Menu ✖

Dark Mode
Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027 Universal Studios Japan Umumkan Kolaborasi Sailor Moon untuk Universal Cool Japan 2027 Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

News

Jepang Catat Hari “Panas Ekstrem” Pertama, Suhu Tembus 40°C dan Tewaskan Tiga Orang

badge-check


					Jepang Catat Hari “Panas Ekstrem” Pertama, Suhu Tembus 40°C dan Tewaskan Tiga Orang Perbesar

Jepang untuk pertama kalinya mencatat “kokushobi” atau hari dengan panas ekstrem setelah Badan Meteorologi Jepang (JMA) resmi memperkenalkan istilah tersebut pada tahun ini.

Pada Selasa, suhu di tiga kota berhasil menembus angka 40 derajat Celsius. Kota Tajimi di Prefektur Gifu mencatat suhu 40,3°C, Kota Gujo 40,0°C, sementara Kota Toyota di Prefektur Aichi mencapai 40,1°C.

Istilah kokushobi mulai digunakan JMA sejak April 2026 untuk menandai hari ketika suhu mencapai 40°C atau lebih, sebagai peringatan khusus agar masyarakat lebih waspada terhadap cuaca yang sangat berbahaya.

JMA memperkirakan cuaca panas akan terus berlanjut di berbagai wilayah Jepang dalam beberapa hari ke depan dan mengimbau masyarakat untuk mencegah heatstroke dengan menjaga hidrasi, menghindari aktivitas di bawah terik matahari, serta memanfaatkan pendingin ruangan.

Gelombang panas ini juga telah memakan korban jiwa. Dua pria, masing-masing berusia 70-an tahun di Prefektur Kanagawa dan 40-an tahun di Prefektur Niigata, meninggal dunia setelah ditemukan pingsan di jalan pada Senin. Sehari kemudian, seorang perempuan berusia 80-an tahun di Prefektur Niigata juga meninggal akibat heatstroke setelah ditemukan tidak sadarkan diri di rumahnya.

Hingga pukul 15.00 waktu setempat, dari 914 titik pengamatan cuaca di Jepang, sebanyak 731 lokasi mencatat suhu di atas 30°C, sementara 272 lokasi mengalami “moshobi” atau hari dengan suhu minimal 35°C, di luar tiga kota yang telah masuk kategori kokushobi.

Menurut JMA, kondisi ini dipicu oleh sistem tekanan tinggi yang sejak akhir pekan menyelimuti sebagian besar wilayah Jepang sehingga meningkatkan suhu udara di permukaan maupun lapisan atmosfer atas.

Selain tiga kota yang menembus 40°C, Kota Nagoya juga nyaris mencapainya dengan suhu 39,7°C, sedangkan Kota Kumagaya di Prefektur Saitama mencatat 38,6°C.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Game XR Pertama Evangelion Resmi Diumumkan, Hadirkan Petualangan Baru dalam Trilogi VR dan Mixed Reality

2 October 2026 - 15:10 WIB

Jepang Keluar dari 10 Besar Destinasi Favorit Wisatawan China di Tengah Memburuknya Hubungan Bilateral

2 October 2026 - 12:10 WIB

Badan Imigrasi Jepang Umumkan Revisi Pedoman Pemberian Status Permanent Resident Mulai Berlaku April 2027

2 October 2026 - 10:10 WIB

Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober

1 October 2026 - 15:10 WIB

Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

1 October 2026 - 12:10 WIB

Trending on News