Menu

Dark Mode
Resident Evil 2, 3, dan 4 Remake Akan Hadir di Switch 2 Oktober Jepang Pertimbangkan Buka Lapangan Kerja Satpam bagi Pekerja Asing Mulai 2027 Lebih dari 30% Anak Muda Jepang Tak Ingin Punya Anak, Tertinggi dalam 20 Tahun China Naikkan Biaya Visa untuk Warga Jepang hingga 7 Kali Lipat JSDF Kerahkan Personel dan 3 Helikopter untuk Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan Zelda: Ocarina of Time Remake untuk Switch 2 Rilis November 2026

News

Jepang Targetkan Ekspor Beras 350.000 Ton pada 2030 untuk Stabilkan Pasokan Domestik

badge-check


					Jepang Targetkan Ekspor Beras 350.000 Ton pada 2030 untuk Stabilkan Pasokan Domestik Perbesar

Pemerintah Jepang berencana meningkatkan ekspor beras hampir delapan kali lipat menjadi 350.000 ton dengan nilai 92,2 miliar yen (Rp9,8 triliun) pada 2030, dibandingkan dengan 2024. Kebijakan ini dipaparkan dalam pertemuan partai penguasa pada Rabu.

Selain untuk memperluas pasar ekspor, langkah ini juga bertujuan menjamin pasokan beras dalam negeri agar tidak terjadi kelangkaan, mengingat beras merupakan makanan pokok utama Jepang.

Dalam rancangan kebijakan dasar jangka menengah dan panjang untuk sektor pertanian, pemerintah mempertahankan target swasembada pangan sebesar 45% berdasarkan asupan kalori pada 2030, naik dari 38% pada tahun fiskal 2022. Angka ini mengacu pada proporsi makanan yang dikonsumsi di dalam negeri yang berasal dari produksi dalam negeri.

Rancangan kebijakan yang diperbarui setiap lima tahun ini menekankan perlunya peningkatan produktivitas dan ekspansi ekspor, mengingat risiko geopolitik serta penurunan jumlah petani telah mengganggu stabilitas produksi dan pasokan pangan di Jepang.

Pemerintah juga menargetkan peningkatan total nilai ekspor pertanian dan pangan dari 1,5 triliun yen pada 2024 menjadi 5 triliun yen pada 2030, serta meningkatkan pengeluaran wisatawan asing di sektor kuliner dari 1,6 triliun yen menjadi 4,5 triliun yen.

Untuk sektor produksi beras, pemerintah menargetkan peningkatan jumlah petani yang mengelola ladang minimal 15 hektare, serta menurunkan biaya produksi dari 11.350 yen menjadi 9.500 yen per 60 kilogram agar lebih kompetitif dengan beras impor yang lebih murah.

Jepang mengonsumsi sekitar 6,6 juta ton beras per tahun, sehingga target ekspor 350.000 ton setara dengan setengah bulan konsumsi domestik.

Meskipun saat ini terdapat kelangkaan beras di dalam negeri, permintaan jangka panjang diperkirakan akan menurun akibat menyusutnya populasi Jepang. Oleh karena itu, ekspansi ekspor beras menjadi fokus utama dalam strategi pertanian Jepang ke depan.

Rancangan terbaru ini juga akan mencakup berbagai target tambahan, menyusul amandemen undang-undang terkait pada Mei tahun lalu. Pemerintah berencana mendapatkan persetujuan Kabinet sebelum akhir bulan ini.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Pertimbangkan Buka Lapangan Kerja Satpam bagi Pekerja Asing Mulai 2027

12 September 2026 - 12:10 WIB

Lebih dari 30% Anak Muda Jepang Tak Ingin Punya Anak, Tertinggi dalam 20 Tahun

12 September 2026 - 10:10 WIB

China Naikkan Biaya Visa untuk Warga Jepang hingga 7 Kali Lipat

12 September 2026 - 07:00 WIB

JSDF Kerahkan Personel dan 3 Helikopter untuk Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan

11 September 2026 - 13:35 WIB

Godzilla Minus Zero Rilis November, Jadi Film Jepang Pertama yang “Filmed for IMAX

10 September 2026 - 12:10 WIB

Trending on News