Menu

Dark Mode
Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka Gangguan Sistem, Pembayaran Kartu Kredit Sempat Lumpuh di Berbagai Toko di Jepang Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂ Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun Wisatawan China ke Jepang Anjlok 56%, Kunjungan Turis Asing Ikut Turun di Paruh Pertama 2026 Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun

News

Hampir Separuh Pekerja Muda Jepang Lakukan “Oshi-katsu”, Bantu Tingkatkan Motivasi Kerja

badge-check


					Hampir Separuh Pekerja Muda Jepang Lakukan “Oshi-katsu”, Bantu Tingkatkan Motivasi Kerja Perbesar

Hampir 50 persen pekerja penuh waktu berusia 20-an di Jepang aktif melakukan oshi-katsu, yakni kegiatan mendukung idola favorit seperti artis, karakter anime, hingga atlet olahraga. Data tersebut terungkap dalam survei terbaru yang dirilis oleh perusahaan rekrutmen Mynavi Corp.

Oshi-katsu biasanya dilakukan dengan membeli merchandise, menghadiri acara, hingga aktif memposting di media sosial. Menurut perwakilan Mynavi, tren ini semakin berkembang seiring meningkatnya kebutuhan hidup yang lebih bermakna serta penggunaan media sosial yang sangat luas di kalangan generasi muda.

Survei yang dilakukan secara daring pada Oktober itu menargetkan karyawan tetap berusia 20 hingga 50-an di seluruh Jepang, dengan sekitar 20.000 responden yang valid. Secara keseluruhan, 28,5 persen responden menyatakan mereka melakukan oshi-katsu.

Angka tersebut paling tinggi pada pekerja usia 20-an yakni 49,2 persen, disusul kelompok usia 30-an sebanyak 33,7 persen. Pada usia 40-an angkanya turun menjadi 22,6 persen dan hanya 15,5 persen pada usia 50-an.

Kategori idola menjadi yang paling banyak didukung, kemudian karakter anime dan anime, serta atlet dan dunia olahraga.

Rata-rata pengeluaran untuk oshi-katsu mencapai lebih dari 13.000 yen (sekitar Rp1,3 juta) per bulan, dengan pekerja usia 30-an tercatat mengeluarkan biaya paling besar yaitu sekitar 14.692 yen.

Menariknya, hampir 80 persen dari mereka yang melakukan kegiatan ini merasa hidup pribadi mereka menjadi lebih menyenangkan, dan lebih dari 60 persen menyatakan hal itu memotivasi mereka untuk bekerja lebih giat.

Beberapa perusahaan bahkan mulai menyediakan fasilitas pendukung untuk oshi-katsu. Dalam survei terpisah terhadap manajer perekrutan, ada perusahaan yang menawarkan cuti khusus kesejahteraan hingga tiket gratis pertandingan olahraga bagi karyawan yang ingin mendukung idola mereka.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka

16 July 2026 - 17:10 WIB

Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂

16 July 2026 - 13:10 WIB

Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun

16 July 2026 - 12:10 WIB

Wisatawan China ke Jepang Anjlok 56%, Kunjungan Turis Asing Ikut Turun di Paruh Pertama 2026

16 July 2026 - 10:10 WIB

Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun

15 July 2026 - 17:10 WIB

Trending on News