Menu

Dark Mode
Kabar Duka! WNI Peserta Magang Meninggal Tersangkut Mesin Mixer Saat Bekerja di Jepang Trailer Baru Film Live-Action Street Fighter Dirilis, Tayang Oktober 2026 Jalan Tol di Kumamoto Rusak Akibat Gempa, Perbaikan Diperkirakan Butuh Minimal 2 Tahun 35 Persen Anak Muda Jepang Tak Berniat Menikah, Khawatir soal Penghasilan hingga Kehilangan Waktu Luang Toyohiro Akiyama, Orang Jepang Pertama yang Terbang ke Luar Angkasa, Meninggal Dunia Jepang Akan Luncurkan Kereta Wisata Mewah dengan Sajian Masakan Prancis

News

Hampir 200.000 Orang Diimbau Mengungsi di Jepang Akibat Hujan Deras dan Tanah Longsor!

badge-check


					Hampir 200.000 Orang Diimbau Mengungsi di Jepang Akibat Hujan Deras dan Tanah Longsor! Perbesar

Hampir 200.000 orang di Jepang barat diimbau untuk mengungsi pada hari Sabtu karena pihak berwenang memperingatkan akan kemungkinan terjadinya tanah longsor dan banjir, sementara sisa-sisa dari badai tropis melanda negara tersebut.

Badan Meteorologi Jepang menyatakan bahwa “udara hangat dan lembap… menyebabkan hujan deras disertai petir di Jepang barat,” sebagian disebabkan oleh Kong-rey, yang telah diturunkan statusnya menjadi sistem tekanan rendah ekstratropis dari sebuah taifun.

Kota Matsuyama “mengeluarkan peringatan tingkat tertinggi, mengimbau 189.552 penduduk di 10 distrik untuk mengungsi dan segera mengamankan keselamatan,” kata seorang pejabat kota kepada AFP.

Meskipun evakuasi tidak bersifat wajib, peringatan tingkat tertinggi di Jepang biasanya dikeluarkan ketika sangat mungkin bahwa suatu bencana telah terjadi.

Para peramal cuaca memperingatkan bahwa tanah longsor dan banjir dapat memengaruhi Jepang barat pada hari Sabtu dan Jepang timur pada hari Minggu.

Akibat hujan, kereta peluru sementara dihentikan antara Tokyo dan wilayah Fukuoka selatan di pagi hari sebelum melanjutkan dengan jadwal yang tertunda.

Kong-rey menerjang Taiwan pada hari Kamis sebagai salah satu badai terbesar yang melanda pulau itu dalam beberapa dekade.

Badai ini merenggut setidaknya tiga nyawa dan melukai 690 orang, menurut Badan Pemadam Kebakaran Nasional, yang menambahkan satu kematian pekerja migran ke dalam angka tersebut pada hari Sabtu.

Badai tersebut memutuskan pasokan listrik untuk 957.061 rumah tangga, 27.781 di antaranya masih gelap pada hari Sabtu.

Para ilmuwan mengatakan bahwa perubahan iklim yang dipicu oleh manusia semakin meningkatkan risiko yang ditimbulkan oleh hujan deras karena atmosfer yang lebih hangat menampung lebih banyak air.

Sc : japantoday

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kabar Duka! WNI Peserta Magang Meninggal Tersangkut Mesin Mixer Saat Bekerja di Jepang

3 September 2026 - 13:05 WIB

Jalan Tol di Kumamoto Rusak Akibat Gempa, Perbaikan Diperkirakan Butuh Minimal 2 Tahun

2 September 2026 - 11:10 WIB

35 Persen Anak Muda Jepang Tak Berniat Menikah, Khawatir soal Penghasilan hingga Kehilangan Waktu Luang

2 September 2026 - 09:40 WIB

Toyohiro Akiyama, Orang Jepang Pertama yang Terbang ke Luar Angkasa, Meninggal Dunia

2 September 2026 - 06:48 WIB

Jepang Akan Luncurkan Kereta Wisata Mewah dengan Sajian Masakan Prancis

2 September 2026 - 06:32 WIB

Trending on News