Menu

Dark Mode
Anime Witch Hat Atelier Tambah 1 Ending Lagi, Lagu “Hikari” Dibawakan Nakamura Hak Jepang Uji Coba Rudal Anti-Kapal di Filipina, China Langsung Kritik Keras Penumpang Shinkansen Tokaido Naik Selama Golden Week, Tembus 4,9 Juta Orang Lexus Luncurkan SUV Listrik 3 Baris Pertama, Siap Rilis di Jepang Musim Dingin Dua Karateka Indonesia Raih Prestasi di Turnamen Internasional Jepang Film Reboot Live-Action Resident Evil Rilis Trailer Perdana, Tayang September 2026

News

Jepang Siap Berikan Bantuan Alutsista Pertahanan Pada Indonesia dan 3 Negara Lain

badge-check


					Jepang Siap Berikan Bantuan Alutsista Pertahanan Pada Indonesia dan 3 Negara Lain Perbesar

Jepang berencana memberikan peralatan pertahanan kepada Filipina, Indonesia, Mongolia, dan Djibouti melalui program bantuan keamanan resmi (Official Security Assistance/OSA) yang ditujukan untuk angkatan bersenjata negara-negara yang memiliki nilai-nilai sejalan, menurut sumber pemerintah pada Sabtu.

Keempat negara ini telah ditetapkan sebagai penerima hibah OSA untuk tahun fiskal 2024, yang berlangsung hingga Maret tahun depan. Jepang mengalokasikan 5 miliar yen (sekitar Rp 550 miliar) dalam anggaran awal untuk tahun fiskal ini, menurut sumber tersebut.

Tokyo meluncurkan program OSA pada April 2023 untuk membantu negara-negara penerima meningkatkan kemampuan pertahanan mereka di tengah kekhawatiran keamanan, seperti meningkatnya kehadiran militer China di kawasan Asia-Pasifik.

Menurut sumber itu, Jepang berencana memberikan radar kepada Filipina untuk membantu negara tersebut menghadapi ekspansi militer China di Laut China Selatan.

Kapal-kapal Filipina sering menghadapi tindakan agresif dari Beijing di Laut China Selatan, di mana terdapat klaim wilayah yang tumpang tindih di antara negara-negara seperti Filipina dan China. China mengklaim hampir seluruh Laut China Selatan sebagai wilayahnya.

Tahun lalu, pemerintah Jepang memutuskan untuk memberikan sistem radar pengawasan pesisir kepada Filipina melalui program hibah baru ini. Filipina sebelumnya telah ditetapkan sebagai penerima OSA untuk tahun fiskal 2023 bersama Malaysia, Bangladesh, dan Fiji.

Mongolia, yang berbatasan dengan China dan Rusia, diperkirakan akan menerima peralatan pengendali lalu lintas udara, sementara Indonesia dan Djibouti kemungkinan akan menerima peralatan, termasuk kapal, untuk memastikan keamanan maritim mereka, kata sumber tersebut.

Sc : Mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Uji Coba Rudal Anti-Kapal di Filipina, China Langsung Kritik Keras

8 May 2026 - 13:10 WIB

Penumpang Shinkansen Tokaido Naik Selama Golden Week, Tembus 4,9 Juta Orang

8 May 2026 - 12:10 WIB

Jepang Mulai Impor Minyak Rusia Lagi Setelah Jalur Hormuz Tertutup

7 May 2026 - 14:10 WIB

Fenomena Hikikomori di Jepang Makin Mengkhawatirkan, Usia Rata-rata Terus Naik

6 May 2026 - 15:10 WIB

4 WNI Pendaki Berhasil Diselamatkan dari Gunung Ainodake, Dua Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit

6 May 2026 - 13:10 WIB

Trending on News