Menu

Dark Mode
Harga Japan Rail Pass Naik Lagi Mulai Oktober 2026, Ini Rinciannya Light Novel Arafō Kenja no Isekai Seikatsu Nikki Resmi Dapat Adaptasi Anime Robot AI Tenis Meja Buatan Sony Mampu Saingi Kemampuan Atlet Profesional Jepang Mulai Jual Senjata ke Luar Negeri, Indonesia Bakal Jadi Target Market? Film Live-Action BLUE LOCK Rilis Trailer Baru, Tayang 7 Agustus Kereta Shinkansen Tertunda 3 Menit, Petugas Ketiduran di Ruang Istirahat

News

Jepang Pertimbangkan Program Investasi Bebas Pajak Khusus Lansia

badge-check


					Jepang Pertimbangkan Program Investasi Bebas Pajak Khusus Lansia Perbesar

Pemerintah Jepang tengah mempertimbangkan program bebas pajak baru khusus untuk investor lansia, yang memungkinkan mereka berinvestasi pada dana yang memberikan dividen bulanan, menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut pada Rabu (10/4).

Otoritas Jasa Keuangan Jepang (Financial Services Agency/FSA) juga sedang mengkaji untuk menghapus atau menurunkan batas usia minimum pada program investasi rutin jangka panjang “tsumitate” yang saat ini hanya bisa diikuti oleh warga berusia 18 tahun ke atas.

Program NISA Khusus Lansia

Kelompok parlemen dari Partai Demokrat Liberal (LDP) yang dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Fumio Kishida tengah menyiapkan proposal kepada pemerintah untuk menciptakan versi NISA khusus lansia (Nippon Individual Savings Account).

FSA berencana memasukkan rincian usulan ini dalam reformasi perpajakan tahun fiskal 2026.

Selama ini, dana investasi yang memberikan dividen bulanan tidak termasuk dalam program NISA karena fokusnya pada pertumbuhan jangka panjang lewat reinvestasi keuntungan. Namun, karena permintaan tinggi dari kalangan lansia, pemerintah mempertimbangkan untuk melonggarkan ketentuan tersebut.

Perubahan pada Sistem NISA

Pada awal 2024, sistem NISA mengalami perubahan besar, termasuk penghapusan batas waktu bebas pajak yang sebelumnya maksimal 20 tahun, menjadi berlaku tanpa batas waktu.

Hingga akhir 2024:

  • Jumlah akun NISA: sekitar 25,6 juta

  • Total pembelian tahunan: lebih dari 17 triliun yen (sekitar 119 miliar dolar AS

Sc : kyodonews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Harga Japan Rail Pass Naik Lagi Mulai Oktober 2026, Ini Rinciannya

24 April 2026 - 17:10 WIB

Jepang Mulai Jual Senjata ke Luar Negeri, Indonesia Bakal Jadi Target Market?

24 April 2026 - 07:17 WIB

Kereta Shinkansen Tertunda 3 Menit, Petugas Ketiduran di Ruang Istirahat

23 April 2026 - 18:10 WIB

Jepang Siapkan Aturan Verifikasi Usia Lebih Ketat di Media Sosial untuk Lindungi Anak

23 April 2026 - 13:10 WIB

Dua Kebakaran Hutan Terjadi Bersamaan di Iwate, Ribuan Warga Diminta Mengungsi

23 April 2026 - 11:10 WIB

Trending on News