Menu

Dark Mode
Ekspor Persik Fukushima ke Taiwan Kembali Setelah Terhenti Sejak Krisis Nuklir 2011 Hujan Ekstrem Terjang Jepang Timur, 10 Orang Tewas dan Lebih dari 1.000 Rumah Terendam WIT Studio Siapkan Pengumuman Baru Attack on Titan pada 20 Agustus, Proyek Anime Baru? Pokémon Bank Resmi Ditutup Februari 2027, Pokémon Lama Terancam Tak Bisa Dipindahkan Lagi Jumlah Akiya di Jepang Terus Bertambah, Keluarga Mulai Pusing Mengurus Rumah Warisan WNI 27 Tahun Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai di Aichi, Jepang

News

Bank Sentral Jepang Naikkan Suku Bunga ke Level Tertinggi dalam 31 Tahun

badge-check


					Bank Sentral Jepang Naikkan Suku Bunga ke Level Tertinggi dalam 31 Tahun Perbesar

Bank of Japan (BOJ) pada 16 Juni resmi menaikkan suku bunga acuannya dari sekitar 0,75 persen menjadi 1 persen. Angka ini menjadi level tertinggi sejak September 1995 atau sekitar 31 tahun terakhir.

Kenaikan tersebut merupakan yang keempat sejak BOJ mengakhiri kebijakan pelonggaran moneter besar-besaran pada Maret 2024, sekaligus menjadi kenaikan pertama sejak Desember lalu.

Keputusan itu disetujui melalui voting 7 berbanding 1 dalam rapat dewan kebijakan BOJ. Gubernur BOJ, Kazuo Ueda, tidak hadir karena sedang menjalani perawatan akibat penyakit infeksi.

Satu-satunya anggota yang menolak kenaikan suku bunga adalah Toichiro Asada. Ia menilai konflik di Timur Tengah masih berisiko menekan produksi dan lapangan kerja di Jepang.

Meski demikian, BOJ menilai kondisi ekonomi Jepang masih cukup kuat. Menurut bank sentral, keuntungan perusahaan yang tinggi serta membaiknya kondisi pekerjaan dan pendapatan masyarakat masih menopang perekonomian.

Salah satu alasan utama kenaikan suku bunga ini adalah kekhawatiran terhadap inflasi. BOJ menilai kenaikan harga minyak mentah akibat krisis Timur Tengah mulai mendorong perusahaan menaikkan harga barang dan jasa, yang berpotensi menyebar lebih luas ke tingkat konsumen.

Kenaikan suku bunga diperkirakan akan berdampak pada berbagai sektor, termasuk bunga tabungan, kredit rumah dengan bunga mengambang, hingga pinjaman perusahaan.

Meski naik menjadi 1 persen, suku bunga Jepang masih tergolong rendah dibandingkan negara-negara Eropa maupun Amerika Serikat.

BOJ juga menegaskan bahwa kondisi keuangan yang mendukung pertumbuhan ekonomi tetap akan dipertahankan. Namun bank sentral memberi sinyal bahwa kenaikan suku bunga tambahan masih mungkin dilakukan jika inflasi dan kondisi ekonomi terus menguat.

BOJ Tetap Kurangi Kepemilikan Obligasi

Selain menaikkan suku bunga, BOJ mempertahankan rencana pengurangan pembelian obligasi pemerintah sebesar 200 miliar yen setiap tiga bulan hingga Maret 2027.

Setelah April 2027, pengurangan tersebut akan dihentikan dan pembelian obligasi akan dipertahankan pada level 2 triliun yen per bulan.

Saat ini, BOJ memegang hampir setengah dari seluruh obligasi pemerintah Jepang yang beredar. Kondisi ini selama bertahun-tahun menjadi sorotan karena dianggap mengganggu mekanisme pasar obligasi.

Sinyal Kenaikan Suku Bunga Berikutnya

Dalam konferensi pers setelah rapat, Wakil Gubernur BOJ Shinichi Uchida menyatakan bahwa ketidakpastian masih tinggi meskipun konflik antara Amerika Serikat dan Iran suatu saat mereda.

Menurutnya, BOJ juga harus mewaspadai kemungkinan inflasi melampaui target stabilitas harga sebesar 2 persen.

Uchida menegaskan bahwa BOJ akan terus menyesuaikan suku bunga sesuai perkembangan ekonomi, inflasi, dan kondisi keuangan. Namun ia tidak memberikan kepastian kapan Jepang akan mencapai tingkat suku bunga netral, yaitu level yang tidak terlalu mendorong maupun menghambat pertumbuhan ekonomi.

“Kami akan terus menaikkan suku bunga secara bertahap sesuai kondisi yang ada,” ujarnya.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ekspor Persik Fukushima ke Taiwan Kembali Setelah Terhenti Sejak Krisis Nuklir 2011

18 August 2026 - 10:10 WIB

Hujan Ekstrem Terjang Jepang Timur, 10 Orang Tewas dan Lebih dari 1.000 Rumah Terendam

18 August 2026 - 10:10 WIB

Jumlah Akiya di Jepang Terus Bertambah, Keluarga Mulai Pusing Mengurus Rumah Warisan

15 August 2026 - 12:10 WIB

WNI 27 Tahun Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai di Aichi, Jepang

15 August 2026 - 11:10 WIB

Hujan Deras di Daerah Chiba Jepang Tewaskan 8 Orang, Ribuan Orang Terjebak di Bandara

15 August 2026 - 10:10 WIB

Trending on News