Menu

Dark Mode
Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka Gangguan Sistem, Pembayaran Kartu Kredit Sempat Lumpuh di Berbagai Toko di Jepang Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂ Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun Wisatawan China ke Jepang Anjlok 56%, Kunjungan Turis Asing Ikut Turun di Paruh Pertama 2026 Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun

Teknologi

Jepang Bikin Kecoa Menjadi Robot : Solusi Inovatif untuk Misi Penyelamatan Bencana!

badge-check


					Jepang Bikin Kecoa Menjadi Robot : Solusi Inovatif untuk Misi Penyelamatan Bencana! Perbesar

Para peneliti telah berhasil mengubah seekor kecoa menjadi robot yang dapat dikerahkan di daerah bencana yang terlalu berbahaya untuk dijangkau oleh personel pencarian dan penyelamatan manusia. Peneliti, yang sebagian besar berasal dari institut riset Riken, mengungkapkan bahwa kecoa Madagascar yang dilengkapi dengan sel surya ultratipis dan unit komunikasi nirkabel Bluetooth dapat bergerak ke kanan atau ke kiri sesuai dengan instruksi yang diberikan.

Sc : asahi

 

“Jika kita bisa memasang sensor suhu tipis pada serangga, kita mungkin dapat memobilisasi serangga cyborg untuk menemukan orang yang terjebak di bawah puing-puing saat bencana,” kata Kenjiro Fukuda, seorang ilmuwan senior di Riken.

Generator daya sangat penting untuk mengendalikan pergerakan serangga dan mengumpulkan data dari mereka. Fukuda dan rekan-rekannya mengembangkan sel surya setebal 4 mikrometer, yang merupakan sel tertipis di dunia, agar tidak mengganggu kemampuan gerak serangga. Baterai ini dapat diisi ulang selama serangga tersebut masih hidup.

Tim riset menyatakan bahwa kecoa Madagascar sepanjang 6 sentimeter yang dipasang dengan sel surya dapat dengan mudah membalikkan diri saat terjatuh selama percobaan. Unit Bluetooth ditempatkan di bagian atas tubuh kecoa.

Kecoa memiliki sepasang organ sensorik yang disebut cercus pada segmen paling belakang abdomen mereka. Stimulasi pada cercus kanan membuat mereka berbelok ke kanan, dan sebaliknya. Para ilmuwan menerapkan stimulasi pada cercus kanan kecoa cyborg melalui komunikasi radio dan mengonfirmasi bahwa ia segera berbelok ke kanan.

Meskipun pengembangan unit komunikasi nirkabel yang lebih kecil tetap menjadi tantangan, Fukuda mengatakan bahwa teknologi ini dapat diterapkan di banyak bidang, tergantung pada jenis sensor yang dipasang. “Kami akan bekerja untuk meningkatkan kinerja sel surya, seperti meningkatkan kapasitas pembangkit daya,” ujarnya.

Temuan tim telah dipublikasikan dalam edisi online jurnal ilmiah npj Flexible Electronics.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama

3 July 2026 - 07:11 WIB

AI di Jepang Kini Bisa “Menerjemahkan” Tangisan Bayi, Bantu Orang Tua Tahu Penyebabnya

26 June 2026 - 16:10 WIB

Lembaga Anilis Audio Jepang Ciptakan Musik Pengantar Tidur Bayi, Ditonton Jutaan Kali

22 June 2026 - 10:10 WIB

Nissan Luncurkan Kicks Baru di Jepang, Andalkan Teknologi Hybrid Generasi Terbaru

18 June 2026 - 12:10 WIB

JR East Luncurkan Kereta Tidur Mewah “Luna Azul”, Bisa Tidur di Tokyo dan Bangun di Aomori

13 June 2026 - 18:10 WIB

Trending on Teknologi