Menu

Dark Mode
Bayi Monyet dengan Boneka di Jepang Viral, Aktivis Soroti Kekejaman Kebun Binatang Universitas Kyoto Perkenalkan “Biksu Robot” Berbasis AI untuk Bantu Upacara Keagamaan Pengguna LINE di Jepang Tembus 100 Juta, Hampir 15 Tahun Sejak Diluncurkan Manga “The Sado Life of Rosé the Witch” Resmi Diangkat Jadi Anime TV Fans Merapat! Franchise Evangelion Umumkan Series Anime Terbaru Jepang Siapkan Aturan Imigrasi Baru: Maskapai Wajib Tolak Penumpang Tanpa Izin Mulai 2028

News

Jepang Pertimbangkan Program Investasi Bebas Pajak Khusus Lansia

badge-check


					Jepang Pertimbangkan Program Investasi Bebas Pajak Khusus Lansia Perbesar

Pemerintah Jepang tengah mempertimbangkan program bebas pajak baru khusus untuk investor lansia, yang memungkinkan mereka berinvestasi pada dana yang memberikan dividen bulanan, menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut pada Rabu (10/4).

Otoritas Jasa Keuangan Jepang (Financial Services Agency/FSA) juga sedang mengkaji untuk menghapus atau menurunkan batas usia minimum pada program investasi rutin jangka panjang “tsumitate” yang saat ini hanya bisa diikuti oleh warga berusia 18 tahun ke atas.

Program NISA Khusus Lansia

Kelompok parlemen dari Partai Demokrat Liberal (LDP) yang dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Fumio Kishida tengah menyiapkan proposal kepada pemerintah untuk menciptakan versi NISA khusus lansia (Nippon Individual Savings Account).

FSA berencana memasukkan rincian usulan ini dalam reformasi perpajakan tahun fiskal 2026.

Selama ini, dana investasi yang memberikan dividen bulanan tidak termasuk dalam program NISA karena fokusnya pada pertumbuhan jangka panjang lewat reinvestasi keuntungan. Namun, karena permintaan tinggi dari kalangan lansia, pemerintah mempertimbangkan untuk melonggarkan ketentuan tersebut.

Perubahan pada Sistem NISA

Pada awal 2024, sistem NISA mengalami perubahan besar, termasuk penghapusan batas waktu bebas pajak yang sebelumnya maksimal 20 tahun, menjadi berlaku tanpa batas waktu.

Hingga akhir 2024:

  • Jumlah akun NISA: sekitar 25,6 juta

  • Total pembelian tahunan: lebih dari 17 triliun yen (sekitar 119 miliar dolar AS

Sc : kyodonews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bayi Monyet dengan Boneka di Jepang Viral, Aktivis Soroti Kekejaman Kebun Binatang

25 February 2026 - 11:10 WIB

Jepang Siapkan Aturan Imigrasi Baru: Maskapai Wajib Tolak Penumpang Tanpa Izin Mulai 2028

24 February 2026 - 11:10 WIB

Kebakaran Rumah di Timur Tokyo, Tiga Jenazah Ditemukan, Dua Anak Masih Hilang

24 February 2026 - 10:10 WIB

20 Orang Terjebak di Lift Tokyo Skytree Lebih dari 5 Jam, Menara Ditutup Sementara

24 February 2026 - 06:24 WIB

23 Remaja Ditangkap Terkait Tawuran Besar Geng Motor di Tokyo, Libatkan 60 Orang

23 February 2026 - 14:10 WIB

Trending on News