Menu

Dark Mode
Imigrasi Bogor Tangkap 13 WN Jepang Diduga Terlibat Penipuan Daring di Sentul Warga Jepang Mulai Dievakuasi dari Teheran di Tengah Meningkatnya Serangan AS-Israel ke Iran Survei: 40% Keluarga Berpenghasilan Rendah di Jepang Berutang Demi Biaya Masuk Sekolah Anak Presiden Prabowo Berencana Akan Kunjungi Jepang Temui PM Takaichi Akhir Maret Rekor 4,5 Miliar Yen Uang Tunai Diserahkan ke Polisi Tokyo sebagai Barang Hilang pada 2025 One Piece Tembus 600 Juta Kopi di Seluruh Dunia, Rayakan dengan Proyek Film Spesial

Entertainment

Grup Band TOKIO Resmi Membubarkan Diri

badge-check


					Grup Band TOKIO Resmi Membubarkan Diri Perbesar

Situs resmi grup band rock Jepang TOKIO mengumumkan bahwa grup tersebut telah memutuskan untuk membubarkan diri mulai Rabu (26 Juni), menyusul terungkapnya pelanggaran etika atau “compliance” oleh salah satu anggotanya, Taichi Kokubun, di masa lalu.

Dalam pernyataan resmi, grup tersebut menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada semua pihak atas pelanggaran yang dilakukan oleh Kokubun. Setelah berdiskusi dan mengonfirmasi niat satu sama lain, para anggota menyimpulkan bahwa akan sulit untuk melanjutkan aktivitas sebagai grup dan mendapatkan kembali kepercayaan serta dukungan publik.

Sebelumnya, pada 20 Juni, situs resmi TOKIO telah mengumumkan bahwa Kokubun diskors tanpa batas waktu setelah pelanggaran tersebut terungkap. Ia diminta untuk merenungi tindakannya secara mendalam. Dalam komentarnya, Kokubun menyatakan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan menyebut bahwa semuanya disebabkan oleh ketidakdewasaan, kelalaian, dan kurangnya kesadaran atas tanggung jawab yang ia emban.

Presiden stasiun televisi Nippon TV, Hiroyuki Fukuda, juga mengadakan konferensi pers pada hari yang sama, mengonfirmasi adanya beberapa pelanggaran etika di masa lalu oleh Kokubun, serta mengumumkan bahwa ia akan mundur dari acara televisi populer Tetsuwan Dash, program yang selama ini identik dengan kehadiran grup TOKIO.

Menyusul pengumuman pembubaran TOKIO, Nippon TV menyatakan bahwa program Tetsuwan Dash akan tetap berlanjut, dan menyampaikan keinginan agar dua mantan anggota grup, Shigeru Joshima dan Masahiro Matsuoka, tetap tampil dalam acara tersebut.

TOKIO sebelumnya juga pernah menghadapi masalah pada tahun 2018, ketika mantan bassist dan vokalis mereka, Tatsuya Yamaguchi, keluar dari grup dan mengakhiri kontraknya dengan agensi Johnny & Associates (kini Starto Entertainment) setelah dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap siswi SMA.

TOKIO memulai debut CD mereka pada tahun 1994, dan dikenal luas karena membawakan lagu tema pembuka untuk beberapa anime terkenal seperti Kochira Katsushika-ku Kamearikouen-mae Hashutsujo, Kodocha, The Skull Man, Soar High! Isami, dan Tsuyoshi Shikkari Shinasai.

Sc : ANN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Drama Live-Action Solitary Gourmet Umumkan Season 11, Tayang April 2026

27 February 2026 - 16:10 WIB

Trailer Eksklusif One Piece Live-Action Season 2 Dirilis, Tayang 10 Maret di Netflix

27 February 2026 - 14:10 WIB

Komposer Game Jepang Shigeru Ikeda Meninggal Dunia di Usia 57 Tahun

26 February 2026 - 18:10 WIB

Drummer LUNA SEA, Shinya, Meninggal Dunia di Usia 56 Tahun Setelah Berjuang Melawan Kanker

23 February 2026 - 16:10 WIB

Jun Matsumoto Resmi Bergabung di Live-Action Chiruran: Shinsengumi Requiem, Tayang Maret

19 February 2026 - 19:10 WIB

Trending on Entertainment