Menu

Dark Mode
Jepang Siapkan Uji Coba Transplantasi Ginjal Babi ke Manusia Mulai 2028 Festival Awa Odori di Jepang Jual Tiket VIP Rp55 Juta, Bisa Nonton dari Sofa Sambil Menikmati Hidangan Mewah Drama Panggung Spirited Away Gelar Tur Dunia, Perdana Tampil di Amerika Utara Tim Samurai Blue Tersingkir di 32 Besar dari Piala Dunia, Kebobolan di Menit Akhir saat 1-2 Lawan Brasil Belum Lama Tamat, Anime Wistoria: Wand and Sword Langsung Dapat Lampu Hijau untuk Season 3 Anime Kill Blue Resmi Berlanjut ke Season 2 Usai Episode Terakhir Tayang

News

Gubernur Akita Minta Bantuan JSDF Jepang Hadapi Gelombang Serangan Beruang

badge-check


					Gubernur Akita Minta Bantuan JSDF Jepang Hadapi Gelombang Serangan Beruang Perbesar

Gubernur Prefektur Akita, wilayah pegunungan di utara Jepang, menyerukan bantuan JSDF untuk melindungi warga dari gelombang serangan beruang yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Kelelahan di lapangan sudah mencapai batasnya,” ujar Gubernur Kenta Suzuki dalam unggahan Instagram pada Minggu. Ia mengatakan berencana untuk mengunjungi Kementerian Pertahanan pada Selasa untuk meminta bantuan dalam perburuan beruang (bear cull) guna mengendalikan populasi yang semakin berbahaya.

Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan mengatakan belum mengetahui adanya rencana kunjungan tersebut.

Seruan Suzuki muncul setelah serangan beruang di Akita pada Jumat yang menewaskan satu orang dan melukai tiga lainnya, di tengah lonjakan jumlah serangan beruang di seluruh Jepang tahun ini.

Menurut otoritas setempat, 54 orang telah tewas atau terluka di Akita tahun ini, naik drastis dari 11 kasus tahun lalu, sementara penampakan beruang meningkat sekitar enam kali lipat menjadi lebih dari 8.000 insiden.

Peningkatan jumlah beruang dan depopulasi di pedesaan membuat interaksi manusia dan beruang semakin sering terjadi. Banyak pertemuan terjadi di permukiman dan desa, tempat beruang mencari makanan—bahkan memasuki rumah penduduk dan dua kali supermarket.

Krisis ini semakin diperparah oleh kurangnya pemburu berpengalaman akibat populasi yang menua, serta beruang yang kini tampak semakin tidak takut terhadap manusia.

Beruang hitam Jepang, yang umum di sebagian besar wilayah negara itu, dapat berat hingga 140 kilogram, sementara beruang cokelat di Pulau Hokkaido bisa mencapai 400 kilogram.

Sebagai langkah darurat, pemerintah Akita telah mendistribusikan semprotan penolak beruang (bear spray) di sepanjang jalur sekolah anak-anak untuk memastikan keselamatan mereka, ujar Suzuki.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Siapkan Uji Coba Transplantasi Ginjal Babi ke Manusia Mulai 2028

30 June 2026 - 11:10 WIB

Festival Awa Odori di Jepang Jual Tiket VIP Rp55 Juta, Bisa Nonton dari Sofa Sambil Menikmati Hidangan Mewah

30 June 2026 - 10:10 WIB

Tim Samurai Blue Tersingkir di 32 Besar dari Piala Dunia, Kebobolan di Menit Akhir saat 1-2 Lawan Brasil

30 June 2026 - 07:12 WIB

Gempa Magnitudo 6,1 Kembali Guncang Jepang Timur Laut, Otoritas Waspadai Gempa Susulan

29 June 2026 - 12:10 WIB

Pasangan WNI Ditangkap di Jepang, Diduga Jalankan Layanan Kirim Uang Ilegal dengan Nilai Transaksi 1 Miliar Yen

29 June 2026 - 11:10 WIB

Trending on News