Menu

Dark Mode
Restoran Tradisional di Kyoto Raih 3 Bintang Michelin Pertama dalam 6 Tahun Kepanikan di Kereta JR Jepang, 3 Orang Sekeluarga Dilarikan ke Rumah Sakit Timnas Indonesia Masuk Grup F di Piala Asia 2027, Hadapi Jepang hingga Qatar Prefektur Ibaraki Jepang Mulai Kasih Imbalan Uang untuk Pelapor Pekerja Asing Ilegal Meru Nukumi Gabung Serial Live-Action Baru GTO, Jadi Guru Pendamping Kelas Onizuka Miyazaki Perkuat Kerja Sama dengan Indonesia untuk Perekrutan Tenaga Kerja

Teknologi

Honda Pangkas Investasi Teknologi Mobil Listrik hingga 2030 karena Pasar EV Melambat

badge-check


					Honda Pangkas Investasi Teknologi Mobil Listrik hingga 2030 karena Pasar EV Melambat Perbesar

Perusahaan otomotif Honda Motor Co. mengumumkan pada Selasa (14 Mei 2025) bahwa mereka akan memangkas rencana investasinya dalam teknologi kendaraan listrik (EV) hingga tahun fiskal 2030 menjadi sekitar 7 triliun yen (sekitar 48 miliar dolar AS), dari rencana sebelumnya sebesar 10 triliun yen. Langkah ini diambil karena pertumbuhan pasar EV yang lebih lambat dari perkiraan.

Revisi ini mencerminkan penundaan rencana investasi sebesar 1,5 triliun yen untuk memulai operasional fasilitas EV baru di Kanada — termasuk pabrik mobil listrik dan pabrik baterai — yang kini dijadwalkan mundur dua tahun dari target semula tahun 2028.

Presiden Honda, Toshihiro Mibe, dalam konferensi pers menyatakan bahwa perlambatan pertumbuhan EV di Amerika Utara dan Eropa, serta pelonggaran regulasi lingkungan di sektor otomotif, seperti di negara bagian California, menjadi alasan utama tinjauan ulang ini.

“Mengenai proyek investasi di Kanada, bukan berarti kami pasti akan memulainya dua tahun lagi. Kami akan mengevaluasi situasi saat itu sebelum memutuskan,” ujar Mibe.

Honda juga menurunkan proyeksi rasio penjualan EV terhadap total penjualannya di tahun 2030 dari 30 persen menjadi sekitar 20 persen.

Padahal, pada Mei 2024 lalu, Honda sempat mengumumkan akan melipatgandakan investasinya dalam teknologi EV menjadi sekitar 10 triliun yen hingga 2030, demi menghadapi tantangan dari para pesaing global seperti Tesla Inc. dan BYD Co. asal Tiongkok.

Meskipun merevisi rencana investasi, Mibe tetap menegaskan bahwa kendaraan listrik akan menjadi solusi terbaik untuk mencapai netralitas karbon dalam jangka panjang.

Honda tetap mempertahankan target jangka panjangnya, yaitu mencapai 100 persen penjualan kendaraan baru berupa EV dan kendaraan sel bahan bakar (fuel-cell) pada tahun 2040.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Universitas di Tokyo Buka Laboratorium Tanpa Peneliti Manusia, Semua Eksperimen Dilakukan Robot

11 May 2026 - 10:10 WIB

Lexus Luncurkan SUV Listrik 3 Baris Pertama, Siap Rilis di Jepang Musim Dingin

8 May 2026 - 10:10 WIB

Robot Haro dari Anime Mobile Suit Gundam Akan Dikirim ke Luar Angkasa oleh Startup Jepang

7 May 2026 - 10:10 WIB

Denso Kembangkan Teknologi Cas Mobil Listrik Saat Jalan, Target 2029

5 May 2026 - 10:10 WIB

Robot Legendaris Honda P2 Raih Penghargaan Dunia, Pelopor Gerakan Robot Mirip Manusia

29 April 2026 - 10:10 WIB

Trending on Teknologi