Menu ✖

Dark Mode
Sambut Hari Godzilla, Stasiun Hibiya Tokyo Akan Putar Lagu Tema Godzilla Sebelum Kereta Berangkat Data Paspor Ratusan Pelanggan H.I.S. Diduga Bocor, Dua Perusahaan Jepang Umumkan Kebocoran Data Kasus WNI di Yamanashi Jepang Yang Tusuk Rekan Kerja Divonis 2 Tahun Penjara dengan Masa Percobaan Telepon Umum di Stasiun Subway Toei Tokyo Akan Dipensiunkan Bertahap hingga 2028 Kyoto Berencana Terapkan Tarif Masuk Berbeda di Kastil Nijo, Warga Lokal Lebih Murah Anime ‘Obocchama-kun Reborn’ Akan Tayang di Jepang pada 2027

News

Jepang Pertimbangkan Program Investasi Bebas Pajak Khusus Lansia

badge-check


					Jepang Pertimbangkan Program Investasi Bebas Pajak Khusus Lansia Perbesar

Pemerintah Jepang tengah mempertimbangkan program bebas pajak baru khusus untuk investor lansia, yang memungkinkan mereka berinvestasi pada dana yang memberikan dividen bulanan, menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut pada Rabu (10/4).

Otoritas Jasa Keuangan Jepang (Financial Services Agency/FSA) juga sedang mengkaji untuk menghapus atau menurunkan batas usia minimum pada program investasi rutin jangka panjang “tsumitate” yang saat ini hanya bisa diikuti oleh warga berusia 18 tahun ke atas.

Program NISA Khusus Lansia

Kelompok parlemen dari Partai Demokrat Liberal (LDP) yang dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Fumio Kishida tengah menyiapkan proposal kepada pemerintah untuk menciptakan versi NISA khusus lansia (Nippon Individual Savings Account).

FSA berencana memasukkan rincian usulan ini dalam reformasi perpajakan tahun fiskal 2026.

Selama ini, dana investasi yang memberikan dividen bulanan tidak termasuk dalam program NISA karena fokusnya pada pertumbuhan jangka panjang lewat reinvestasi keuntungan. Namun, karena permintaan tinggi dari kalangan lansia, pemerintah mempertimbangkan untuk melonggarkan ketentuan tersebut.

Perubahan pada Sistem NISA

Pada awal 2024, sistem NISA mengalami perubahan besar, termasuk penghapusan batas waktu bebas pajak yang sebelumnya maksimal 20 tahun, menjadi berlaku tanpa batas waktu.

Hingga akhir 2024:

  • Jumlah akun NISA: sekitar 25,6 juta

  • Total pembelian tahunan: lebih dari 17 triliun yen (sekitar 119 miliar dolar AS

Sc : kyodonews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sambut Hari Godzilla, Stasiun Hibiya Tokyo Akan Putar Lagu Tema Godzilla Sebelum Kereta Berangkat

8 October 2026 - 14:10 WIB

Data Paspor Ratusan Pelanggan H.I.S. Diduga Bocor, Dua Perusahaan Jepang Umumkan Kebocoran Data

8 October 2026 - 11:10 WIB

Kasus WNI di Yamanashi Jepang Yang Tusuk Rekan Kerja Divonis 2 Tahun Penjara dengan Masa Percobaan

8 October 2026 - 10:10 WIB

Telepon Umum di Stasiun Subway Toei Tokyo Akan Dipensiunkan Bertahap hingga 2028

8 October 2026 - 07:14 WIB

Kyoto Berencana Terapkan Tarif Masuk Berbeda di Kastil Nijo, Warga Lokal Lebih Murah

6 October 2026 - 16:10 WIB

Trending on News