Menu

Dark Mode
Bandara Toyama Ganti Nama Jadi “Toyama Takayama Sushi Airport”, Bidik Wisatawan Asing Jepang Resmi Daftarkan “Teh Jepang” sebagai Produk Indikasi Geografis, Lindungi dari Produk Tiruan Bandara Narita Bakal Perluas Landasan Pacu, Pemerintah Jepang Siap Tempuh Akuisisi Lahan Bos Perusahaan Pembongkaran di Jepang Ditangkap, Sengaja Mempekerjakan 2 WNI yang Overstay Pernyataan Presiden AS Donald Trump Salah Sebut Iran Jadi “Republik Islam Jepang”, Tuai Reaksi di Jepang Bandara di Noto Jepang Resmi Berganti Nama Sementara Bertema Pokémon untuk Dongkrak Pariwisata

Teknologi

Honda Berhasil Uji Coba Roket Dapat Digunakan Kembali, Siap Masuk Industri Antariksa

badge-check


					Honda Berhasil Uji Coba Roket Dapat Digunakan Kembali, Siap Masuk Industri Antariksa Perbesar

Honda, produsen mobil terbesar kedua di Jepang, mengumumkan telah berhasil melakukan uji coba roket eksperimental yang dapat digunakan kembali, sebagai bagian dari rencananya untuk masuk ke sektor antariksa.

Perusahaan ini menargetkan bisa menguasai teknologi peluncuran suborbital pada tahun 2029. Dalam uji coba yang dilakukan di Hokkaido, prototipe roket setinggi sekitar 6 meter terbang selama satu menit dan berhasil mendarat hanya 37 sentimeter dari titik pendaratan yang ditentukan, setelah mencapai ketinggian hampir 300 meter.

“Uji coba ini berhasil diselesaikan dengan baik, untuk pertama kalinya Honda berhasil mendaratkan roketnya,” kata Honda dalam pernyataan resmi pada Selasa (18/6).

Honda menilai permintaan untuk roket peluncur satelit akan terus meningkat di masa depan, seiring dengan berkembangnya kebutuhan sistem data di luar angkasa.

“Honda memilih untuk menghadapi tantangan teknologi ini dengan memanfaatkan keahlian yang telah dikembangkan melalui berbagai produk, termasuk teknologi kendaraan otonom,” tulis perusahaan tersebut.

Ke depannya, roket buatan Honda ini diharapkan dapat membantu pemasangan alat komunikasi berbasis satelit dan pemantauan kondisi lingkungan seperti pemanasan global.

Saat ini, SpaceX milik Elon Musk dikenal sebagai pelopor roket yang bisa digunakan berulang kali — sebuah teknologi yang sedang dilirik banyak perusahaan di seluruh dunia.

Sementara itu, Badan Eksplorasi Antariksa Jepang (JAXA) juga tengah berupaya menjadi pemain besar dalam peluncuran satelit dengan roket H3 mereka, meskipun roket ini belum memiliki teknologi reusable.

Beberapa startup Jepang juga ikut terjun ke bidang ini, termasuk Space One, yang pada Desember lalu mengalami kegagalan peluncuran roket untuk kedua kalinya.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama

3 July 2026 - 07:11 WIB

AI di Jepang Kini Bisa “Menerjemahkan” Tangisan Bayi, Bantu Orang Tua Tahu Penyebabnya

26 June 2026 - 16:10 WIB

Lembaga Anilis Audio Jepang Ciptakan Musik Pengantar Tidur Bayi, Ditonton Jutaan Kali

22 June 2026 - 10:10 WIB

Nissan Luncurkan Kicks Baru di Jepang, Andalkan Teknologi Hybrid Generasi Terbaru

18 June 2026 - 12:10 WIB

JR East Luncurkan Kereta Tidur Mewah “Luna Azul”, Bisa Tidur di Tokyo dan Bangun di Aomori

13 June 2026 - 18:10 WIB

Trending on Teknologi