Menu

Dark Mode
Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka Gangguan Sistem, Pembayaran Kartu Kredit Sempat Lumpuh di Berbagai Toko di Jepang Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂ Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun Wisatawan China ke Jepang Anjlok 56%, Kunjungan Turis Asing Ikut Turun di Paruh Pertama 2026 Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun

News

Jepang Pertimbangkan Program Investasi Bebas Pajak Khusus Lansia

badge-check


					Jepang Pertimbangkan Program Investasi Bebas Pajak Khusus Lansia Perbesar

Pemerintah Jepang tengah mempertimbangkan program bebas pajak baru khusus untuk investor lansia, yang memungkinkan mereka berinvestasi pada dana yang memberikan dividen bulanan, menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut pada Rabu (10/4).

Otoritas Jasa Keuangan Jepang (Financial Services Agency/FSA) juga sedang mengkaji untuk menghapus atau menurunkan batas usia minimum pada program investasi rutin jangka panjang “tsumitate” yang saat ini hanya bisa diikuti oleh warga berusia 18 tahun ke atas.

Program NISA Khusus Lansia

Kelompok parlemen dari Partai Demokrat Liberal (LDP) yang dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Fumio Kishida tengah menyiapkan proposal kepada pemerintah untuk menciptakan versi NISA khusus lansia (Nippon Individual Savings Account).

FSA berencana memasukkan rincian usulan ini dalam reformasi perpajakan tahun fiskal 2026.

Selama ini, dana investasi yang memberikan dividen bulanan tidak termasuk dalam program NISA karena fokusnya pada pertumbuhan jangka panjang lewat reinvestasi keuntungan. Namun, karena permintaan tinggi dari kalangan lansia, pemerintah mempertimbangkan untuk melonggarkan ketentuan tersebut.

Perubahan pada Sistem NISA

Pada awal 2024, sistem NISA mengalami perubahan besar, termasuk penghapusan batas waktu bebas pajak yang sebelumnya maksimal 20 tahun, menjadi berlaku tanpa batas waktu.

Hingga akhir 2024:

  • Jumlah akun NISA: sekitar 25,6 juta

  • Total pembelian tahunan: lebih dari 17 triliun yen (sekitar 119 miliar dolar AS

Sc : kyodonews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka

16 July 2026 - 17:10 WIB

Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂

16 July 2026 - 13:10 WIB

Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun

16 July 2026 - 12:10 WIB

Wisatawan China ke Jepang Anjlok 56%, Kunjungan Turis Asing Ikut Turun di Paruh Pertama 2026

16 July 2026 - 10:10 WIB

Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun

15 July 2026 - 17:10 WIB

Trending on News