Menu

Dark Mode
JR East Perkenalkan Kereta Inspeksi Shinkansen Baru, Bisa Melaju 320 Km/Jam Pohon Tumbang Saat Turnamen Sepak Bola Anak di Jepang, 7 Orang Terluka Fajar/Fikri Sabet Gelar Juara Usai Kalahkan Ganda Putra No.1 Dunia di Japan Open 2026 Dua Warga Vietnam Jadi Sopir Bus Asing Pertama di Shikoku, Jepang Distrik di Tokyo Pasang Kamera AI Pengenal Wajah untuk Cari Anak dan Lansia Hilang, Picu Kekhawatiran Privasi Populasi Rusa di Taman Nara Pecahkan Rekor, Wisatawan Diminta Jangan Sembarangan Memberi Makan

News

Gubernur Tokyo Siapkan Beasiswa Hingga Rp850 Juta per Tahun untuk Kuliah di Universitas Top Dunia

badge-check


					Gubernur Tokyo Siapkan Beasiswa Hingga Rp850 Juta per Tahun untuk Kuliah di Universitas Top Dunia Perbesar

Gubernur Tokyo, Yuriko Koike, mengumumkan program beasiswa baru bagi siswa SMA negeri Tokyo yang berhasil diterima di universitas-universitas terbaik dunia.

Program ini ditujukan untuk siswa dari sekolah menengah atas milik Pemerintah Metropolitan Tokyo yang melanjutkan studi ke universitas yang masuk 100 besar dunia atau 10 besar dunia pada bidang tertentu seperti musik, seni, seni pertunjukan, dan olahraga.

Menurut Dewan Pendidikan Tokyo, keluarga penerima harus memiliki pendapatan tahunan maksimal 20 juta yen (sekitar Rp2,2 miliar). Penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan biaya kuliah hingga 8 juta yen per tahun (sekitar Rp850 juta) selama maksimal empat tahun, tanpa kewajiban mengembalikan dana tersebut.

Setiap tahun, sekitar 10 siswa akan dipilih melalui proses seleksi.

Program ini berlaku bagi siswa yang mulai masuk universitas luar negeri antara April 2027 hingga Maret 2028. Pendaftaran akan dibuka mulai Juli tahun ini.

Koike mengatakan program tersebut bertujuan untuk mendukung generasi muda yang akan membentuk masa depan Tokyo agar berani mengambil tantangan dan pengalaman internasional.

Selain mengumumkan program beasiswa, Pemerintah Metropolitan Tokyo juga berencana menghadirkan sistem pendaftaran melalui perwakilan untuk aplikasi resmi Tokyo App, yang memberikan poin senilai total 11.000 yen kepada warga sebagai bantuan biaya hidup. Sistem baru ini ditujukan bagi penyandang disabilitas atau lansia yang kesulitan menggunakan smartphone sendiri.

Sidang parlemen Tokyo yang membahas kebijakan tersebut sempat dihentikan beberapa menit setelah terjadi gempa bumi sekitar pukul 19.46 waktu setempat.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

JR East Perkenalkan Kereta Inspeksi Shinkansen Baru, Bisa Melaju 320 Km/Jam

20 July 2026 - 14:10 WIB

Pohon Tumbang Saat Turnamen Sepak Bola Anak di Jepang, 7 Orang Terluka

20 July 2026 - 10:50 WIB

Fajar/Fikri Sabet Gelar Juara Usai Kalahkan Ganda Putra No.1 Dunia di Japan Open 2026

20 July 2026 - 10:48 WIB

Dua Warga Vietnam Jadi Sopir Bus Asing Pertama di Shikoku, Jepang

20 July 2026 - 10:43 WIB

Distrik di Tokyo Pasang Kamera AI Pengenal Wajah untuk Cari Anak dan Lansia Hilang, Picu Kekhawatiran Privasi

18 July 2026 - 12:10 WIB

Trending on News