhi penumpang pada Sabtu saat masyarakat mulai bepergian untuk pulang kampung maupun liburan, menandai dimulainya periode puncak libur panjang Golden Week.
Musim liburan tersibuk di Jepang setelah Tahun Baru dan Obon ini dimulai sejak akhir April, dengan periode lima hari yang mencakup empat hari libur nasional berturut-turut.
Di Stasiun Tokyo, sebuah keluarga dari Prefektur Chiba berencana berlibur ke Kyoto dan Nara. Seorang anak berusia 4 tahun, Nanami Sotozaki, mengatakan ingin memberi makan rusa—aktivitas populer di Nara yang terkenal dengan rusa liarnya.
Sementara itu di Stasiun Shin-Osaka, petugas terlihat sibuk mengarahkan penumpang di sekitar gerbang tiket. Di dalam stasiun, antrean panjang juga terlihat di toko oleh-oleh.
Seorang warga Osaka berusia 28 tahun, Honoka Hamasaki, mengaku antusias melakukan perjalanan ke Prefektur Yamanashi bersama pacarnya untuk mengunjungi lokasi syuting drama TV.
Namun, perjalanan tidak sepenuhnya lancar. Menurut JR East, angin kencang dan pohon tumbang sempat mengganggu operasional di jalur Yamagata Shinkansen antara Tokyo dan Stasiun Shinjo di Prefektur Yamagata.
Lonjakan mobilitas ini menunjukkan tingginya minat masyarakat Jepang untuk bepergian selama libur panjang, meski di tengah potensi gangguan transportasi.
Sc : JT










