Menu ✖

Dark Mode
Nintendo Switch 2 Terjual 26,35 Juta Unit, Mario Kart World Jadi Game Terlaris Marak Serangan Hacker, Jepang Siapkan Dana ¥10 Miliar untuk Perkuat Keamanan Siber Kaligrafi Jepang Shodo Direkomendasikan Masuk Daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO Penjualan PlayStation 5 Tembus 97,9 Juta Unit di Seluruh Dunia 3 WN Jepang Ditangkap atas Dugaan Kekerasan terhadap Pemagang WNI di Kapal Perikanan Persaingan Ketat, Bisnis Pesan Antar Makanan di Jepang Kini Dikuasai Tiga Perusahaan

News

Jepang Pertimbangkan Program Investasi Bebas Pajak Khusus Lansia

badge-check


					Jepang Pertimbangkan Program Investasi Bebas Pajak Khusus Lansia Perbesar

Pemerintah Jepang tengah mempertimbangkan program bebas pajak baru khusus untuk investor lansia, yang memungkinkan mereka berinvestasi pada dana yang memberikan dividen bulanan, menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut pada Rabu (10/4).

Otoritas Jasa Keuangan Jepang (Financial Services Agency/FSA) juga sedang mengkaji untuk menghapus atau menurunkan batas usia minimum pada program investasi rutin jangka panjang “tsumitate” yang saat ini hanya bisa diikuti oleh warga berusia 18 tahun ke atas.

Program NISA Khusus Lansia

Kelompok parlemen dari Partai Demokrat Liberal (LDP) yang dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Fumio Kishida tengah menyiapkan proposal kepada pemerintah untuk menciptakan versi NISA khusus lansia (Nippon Individual Savings Account).

FSA berencana memasukkan rincian usulan ini dalam reformasi perpajakan tahun fiskal 2026.

Selama ini, dana investasi yang memberikan dividen bulanan tidak termasuk dalam program NISA karena fokusnya pada pertumbuhan jangka panjang lewat reinvestasi keuntungan. Namun, karena permintaan tinggi dari kalangan lansia, pemerintah mempertimbangkan untuk melonggarkan ketentuan tersebut.

Perubahan pada Sistem NISA

Pada awal 2024, sistem NISA mengalami perubahan besar, termasuk penghapusan batas waktu bebas pajak yang sebelumnya maksimal 20 tahun, menjadi berlaku tanpa batas waktu.

Hingga akhir 2024:

  • Jumlah akun NISA: sekitar 25,6 juta

  • Total pembelian tahunan: lebih dari 17 triliun yen (sekitar 119 miliar dolar AS

Sc : kyodonews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Marak Serangan Hacker, Jepang Siapkan Dana ¥10 Miliar untuk Perkuat Keamanan Siber

7 November 2026 - 11:10 WIB

Kaligrafi Jepang Shodo Direkomendasikan Masuk Daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO

7 November 2026 - 10:10 WIB

3 WN Jepang Ditangkap atas Dugaan Kekerasan terhadap Pemagang WNI di Kapal Perikanan

6 November 2026 - 13:54 WIB

Persaingan Ketat, Bisnis Pesan Antar Makanan di Jepang Kini Dikuasai Tiga Perusahaan

5 November 2026 - 15:10 WIB

Anime Reincarnated as a Sword Season 2 Ungkap Trailer dan Karakter Baru untuk Seedrun Arc

5 November 2026 - 14:30 WIB

Trending on News