Menu

Dark Mode
Onimusha: Way of the Sword Akan Rilis September, Demo Sudah Bisa Dicoba Jepang Pertimbangkan Aturan Lebih Ketat untuk Media Sosial Anak dan Remaja WNI Pemegang Visa Tokutei Ginou Ditangkap di Jepang karena Diduga Menyimpan Jenazah Bayi di Apartemen Calbee Jual Kemasan Hitam Putih untuk Hemat Bahan Baku di Tengah Kekhawatiran Pasokan dari Timur Tengah Topan Jangmi Mendarat di Prefektur Wakayama, Jepang Keluarkan Peringatan Banjir Tingkat Tertinggi Jumlah Mahasiswa Asing di Jepang Pecahkan Rekor, Lampaui Target Pemerintah Delapan Tahun Lebih Cepat

Teknologi

Jepang Kembangkan Teknologi Satelit untuk Deteksi Cepat Kerusakan Akibat Gempa

badge-check


					Jepang Kembangkan Teknologi Satelit untuk Deteksi Cepat Kerusakan Akibat Gempa Perbesar

Badan Antariksa Jepang, JAXA, menandatangani perjanjian dengan Prefektur Kumamoto pada Jumat untuk menerapkan program yang dapat memperkirakan tingkat kerusakan bangunan akibat gempa menggunakan citra satelit.

Inovasi untuk Respon Cepat Bencana

Program ini dirancang untuk menganalisis citra satelit sebelum dan sesudah gempa, memberikan estimasi kerusakan dalam waktu 2-3 jam setelah pengamatan. Teknologi ini dapat digunakan bahkan di malam hari atau saat cuaca buruk, sehingga menjadi solusi penting dalam situasi darurat.

Dalam perjanjian ini, JAXA akan menerima sekitar 200.000 data kerusakan bangunan akibat gempa besar yang mengguncang Kumamoto pada tahun 2016. Data tersebut akan digunakan untuk meningkatkan akurasi sistem sebelum diterapkan secara nasional dalam beberapa tahun mendatang.

Pelajaran dari Kumamoto untuk Seluruh Jepang

Gubernur Kumamoto, Takashi Kimura, menyatakan harapannya agar pengalaman Kumamoto dapat dimanfaatkan untuk mempercepat respons bencana di seluruh Jepang.

“Saya sangat berharap pelajaran dari Kumamoto dapat digunakan untuk penanganan bencana di seluruh negeri,” ujarnya dalam acara penandatanganan.

Manfaat di Tengah Tantangan Bencana

Teknologi ini diproyeksikan membantu pemerintah dan tim penyelamat memprioritaskan bantuan ke wilayah yang paling parah terkena dampak gempa.

Sebagai contoh, saat gempa berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang Semenanjung Noto pada Hari Tahun Baru 2024, pemerintah menghadapi kesulitan menentukan tingkat kerusakan sebelum matahari terbenam. Dengan program ini, tantangan seperti itu dapat diminimalkan.

Langkah ke Depan dalam Kesiapan Bencana

Dengan kerja sama ini, JAXA tidak hanya mengembangkan teknologi canggih tetapi juga menunjukkan komitmennya terhadap keselamatan masyarakat Jepang. Program ini diharapkan menjadi langkah maju dalam memitigasi dampak gempa, menyelamatkan nyawa, dan mempercepat proses pemulihan setelah bencana.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

AI Pencegah Bunuh Diri Mulai Digunakan di Stasiun dan Gedung Jepang, Berhasil Selamatkan Nyawa

2 June 2026 - 15:10 WIB

Perusahaan Jepang-China Akan Luncurkan Merek Mobil Baru EMTA di Jepang

28 May 2026 - 14:10 WIB

Jepang Kembangkan Laboratorium AI dan Robot untuk Riset Otomatis 24 Jam

26 May 2026 - 16:10 WIB

Toyota Perkenalkan SUV Listrik Mewah Lexus TZ, Muat 6 Orang dan Bisa Tempuh 620 Km

25 May 2026 - 16:10 WIB

Lansia Perempuan di Jepang Kini Lebih Pilih Curhat ke AI daripada Manusia

25 May 2026 - 14:10 WIB

Trending on Teknologi