Menu

Dark Mode
Kasus Penyakit Akibat Gigitan Kutu Mematikan di Jepang Meningkat, Sudah Lampaui Rekor Tahun Lalu Bank Sentral Jepang Naikkan Suku Bunga ke Level Tertinggi dalam 31 Tahun Gubernur Tokyo Siapkan Beasiswa Hingga Rp850 Juta per Tahun untuk Kuliah di Universitas Top Dunia Anime Baru Ghost in the Shell Tayang Global Mulai 7 Juli, Digarap Studio Science SARU Enam Produsen Es Krim Besar Jepang Digeledah, Diduga Bersekongkol Naikkan Harga Manga Romantis Populer “Fall in Love, You False Angels” Dipastikan Akan Mendapat Adaptasi Anime TV pada 2027

News

Jepang Pertimbangkan Program Investasi Bebas Pajak Khusus Lansia

badge-check


					Jepang Pertimbangkan Program Investasi Bebas Pajak Khusus Lansia Perbesar

Pemerintah Jepang tengah mempertimbangkan program bebas pajak baru khusus untuk investor lansia, yang memungkinkan mereka berinvestasi pada dana yang memberikan dividen bulanan, menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut pada Rabu (10/4).

Otoritas Jasa Keuangan Jepang (Financial Services Agency/FSA) juga sedang mengkaji untuk menghapus atau menurunkan batas usia minimum pada program investasi rutin jangka panjang “tsumitate” yang saat ini hanya bisa diikuti oleh warga berusia 18 tahun ke atas.

Program NISA Khusus Lansia

Kelompok parlemen dari Partai Demokrat Liberal (LDP) yang dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Fumio Kishida tengah menyiapkan proposal kepada pemerintah untuk menciptakan versi NISA khusus lansia (Nippon Individual Savings Account).

FSA berencana memasukkan rincian usulan ini dalam reformasi perpajakan tahun fiskal 2026.

Selama ini, dana investasi yang memberikan dividen bulanan tidak termasuk dalam program NISA karena fokusnya pada pertumbuhan jangka panjang lewat reinvestasi keuntungan. Namun, karena permintaan tinggi dari kalangan lansia, pemerintah mempertimbangkan untuk melonggarkan ketentuan tersebut.

Perubahan pada Sistem NISA

Pada awal 2024, sistem NISA mengalami perubahan besar, termasuk penghapusan batas waktu bebas pajak yang sebelumnya maksimal 20 tahun, menjadi berlaku tanpa batas waktu.

Hingga akhir 2024:

  • Jumlah akun NISA: sekitar 25,6 juta

  • Total pembelian tahunan: lebih dari 17 triliun yen (sekitar 119 miliar dolar AS

Sc : kyodonews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kasus Penyakit Akibat Gigitan Kutu Mematikan di Jepang Meningkat, Sudah Lampaui Rekor Tahun Lalu

17 June 2026 - 16:10 WIB

Bank Sentral Jepang Naikkan Suku Bunga ke Level Tertinggi dalam 31 Tahun

17 June 2026 - 16:10 WIB

Gubernur Tokyo Siapkan Beasiswa Hingga Rp850 Juta per Tahun untuk Kuliah di Universitas Top Dunia

17 June 2026 - 13:37 WIB

Enam Produsen Es Krim Besar Jepang Digeledah, Diduga Bersekongkol Naikkan Harga

17 June 2026 - 10:10 WIB

JR West dan Sagawa Uji Layanan Kirim Koper Hari yang Sama untuk Turis Asing

15 June 2026 - 13:10 WIB

Trending on News